Pedang Suci

Pedang Suci
Volume 5 - Penyerangan


__ADS_3

Kazuta pun kembali ke kelas dengan ekspresi muka kecewa.karena tidak bisa bertemu dengan aiko, namun di sisi lain ia merasa senang karena tidak terjadi apa-apa dengannya.


Lagipula aiko hanya akan disakiti ia melawan ataupun mendekati aiko lagi.tapi begitu menurut Kazuta itu keputusan yang sulit.ia tidak ingin lagi di buly di sisa-sisa waktu sebelum ia lulus dari sma.dia sama sekali tidak ingin medapatkan predikat sebagai siswa yang selalu di buly sejak masuk sma.


karena itu, sehabis pulang sekolah ia memutuskan untuk mempelajari ilmu sihir dengan ken agar ia menjadi lebih kuat dan dapat melindungi orang-orang yang sangat berharga baginya.


lalu jam pelajaranpun berakhir,waktu bagi para siswa untuk pulang.kazuto yang pada saat itu tidak mendapatkan pelajaran tambahan langsung bergegas untuk pulang.


namun sesampainya ia di seberang jalan lokasi yang menuju rumahnya.tiba-tiba ia di hadang oleh sekelompok orang tak dikenal.orang-orang itu berbicara menggunakan bahasa yang aneh, seperti sedang merapalkan sebuah mantra sihir.lalu tak lama setelah itu datang lah sebuah angin menyerupai tornado yang mengelilingi mereka.lalu mereka seperti mengendalikan angin itu dan mengarahkannya padaku sambil terdengar kata "tornado explosion" dari mulut mereka yang sepertinya itu adalah bacaan mantra dari jenis sihir mereka.


akupun langsung mencoba melarikan diri dari tempat itu dan menjauhi orang-orang tersebut.sambil mencoba memanggil ken dari dalam jam tanganku.namun tak ada reaksi dari ken "sial, ken muncullah dan berubahlah menjadi pedang atau senjata sihir apapun yang berguna untuk melawan mereka." ucap kazuta.


hampir sekitar 5 menit barulah ada respon dari ken,itu merupakan sesuatu hal yang tak terduga bahkan dari senjata sihir yang sudah terkontrak sekalipun.bahkan di saat tuannya sendiri membutuhkan kekuatannya.


"bodoh, dari mana saja kau,kenapa baru sekarang merespon." ucap Kazuta(dengan kesal).


"haa....aku baru saja sedang istirahat." ucap ken.


"apa....!!."


"sebuah roh mana mungkin bisa tidur,kau mau membodohiku ya."


"setelah aku mengeluarkan kekuatannku,sebuah roh setidaknya memerlukan istirahat sekitar 10 jam tergantung seberapa banyak sihir yang telah roh itu sendiri keluarkan."


"ha....lama banget??." ucap kazuta.


"memangnya kapan aku memanggilmu,semangatku aku tidak pernah memanggilmu sebelumnya."

__ADS_1


"apa kau lupa, disaat kau terluka parah di keroyok teman-temanmu di dalam gudang tua."


"apa...! kau yang menolongku,kukira yang menolongku sebelumnya adalah aiko."


"tapi ternyata kau juga ikut menolongku." ucap Kazuta.


"wanita itu hanya membantu mengantarmu ke UKS,itu saja."


"tidak-tidak...,kukira aiko memberanikan dirinya untuk menyelamatkanku.lalu ia mencoba menghadapi iqbal dan lainnya seorang diri layaknya sorang pahlawan." ucap Kazuta.


"sepertinya, tingkat khayalan mu terhadap wanita itu semakin tinggi saja." ucap ken.


lalu kazuta mencoba menjelaskan situasi yang terjadi padanya saat ini dan orang-orang yang mencoba membunuhnya kepada ken.ken pun paham apa yang di katakan Kazuta dan situasinya saat ini.ia menyuruh Kazuta untuk mengubahnya ke bentuk senjata tempur sihir untuk bisa mengalahkan mereka.Kazuta pun langsung membayangkan untuk mengubahnya menjadi sebuah pedang sihir.dikarenankan musuh menggunakan kekuatan angin yang bertipikal serangan area dan memiliki arah yang cukup jauh untuk bisa mengendalikannya.Kazuta pun memilih senjata yang mempunyai arah jangkauan yang dekat karena mengingat pertarungan dengan ken sebelumnya.saat itu ia perlu memperdakat jaraknya dengan target agar serangannya lebih efisien.dari pada menggunakan senjata yang mempunyai area sangat luas namun memiliki pusat serangan yang cukup lemah.makanya Kazuta memilih pedang sebagai bentuk dari senjata sihirnya kali ini adalah pilihan yang tepat.


lalu tak lama setelah Kazuta mengubah senjata sihirnya,orang-orang yang mengejarnya tadi tiba.dengan sigap Kazuta menyiapkan kuda-kudanya terlebih dulu untuk mengantisipasi serangan dari musuh.lalu orang yang mengejar Kazuta pun memulai serangannya lebih dulu dengan menggunakan serangan yang sama seperti tadi,Kazuta pun berhasil menghindari serangan tersebut.Kazuta pun mencoba memperpendek jaraknya dengan musuh agar ia bisa dengan mudah melakukan serangan kepada mereka,tiba-tiba secara tak terduga saat Kazuta hendak melakukan serangan,seseorang muncul dari balik portal dan menyerangnya menggunakan sihir hingga kazutapun terpental cukup jauh.Kazuta pun mencoba untuk berdiri tapi tidak bisa.ia menerima luka yang cukup parah hingga ia tak mampu berdiri.


"bukankah dia wanita yang kemarin."


"ada apa ini,kenapa ia menyerangku?."


"kalau dilihat-lihat dia seperti orang yang sangat berbeda dari kemarin."


seakan-akan tidak percaya bahwa wanita yang menyerangnya adalah wanita yang memberinya senjata sihir legendary maupun yang telah memberitahunya tentang ilmu sihir.


ia mencoba mendekatinya dan memastikan bahwa orang yang ia lihat sekarang benar-benar wanita yang ia temuinya kemarin.


"hei,ada apa denganmu.kenapa kau tiba-tiba muncul dan menyerangku."

__ADS_1


"bukankah,kukira kita teman.hei cepat jawab?." ucap Kazuta.


wanita itu hanya diam saja seakan tidak menggubris pembicaraan kazuta.kazuta pun mencoba mendekatinya lebih dekat lagi untuk mengetahui apakah wanita itu tidak apa-apa.disaat Kazuta ingin menyentuh tangan gadis itu,orang-orang yang mengejarnya tadi pun mulai menyerangnya lagi dan mencoba untuk membunuh mereka berdua.


Mengetahui hal itu Kazuta pun tak mimiliki pilihan lain selain kabur,namun tangannya yang terlanjur menggenggam tangan gadis itu tiba-tiba tak bisa dilepas, ternyata gadis yang tadi diam itu mencoba menggengam tangan Kazuta dengan sangat erat.


sepertinya wanita itu ingin mencoba menghentikan Kazuta agar di tidak bisa melarikan diri dari serangan sihir yang dilancarkan oleh orang-orang jahat yang mengejar Kazuta.namun mengapa ia melakukan itu padahal dia tahu bahwa serangannya juga akan mengenai dirinya.Kazuta pun semakin curiga dengan wanita itu dan mencoba menyelamatkan dan membawanya juga bersamanya.menggunakan sihir milik ken akhirnya merekapun berhasil selamat dan kabur dari tempat itu.


Kazuta pun berhasil lepas dari kejaran orang-orang jahat tak dikenal.dan menuju ke rumahnya dengan sihir teleportasi milik ken agar tidak dapat diketahui orang-orang.sesampainya dirumah Kazuta merasa lega karena berhasil melarikan diri dari orang-orang jahat itu, semua ini berkat bantuan ken senjata sihir terkontraknya.ia pun mencoba menanyakan kembali pertanyaan yang sama seperti sebelumnya tapi ia masih tepat diam dan tak melakukan gerakan apapun.namun setelah beberapa menit diam tiba-tiba wanita itu pingsan.Kazuta memutuskan untuk menunggunya sampai ia sadar.


Setelah beberapa jam wanita itu pun akhirnya sadar.kazuta pun hendak bertanya namun wanita itu tiba-tiba berteriak seperti orang yang sedang kesakitan,mengetahui hal itu kazuta pun lantas memeriksa penyebab apa yang membuat wanita berteriak kesakitan.ia tidak tau apa yang menyebabkannya kesakitan, lalu ken merasa ada aura jahat di kalung yang dikenakan wanita itu,lantas ken menyuruh Kazuta untuk memeriksa kalung yang ada di leher wanita itu.


"ada apa, ken?."


"aku merasa ada aura hitam yang menyelimuti wanita itu yang asalnya dari kalung yang ia kenakan."


"apa katamu,aku sama sekali tidak melihat apa-apa di kavlingnya."


"wajar saja kau tidak mengetahuinya dari tadi,aura itu hanya bisa dilihat menggunakan sihir."


"pokoknya lepas kalung itu darinya,cepat kazuta." ucap ken.


Kazuta pun mencoba untuk melepaskan kalung yang ia kenakan sesuai arahan ken namun kalungnya susah sekali untuk dilepas,ken pun ikut membantu dengan menambahkan aliran sihirnya kedalam milik kazuta,dengan bantuan ken dan sifat tak kenal mennyerahnya kazuta,kalungnya pun akhirnya bisa dilepas dari tubuh wanita itu. Wanita itu pun berhenti berteriak kesakitan lagi dan ia pun pingsan lagi.


menurut penjelasan ken,kalung itu menyimpan kekuatan untuk mengendalikan wanita itu. Sepertinya wanita itu sudah dalam pengaruh kalung itu sejak ia berada diportal tadi.mendengar penjelasan dari ken membuatnya menjadi masuk bagi kazuta,menurut kazuta wanita itu sama sekali tidak memiliki niat untuk membunuhnya,namun ia penasaran dengan orang yang telah menaruh sihir pengendali padanya. Ken pun beranggapan bahwa orang tersebut mungkin berasal dari komplotan orang-orang yang mengejar kazuta tadi.


Kazuta pun harus berhati-hati dan bersiap dengan kelompok-kelompok pengguna sihir yang terus mengejarnya.

__ADS_1


__ADS_2