Peluk Cium Terakhir Mama

Peluk Cium Terakhir Mama
Episode 10


__ADS_3

Siang berganti sore,udara panas juga kini berubah menjadi udara yang lebih dingin.Hal itu pula yang di rasakan oleh Risa saat dia terlelap di atas pohon.Awal nya angin sepoi-sepoi itu yang membuat nya terlelap.Tapi kini angin itu tidak hanya sekedar melelapkan nya ,namun juga menusuk sampai ke tulang-tulang Risa.


Risa pun mulai merasakan terpaan angin itu.Badan nya mulai menggigil kedinginan.Dan itulah yang membuat nya terbangun dari mimpi indah nya.


"Huam..m..m"


"Aduh kok dingin sekali yah"


"Apa mau hujan"


Tanya Risa dalam hati .Dia pun menengadahkan kepala nya ke langit.Memastikan cuaca pada saat itu .


"Oh ternyata bukan mau hujan"


"Tapi karena hari sudah sore."


Celoteh nya lagi pada dirinya sendiri.Dia pun akhirnya melompat turun dari pohon.Setelah dia berada di bawah pohon,Risa kembali memeriksa isi tas nya dan memastikan tidak ada barang-barang nya yang tertinggal di atas pohon.


Setelah ia yakin tidak ada yang tertinggal ,ia pun mulai melangkahkan kaki nya meninggalkan pohon yang selalu membuat nya terlelap itu.Ia mengambil langkah yang lebih cepat dari biasanya karena ia takut pulang kesorean.Setelah berjalan kurang lebih dari 10 menit ia pun tiba di rumah nya dengan tepat waktu.


Di dalam rumah terlihat adiknya Nindi sedang membereskan piring dan pakaian kotor yang hendak di bawa ke air pancur.Melihat hal itu tiba-tiba Risa memiliki ide cemerlang.


"Dek,adek bawa piring nya saja,soal pakaian biar kaka yang urus"


Ucap Risa sambil mengacungkan jari jempol nya ke arah Nindi.


Seperti mendengar seauatu yang jarang terdengar,Nindi tertawa terbahak-bahak.


"Ha..ha..ha.."


"Kakak ngak sedang sakit kan "


"Luka nya kemarin emang sudah sembuh"


Tanya Nindi sambil berusaha menahan tawa nya.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan Nindi ,Risa yang kini balik tertawa sekencang-kencang nya.


"Ko malah tertawa sih"


Tanya Risa sambil mengeryitkan dahi nya.


"Adik ku sayang ,kapan sih pintar nya.Masa oon melulu.Kaki kakak itu dari kemarin-kemarin udah sembuh keles.Luka juga mah kecil.Nih..nih ..nih kalau kamu ngak percaya."


Ucap Risa sambil memukul-mukul lutut nya pertanda kalau kaki nya Risa sudah tidak kenapa-kenapa.


Mengetahui kalau kakak nya sudah menjahili nya ,Nindi merapatkan giginya karena geram.


"Kakak jahat sekali sih.Adek nya sendiri di jahil i."


Celoteh Nindi sambil memasang muka cemberut.


"He..he..he."


"Iya..iya maaf lah dek."


"Ok"


Senyum Risa sambil mengacungkan kembali jari jempol nya.Dan Nindi pun akhirnya menyetujui dengan cara menyatukan kedua jari jempol mereka pertanda bahwa mereka setuju dengan rencana itu.


"Ya sudah kamu duluan ke air pancur,nanti kakak nyusul."


Suruh Risa kepada Nindi.


"Ok,awas kalau sampai kakak ngak datang yah"


Ujar Nindi dengan nada mengancam dan hanya di balas senyuman oleh Risa.


Nindi pun akhirnya menjunjung ember berisi piring dan Risa juga sibuk mengumpulkan pakaian kotor yang akan di cuci nya sore ini juga.Selepas pergi nya Nindi ke air pancur ,Risa kembali masuk ke dalam kamar orang tua nya dengan cara mengendap-endap takut ada yang melihat aksi nakal nya.


Dan tak lupa ia membawa sebuah plastik dengan ukuran sedang.Sesampainya di

__ADS_1


dalam kamar ,Risa langsung cepat-cepat mengambil beberapa liter beras dan memasukkan ke dalam plastik.Setelah ia rasa cukup ia langsung keluar kamar dengan membawa beberapa liter beras yang sengaja ia masukkan ke dalam plastik.


Ia langsung memasukkan plastik yang berisi beras itu kedalam ember dan ditutup i oleh pakaian kotor.Sehingga siapa pun yang melihat nya tidak akan memiliki sedikit pun prasangka buruk terhadap nya.Risa langsung buru-buru menjunjung ember itu .Namun kali ini dia terlebih dahulu singgah ke sebuah warung yang lumayan jauh dari rumah nya.


Ia sengaja ke sana agar tidak ada yang curiga .Untuk sampai ke warung itu ,Risa membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya.Setelah berjalan dengan waktu yang cukup lama,Risa pun sampai di tujuan.Dia langsung mengeluarkan plastik berisi beras itu dari dalam ember nya dan menjual nya kepada pemilik warung itu.


Pemilik warung itu tidak menaruh rasa curiga sesikit pun .Hingga Risa aman untuk kali ini.Setelah mendapat bayaran dari jualan nya,Risa langsung meninggalkan warung itu dan bergegas menuju air pancur.Ia berjalan dengan cepat agar adiknya nanti tidak melontarkan banyak pertanyaan kepada nya.


Sesampainya Risa di air pancur,Dia melihat adiknya sudah selesai mencuci piring.Dan sekarang Nindi sedang mandi.Tanpa banyak berkata-kata Risa langsung memulai aktivitas nya mencuci pakaian.


"Butuh bantuan kak"


Tanya Nindi dengan tiba-tiba nongol di hadapan Risa.


"Kamu ngagetin saja.Kalau mau bantu dengan senang hati."


Ucap Risa sambil tersenyum menggoda.


Nindi pun akhirnya iba melihat kakak nya.Dia pun langsung jongkok kembali dan mulai membantu kakak nya.Risa bertugas mencuci pakaian dan Nindi membantu membilas pakaian yang telah bersih.Mereka berdua bergotong royong menyelesaikan pekerjaan itu ,hingga tak butuh waktu lama pakaian kotor itu pun langsung berubah menjadi pakaian bersih.


Setelah pekerjaan selesai,Risa langsung mandi sedangkan Nindi dengan setia nya menunggu kakak nya yang sedang mandi.Tak berselang waktu ,Risa sudah selesai mandi.Mereka berdua langsung beranjak meninggalkan air pancur menuju rumah.


Di sepanjang perjalanan mereka berdua tak henti-henti nya tertawa.Entah hal apa saja yang menjadi bahan tawaan mereka.Dan itulah yang menjadi suatu kebahagiaan bagi mereka.Walau mereka sering sekali berdebat,namun ikatan persaudaraan itu mampu membuat hati mereka kembali berdamai.Karena bagi mereka ,saudara itu ibarat sepasang sepatu yang saling melengkapi satu sama lain.Yang mana sepatu yang satu tidak akan bisa digunakan jika tak bersama dengan sepatu yang lain.


Dan rasa cinta kasih mereka itu ibarat kuku .Yang mana walaupun kuku itu di potong setiap saat ,namun kuku itu tak akan pernah berhenti untuk tumbuh .Seperti itulah erat nya persaudaraan Risa dan Nindi.Mereka selalu saling mendukung satu sama lain dalam hal apapun.


*Bersambung


#Selalu dukung author dengan cara like,coment dan vote yah readers


***Terima kasih ๐Ÿ˜Š


I love you readers


fb_Vhera Putri Bungsu

__ADS_1


Bagi seluruh umat muslim di dunia ini,author mengucapkan selamat hari raya idul fitri.Minal aidzin walfaidzin.Mohon maaf lahir dan batin๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ™๐Ÿ™***


__ADS_2