
Risa yang sudah sangat frustasi pun segera menghampiri mobil yang membawa peti mati anak nya itu.
"Pak kenapa peti nya cuma 1."
"Peti untuk ku mana."
Orang yang mengantar peti mati itu pun bingung memdengar ucapan Risa.
"Bu...buat apa ibu peti mati ?"
"Kan Ibu masih hidup."
Jawab orang itu.
"Tidak.."
"Aku mau ikut sama anak ku."
"Kamu jangan larang-larang aku yah."
"Itu anak ku.Bukan anak mu."
Ucap Risa ketus .
Melihat perdebatan itu ..salah seorang tetangga Ibu Pasti pun menghampiri mereka.
"Bang..maaf i ibu ini yah.Dia memang seperti itu dari tadi.Seakan-akan pikiran nya tidak normal."
"Dia terlihat frustasi saat kehilangan anak nya."
Ucap salah seorang tetangga Risa.
Mereka pun langsung mengangkat peti mati itu dan memasukkan ke dalam rumah.Dan sebagian tetangga mengangkat tubuh Pandu dan hendak memasukkan jasad tubuh Pandu ke dalam peti itu.
Risa lagi-lagi tidak terima melihat jasad anak nya itu hendak di masukkan dalam peti.
"Hey..apa-apa an kalian "
"Jangan sampai ada yang berani masukkan anak ku ke dalam peti ini."
"Kalau kalian berani masukkan anak ku ,kalian juga harus masukkan aku ."
"Aku harus ikut sama anak ku."
__ADS_1
"Tidak ada hak kalian untuk melarang-larang aku."
Bentak Risa kepada orang-orang itu.
"Sayang..kamu yah kuat yah nak.Mama tau ini sangat berat ."
"Mama juga kehilangan cucu mama."
"Tapi kita harus iklas sayang."
"Kita sayang sama Pandu,tapi Tuhan jauh lebih sayang sama cucu mama."
"Sabar yah sayang."
Ibu Pasti memeluk anak nya itu sambil menangis.Risa seakan-akan mendapat kan semangat lagi saat dia mendengar suara mama nya.
"Mama...a...a"
"Kenapa harus Pandu ma."
"Kenapa bukan Risa."
"Risa siap kok ganti in posisi Pandu."
Haris pun berdiri dan memeluk istri nya itu.Dek kita harus iklas yah,abang juga kehilangan ,abang juga sedih.
Tapi walau kita menangis apa Pandu bisa kembali hidup?
"Ngak kan sayang."
"Kamu yang kuat yah."
"Abang yakin Tuhan itu ngak pernah tidur."
"Tuhan itu tidak akan memberi cobaan di luar mampu kita."
"Kamu percaya itu kan ?"
Tanya Haris sambil membiarkan Risa menumpahkan air matanya di dalam pelukan nya.Risa pun akhirnya mengangguk-angguk kan kepala nya.
Akhirnya dia mengizinkan jenazah anak nya di masukkan ke dalam peti itu.Mereka pun melakukan acara singkat yang di pimpin oleh pendeta tempat Risa dan juga Haris kebaktian.
Jam sudah menunjukkan pukul 04.30.Itu berarti jasad Pandu harus segera di kebumikan.Karena pada adat mereka tidak di perbolehkan jenazah anak-anak sampai bermalam di rumah.
__ADS_1
Para tetangga pun bersiap-siap untuk menutup peti Pandu.
"Sayang tunggu mama yah nak."
"Mama akan segera datang."
"Kita akan bersama-sama nanti."
Ucap Risa sambil mencium anak nya itu untuk yang terakhir kali nya.
Risa masih sangat sulit membiarkan tubuh anak nya itu di tutup oleh peti.Ia selalu berusaha dan memberontak para tetangga .Namun karena hari sudah sangat sore ,para tetangga itu pun harus menahan kedua tangan Risa dan menjauhkan Risa dari peti Pandu.
Baru lah peti Pandu bisa di tutup.Setelah berhasil di tutup.Peti itu pun di gotong para warga setempat untuk di kembumikan.Sementara warga yang lain nya sudah sedari tadi berangkat untuk menggali kuburan.
Lokasi kuburan Pandu cukup jauh dari tempat kediaman Ibu Pasti.Mereka sengaja menjauhkan tempat nya karena mereka takut Risa nanti bertingkah aneh.Karena kondisi Risa saat ini yang sangat frustasi.
Risa hari ini hampir seperti orang gila.Setelah mereka berjalan cukup lama akhirnya mereka pun tiba di lokasi .Para penggali kuburan pun sudah menyelesaikan tugas nya dengan baik.
Para warga setempat di bantu penggali kuburan saling bantu membantu memasukkan peti yang berisi jasad nya Pandu ke dalam galian tanah itu.
Risa lagi-lagi berulah.Dia hampir saja melompat ke dalam kuburan anak nya itu.Untung nya para tetangga dengan sigap menahan tubuh Risa.
"Pandu...u..u"
"Jangan tinggal i ibu sayang."
"Ibu ikut nak"
"Lepasin tangan aku."
"Aku mau ikut sama anak ku."
Teriak Risa dengan begitu histeris nya.
Haris dan Ibu Pasti dan juga pak Karim yang sedang berada di samping Risa merasa begitu terpukul .Mereka kasihan melihat ke frustasi an Risa.Tapi apalah daya mereka .Mereka pun tak tau harus berbuat apa.
***Bersambung
***Selalu dukung author dengan cara like,coment,vote dan juga rate yah readers
Dan jangan lupa klik tombol favorit agar disaat author update episode terbaru,para readers tidak akan ketinggalan.
Terima kasih
__ADS_1
I love you ๐๐๐***