
Pada awalnya Risa masih sabar dengan semua ocehan ibu mertua nya.Namun semakin ia diam ibu mertua nya semakin semena-mena menghina Risa.Yang membuat Risa semakin tidak mampu saat ibu mertua nya menghina nya dan juga orang tua nya .
Pada hari itu lah puncak kemarahan Risa.Hati nya tidak mampu menerima orang tua nya di hina seperti itu.Jika hanya dirinya yang di hina ,Risa masih bisa menerima .Namun jika sudah sampai ke orang tua ,Risa tak mampu menerima lagi.
Risa mengurung dirinya di dalam kamar sambil menumpahkan air mata nya.Setelah berpikir sejenak. Risa pun berniat ingin lari dari rumah itu membawa kedua anak nya.
Risa pun buru-buru memanggil kedua anak nya.
"Fyza... Ridho"
"Sini sebentar nak. "
Panggil Risa.
"Iya ma.. ada apa"
Tanya Fyza.
"Nak kalian kumpulkan pakaian kalian. Kita akan pergi dari rumah ini"
Ujar Risa di sela sela isak tangis nya.
"Kita mau kemana ma. Papa kn belum pulang. "
Jawab Fyza.
"Nak.. dengar I mama yah, kita pergi tanpa papa. Tolong yah nak. Kalian nurut apa kata mama. "
Ujar Risa dengan nada memohon.
__ADS_1
"Tapi kenapa ma? "
"Apa karena mama sering di marah itu sama nenek? "
Tanya Ridho dengan keluguan nya.
"Nak tolong jangan banyak tanya. Waktu kita tidak banyak. "
Ujar Risa lagi sambil sibuk menyusun pakaian nya.
"Kita jangan pergi yah ma. Fyza mohon, kasihan papa. Nanti papa tinggal sama siapa? "
"Apa mama ngak sayang sama papa, makanya mama mau ninggalin papa disini sendirian"
"Tolong mama.. kita jangan pergi yah. "
'Kalau kita harus pergi, kita pergi sama papa ya ma. "
Fyza mohon.
Ujar Fyza sambil memeluk kaki Risa. Melihat kepolosan anak nya itu, Risa tak kuasa menahan air mata nya.
Dia pun memeluk kedua anak nya itu.
"Nak mama tau gimana rasa sayang kalian sama papa"
"Tapi mama tidak akan memisahkan kalian nak. Kita pergi hanya untuk sementara. Mama janji suatu saat nanti kita akan kembali kumpul bersama. "
"Tapi untuk saat ini kita harus pergi nak. Untuk sementara saja. Sampai nanti hati mama kembali kuat. "
__ADS_1
"Kalian ngerti kan nak. "
Ujar Risa sambil membelai pipi kedua anak nya.
Fyza dan ridho pun tidak kuasa lagi menolak permintaan mama nya. Dengan berat hati mereka mengumpulkan pakaian mereka.
Setelah semua nya selesai dan jam sudah menunjukkan pukul 06.00 sore. Itu berarti Harus sebentar lagi akan pulang dari sawah.
Dengan buru-buru Risa dan kedua anak nya meninggalkan rumah itu dengan diam-diam. Mereka berjalan dengan jarak yang cukup jauh menuju jalan besar.
Mereka pun menunggu bus yang akan membawa mereka pergi. Cukup lama mereka menunggu tapi Bus nya tak kunjung datang.
Sementara Haris yang baru pulang dari sawah terkejut saat ia tiba di rumah, Rumah begitu sepi. Kedua anak-anak nya yng biasa nya menyambut kepulangannya kini tak ada lagi. Haris pun mulai kebingungan.
"Fyza... Ridho papa pulang nak"
"Risa.... "
Haris meneriakkan nama anak dan istrinya namun tak kunjung ada jawaban.
Haris pun masuk ke dalam kamar. Betapa terkejut nya dia saat ia melihat lemari kosong.
Haris pun langsung buru buru keluar dari rumah menuju jalan besar. Karena ia yakin ini pasti ada hubungan nya d3ngan hinaan mama nya beberapa hari yang lalu.
***Bersambung
Selalu dukung auhtor dengan cara like, coment dan vote sebanyak-banyak nya yah readers.
Agar Author semakin semangat up nya.
__ADS_1
Terima kasih.