
Risa masih saja memberontak-berontak saat peti yang berisi jenazah anak nya sudah dalam liang kubur.Para kerabat mulai berganti-ganti melemparkan tanah perpisahan .
"Jangan kalian lempari anak ku itu."
"Anak ku salah apa sama kalian hingga kalian tega melempari nya seperti itu."
Teriak Risa dengan begitu histeris nya.
Pemikirian nya sudah seperti tidak normal lagi.Dia selalu menganggap kalau anak nya itu belum tiada.
Hari pun sudah hampir malam.Para warga pun akhirnya membawa Risa menjauh dari liang pemakaman .Agar jasad Pandu segera selesai di kebumikan.
Setelah pemakaman selesai para warga pun satu persatu meninggalkan pemakaman.Hingga yang tinggal di situ hanya Haris ,Ibu Pasti dan juga Pak Karim.Sementara Risa sudah pulang di bawa paksa oleh warga sekitar.
"Sayang istirahat dengan tenang.Bahagia lah bersama Bapa Di sorga."
"Kami sangat menyayangi mu."
"Tapi Tuhan jauh lebih sayang pada mu."
"Semoga kami yang kau tinggalkan bisa tabah dan iklas melepas kepergian mu terutama mama."
"Selamat jalan anak papa."
"Tunggu papa di surga"
Ucap Haris sambil mencium Salib yang bertulis kan nama anak nya itu.Air mata nya selalu jatuh berlinang saat melihat gundukan tanah yang kini tempat per istirahatan anak nya.
"Selamat jalan nak ,maaf in nenek yang tak bisa menjaga mu.
"Tenang lah di alam sana."
Kini Ibu Pasti yang mencium salib yang bertulis nama cucu nya itu .Dan hal yang sama pun dilakukan oleh Pak Karim kakek Pandu.
Setelah mereka selesai mengucapkan kata perpisahan untuk anak dan cucu nya.Mereka pun menyiram kuburan Pandu dan segera meninggalkan tempat itu karena hari sudah hampir malam.
Malam ini adalah malam pertama setelah Pandu pergi untuk selama-lamanya.Malam ini Haris segaja untuk tinggal di rumah mertua nya .Karena kondisi Risa yang masih belum stabil.
Sesampainya mereka di rumah ,mereka duduk di ruang tamu.Namun mereka tak ngobrol satu sama lain,mereka diam seribu bahasa dengan membawa pikiran mereka masing-masing.
__ADS_1
Sementara Risa sejak di bawa pulang paksa oleh warga.Dia mengurung diri di kamar.Melihat itu pula Ibu Pasti khawatir terjadi hal yang tidak di inginkan nanti kepada Risa.
"Nak..kamu suruh Risa makan yah."
"Sejak tadi dia belum makan."
Perintah Ibu Pasti kepada menantu nya itu.
"Baik bu."
Jawab Haris sambil beranjak dari tempat duduk nya menuju kamar tempat Risa mengurung diri.
"Risa...Risa..."
"Kita makan dulu yah."
"Risa..Risa..."
"Ini abang."
"Kamu keluar dulu yah ,kita makan sebentar."
Haris memanggil-manggil Risa tapi tak ada sahutan dari dalam kamar.Haris pun langsung kembali menemui mertuanya.
"Bu,Pak Risa ngak mau membuka pintu nya."
"Dari tadi Haris sudah panggil-panggil.Tapi Risa ngak menjawab pak,bu."
"Haris takut Risa melakukan hal aneh di dalam bu."
Ujar Haris dengan wajah yang sangat khawatir.
"Ya sudah ,biar ibu yang coba manggil nya yah?"
"Kamu ngak usah khawatir "
"Risa bakal baik-baik saja."
Ibu Pasti berusaha menenangkan hati menantu nya itu walau sesungguh nya kini hati nya pun sangat khawatir.Khawatir jika di dalam kamar itu Risa melakukan hal aneh seperti yang ia lakukan tadi siang.
__ADS_1
Ibu Pasti pun meninggalkam ruang tamu dan beranjak menuju pintu kamar Risa.
"Risa ...sayang.."
"Ini mama nak.Ayo buka pintu nya yah nak."
"Risa...ayo lah nak,jangan seperti ini terus.Kita harus kuat ,kita harus rela.Biar anak kamu Pandu bisa tenang di alam di sana."
"Ayo sayang buka pintu nya yah."
Teriak Ibu Pasti sambil menggedor-gedor pintu kamar Risa.Namun sama ,hasil nya nihil juga.Tak ada jawaban dari dalam kamar itu.
Pak Karim dan Haris pun segera menghampiri Ibu Pasti.
"Ngak ada jawaban juga kan bu."
"Haris takut Risa kenapa-kenapa di dalam bu."
Haris terlihat sangat mengkhawatirkan keadaan Risa.
"Ya sudah kita dobrak saja pintu nya yah."
Ucap Pak Karim .
Akhirnya Haris di bantu oleh Pak Karim untuk mendobrak pintu kamar Risa.Walau awal nya sangat sulit .Tapi mereka berusaha sekuat tenaga.Hingga pada akhirnya pintu kamar itu pun bisa terbuka.
Betapa terkejut nya mereka saat melihat kondisi Risa.
"Risa...a...a"
Teriak Ibu Pasti dan Haris secara bersamaan.Sementara Pak Karim hanya bisa tertunduk melihat keadaan Putri nya saat ini.
***Bersambung.
***Selalu dukung author dengan cara like,coment,vote dan juga rate yah readers
Dan jangan lupa klik tombol favorit agar di saat author update episode terbaru,readers tercinta tidak akan ketinggalan.
Terima Sudah mampir di karya saya😊
__ADS_1
I love you readers😚😚***