Peluk Cium Terakhir Mama

Peluk Cium Terakhir Mama
Episode 7


__ADS_3

Risa akhirnya sampai di rumah dan di susul oleh Nindi.Mereka berdua sebagai anak gadis langsung bergegas menuju dapur untuk memasak karena sebentar lagi orang tua mereka akan pulang dari ladang.Mereka langsung membagi tugas dalam urusan memasak.Hingga tak butuh waktu lama masakan sederhana ala mereka sudah terhidang rapi di atas meja.


Betul dugaan mereka belum berapa lama makanan yang sudah terhidang dari kejauhan sudah tampak orang tua mereka.Setelah orang tua mereka sampai di rumah ,mereka langsung duduk sejenak di ruang tamu untuk melepas penat.Lelah seharian bekerja di ladang pun mulai berangsur-angsur hilang .


Malam pun tiba mereka pun berkumpul di meja makan.Sudah tradisi dalam keluarga mereka kalau makan malam sebisa mungkin harus bareng sama keluarga.Mereka pun menyantap makanan tanpa ada yang berbicara.Setelah makan malam berakhir Pak Karim , Ibu Pasti juga Tino meninggalkan meja makan dan melanjutkan obrolan di ruang tamu.


Sedangkan Risa dan Nindi kembali membereskan meja makan dan menyapu lantai yang kotor.Setelah semuanya selesai mereka pun ikut ngobrol bersama keluarga nya di ruang tamu.Mereka bercerita satu sama lain ,bertukar pikiran dan bahkan tertawa bersama .Pada saat seperti inilah Pak Karim dan Ibu Pasti memiliki waktu untuk memberi nasehat dan didikan kepada anak-anak nya.


Walau Pak Karim dan Ibu Pasti tidak bisa memberikan kehidupan yang mewah buat anak-anak nya ,tapi kedua orang tua itu selalu berusaha memberikan nasehat dan didikan.


Waktu terus berlalu,kini jam sudah menunjukkan pukul 08.00 .Risa dan Nindi pamit kepada orang tua nya untuk belajar ke kamar.Sesampainya di kamar mereka membuka buku sebentar.


Risa yang malas belajar pun akhirnya mulai mengajak adik nya untuk mengobrol.


''Dik..udah siap belum belajar nya."


"Bentar lagi nih,buat apa sih kak."


Ucap Nindi tanpa menoleh ke arah kakak nya.


"Kakak mau cerita soal tadi."


Jawab Risa mulai memancing Nindi agak menghentikan belajar nya sejenak.Alhasil rencana nya berhasil .Nindi langsung menghentikan belajar nya dan duduk di samping kakak nya.


"Cerita apa kak,cerita lah."


Ucap Nindi dengan nada tak sabar.


"Memang kakak mau cerita apa rupany."


Tanya Risa dengan pura-pura polos.


"Kakak..Tadi katanya mau cerita."


Jawab Nindi sambil memasang wajah cemberut.


"Ngak ah kakak mau tidur."


Ucap Risa sambil pura-pura memejamkan matanya.


"Ya udah deh Nindi lanjut belajar lagi."


Jawab Nindi sambil bergerak menuju meja belajar nya.Melihat Nindi yang ingin belajar lagi ,Risa langsung menarik tangan nya agar tetap duduk di samping nya.


"Iya..iya adik kakak yang manis.Kakak beneran mau cerita nih."


Ucap Risa.Namun lawan bicara nya hanya terdiam.Mungkin Nindi masih berpikir kalau kakak nya sedang menjahili nya hingga dia tak menjawab ucapan nya.


"Nin,kamu percaya ngak cinta pada pandangan pertama?"


Ucap Risa melontarkan pertanyaan kepada adik nya yang diam seribu bahasa itu.Mendengar pertanyaan itu Nindi yang tadi membungkam mulut nya kini ia tertawa terbahak-bahak.Secara refleks Risa langsung menutup mulut adik nya.

__ADS_1


"Jangan ketawa kencang-kencang.Ntar mama sama papa dengar lagi.Bisa-bisa nanti kita di omelin.Mau??"


Ucap Risa kesal .


"Iya..iya Nindi ngak ketawa lagi ,habis pertanyaan kakak lucu sih."


Jawab Nindi sambil cengar-cengir.


"Kakak serius loh dik.Katanya mau dengar cerita kakak ,tapi ko malah di tertawai?"


Ucap Risa lagi dengan wajah masam.Melihat itu Nindi tidak tega dan menghentikan tawa nya.


"Kakak serius nanya itu sama Nindi.Kan kakak yang lebih tua ,masa iya nanya masalah cinta ke Nindi sih."


"Kan Nindi masih polos kak belum tau apa-apa."


Jawab Nindi sambil menahan tawa nya.


"Polos kepala kau."


Ucap Risa lagi sambil menjentikkan jari nya di kepala adik nya.Memang kalau dalam segi umur ,umur Nindi lebih muda dari pada Risa.Namun dalam masalah cinta,Nindi adalah juara nya.


Risa yang memiliki sikap tomboy jarang cepat jatuh cinta .Karena banyak pria yang mendekatinya akhirnya mundur teratur karena sikap Risa yang mirip dengan pria itu.Hal itulah yang membuat Nindi ragu menjawab pertanyaan kakak nya tadi soal masalah cinta.


"Memang nya cowok mana sih kak yang membuat kakak nya sampai jatuh hati pada pandangan pertama?"


Tanya Nindi layak nya seorang detektif.


Ucap nya lagi.Sementara Risa yang mendengar ucapan Nindi hanya menganggukkan kepala pertanda apa yang dikatakan oleh Nindi itu benar.


"Serius kak."


Tanya Nindi seolah-olah dia tidak percaya akan hal yang baru di dengar nya.


"Iya loh adik kakak yang manis.Entah kenapa yah dia itu baik sekali loh sama kakak.Masa iya tadi itu kan kakak sudah menjahili dia ,dan yang lebih parah nya lagi batu yang kakak lempar itu kena ke kepalanya.Yah karena ulah kakak kepala tadi bengkak dan berdarah."


"Trus..trus..dia pasti marah sama kakak dan menjahili balik yah."


Ucap Nindi memotong pembicaraan Risa.


"Denger i dulu ,kakak belum siap bicara."


Ucap Risa lagi.Nindi dengan antusias nya hanya menggukkan kepala.


"Terus tadi di saat mereka semua keluar dan mulai memarah i kakak ,dia belain kakak loh.Setelah tadi kakak meninggalkan tempat itu ,tanpa kakak sadari dia ikuti kakak dari belakang katanya dia khawatir sama kakak.Terus kita kenalan deh ."


Ucap Risa sambil tersenyum-senyum membayangkan wajah Haris.


"Ciyeee yang jatuh cinta."


Ucap Nindi menggodai kakak nya.

__ADS_1


"Ntar kabur lagi kak karena sikap kakak yang tomboy."


Ucap Nindi.


"Semoga saja ngak yah.Doain yang baik-baik dong buat kakak nya."


Jawab Risa lagi.


"Ngomong-ngomong siapa sih nama nya kak."


TAnya Nindi lagi.


"Namanya Haris.Orang nya ganteng ,manis lagi.Perfect deh.


Jawab Risa sambil senyam-senyum.


"Boleh lah kapan-kapan di kenal i sama aku kak"


Ujar Nindi sambil menggodai kakak nya yang sedari tadi tersenyum


"Enak saja ,yang ada entar kamu embat lagi."


Jawab Risa sambil tertawa.


"Tapi tau ngak tadi dia bilang mau datang bertamu loh."


Ucap Risa melanjutkan pembicaraan nya.


"Ke sini??"


Tanya Nindi menunjuk rumah yang mereka tempati sekarang.


"Ya iya donk Nindi masa ke rumah kucing.Yang mau di jumpai kan kakak .Pastinya datang ke sini lah."


Jawab Risa sambil mencubit pipi adik nya itu dengan gemes.


"Ciyee yang sebentar lagi jadian."


Goda Nindi .


"Udah ah mau tidur dulu .Besok mau sekolah ."


Jawab Risa sambil merebahkan badan nya dan mulai terlelap.


jangan lupa like,coment dan vote yah readers😊


Terima kasih😊


i love you readers😘😘


fb_Vhera Putri Bungsu

__ADS_1


__ADS_2