Pendekar Iblis Racun Cantik

Pendekar Iblis Racun Cantik
Mengamati...


__ADS_3

"Bagus, Zhao. Aku mau kamu memastikan murid mu yang satu itu bisa melakukan tugas dengan sempurna untuk misi ku terhadap orang-orang di desa pedalaman suku Khitan bisa teratasi. " kata pria yang memakai tudung hitam yang suaranya sangat menyeramkan sekali.


"Yang Mulia, Yue Ming ini seorang anak laki-laki yang cerdas dan berbahaya jika kita terlalu lama membiarkannya hidup untuk misi kita di jalankan olehnya bisa berjalan dengan sempurna. " kata Tuan Zhao yang mengepalkan tinjunya ketika ia bicara tentang muridnya yang mencurigakan itu.


"Benar sekali, Tuan Zhao. Apalagi dia sudah luar biasa lancang mendekati putriku Liao Yu yang menyebabkan permusuhan antara Zhao Dao dan Wan Le yang sudah Aku lihat kesetiaan mereka berdua terhadap ku sebagai junjungan mereka. " kata Kaisar Liao yang suaranya terdengar kejam itu.


"Yang Mulia, hamba Zhao Dao sudah mengamati anak itu sejak lama yaitu sejak awal dia datang ke Kekaisaran Liao bersama dengan Ayahku dan Wan Le dengan alasan untuk mendapatkan ilmu silat terbaik dari ayahku tapi sebenarnya dia ada niat jahat untuk merampas kekuasan ayah dan Anda dengan ia pernah Aku lihat bertemu musuh anda yaitu Panglima Tertinggi Liao Dan di hutan belakang rumah kami. " kata Zhao Dao dengan nada yang menyakinkan sekali kepada Kaisar Liao namun menurut Ming Ming adalah orang itu terlalu berlebihan bicaranya.


Ming Ming meremas rumput ilalang di semak- semak belukar lalu melemparkan rumput ilalang ke arah ketiga orang itu yang kaget dan cepat menghindari serangan itu dengan mengibaskan tangan mereka masing-masing ke arah rumput ilalang itu.


Bresss!


Blaaar!


Rumput ilalang hancur berkeping-keping hingga tak tersisa lagi oleh ketiga orang itu yang telah melihat kehadiran Yue Ming dengan sepasang mata tajam penuh kebencian yang mendalam.


"Bocah sejak kapan kau berada di sana dan kau mendengarkan percakapan kami bertiga yang berarti kamu harus mati secepatnya di tangan kami..?! " hardik Tuan Zhao yang melontarkan ilmu sinkang tapak beruang api ke arah anak itu dengan sadisnya.


Wuttzzzz!!


He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti yang melihat serangan-serangan itu berbahaya bagi Yue Ming segera menerjang dengan ilmu tapak ular piton es yang menghantam hancur Tuan Zhao yang menjerit-jerit kesakitan dan meledak seketika itu juga.

__ADS_1


Blaaarrr!


"Ayahhhhh....! " teriak Zhao Dao melihat ayahnya meninggal dunia dalam keadaan mengenaskan sekali yaitu meledak dan hancur.


"Sialan kamuuuu...!! " hardik Zhao Dao yang telah menerjang dengan ilmu tapak bunga seruni hijau ke arah Yue Ming namun sebuah cengkeraman dari arah sampingnya telah mematahkan tulang nya yang berasal dari He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti yang telah menerjangnya lebih dulu.


Kreekkk!


Kaisar Liao menggigil ketakutan melihat sepak terjang ganas pemuda remaja tanggung yang datang bersama dengan Yue Ming ke hutan itu dan Ia dengan marah menyerang secara cepat ke arah Yue Ming yang melontarkan ilmu tapak gadis suci yang membuat dadanya jebol.


Dessss!


"Tidak, kaulah yang sangat mengagumkan, Tuan He. Kau yang telah membunuh mereka untuk ku. Aku Yue Ming menyatakan berterimakasih atas kebaikanmu kepada ku. " kata Ming Ming tulus kepada He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti.


"Iya, sama-sama Yue Ming. Sekarang kita harus tetap pergi ke desa pedalaman suku Khitan agar kita bisa menyelamatkan mereka dari pasukan Kekaisaran Liao yang ingin memusnahkan desa tersebut untuk membunuh Panglima tertinggi Liao Dan musuh Kaisar Liao biadap itu. " kata He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti yang memiliki pemikiran yang tajam.


"Iya, kau benar sekali. Ayo kita segera pergi ke desa pedalaman suku Khitan.. Sekarang juga...! " seru Yue Ming yang melayang ke arah timur laut dari hutan luar Kekaisaran Liao.


Brrrrr!!


He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti lebih cepat melewati sejumlah daerah di hutan luar Kekaisaran Liao sehingga ia lebih dahulu sampai ke desa pedalaman suku Khitan dan melihat para pasukan Kekaisaran Liao sudah bersiap untuk membakar desa pedalaman suku Khitan melalui sejumlah anak panah api yang siap di luncurkan oleh mereka.

__ADS_1


"Biadap mereka itu.. Aku harus bisa... Membuat mereka hancur berkeping-keping atas dosa yang mereka lakukan terhadap orang-orang di desa pedalaman suku Khitan... " kata He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti yang melayang di udara dengan kedua tangannya mengerahkan ilmu sinkang tai chi yang membuat anak panah api berputar-putar di depan desa pedalaman suku Khitan lalu berbalik arah kepada pasukan Kekaisaran Liao yang menjerit kesakitan dan kepanasan karena terbakar hidup -hidup oleh He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti.


Wetttzzzz!!


Brushhhhh!!


Yue Ming terpanah melihat aksi hebat He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti yang luar biasa hebatnya telah menyelamatkan seluruh desa pedalaman suku Khitan dengan tangkas.


"Tuan muda, kau siapakah yang telah datang ke desa pedalaman suku Khitan dengan tepat waktu sebelum para pasukan Kekaisaran Liao membunuh kami semua? " tanya salah seorang dari warga desa pedalaman suku Khitan dengan ramah kepada Yue Ming yang berdiri di pintu masuk ke desa pedalaman suku Khitan.


"Saya Yue Ming yang ingin bertemu dengan Tuan Liao Dan yang telah Aku dengar berada di desa ini. " Jawab Yue Ming menjura hormat kepada salah seorang dari warga desa pedalaman suku Khitan.


"Ouh, kalau begitu, mari silakan anda dan Tuan He masuk ke desa pedalaman suku Khitan untuk bertemu dengan Tuan Liao Dan di rumah kepala desa kami. " kata salah seorang dari warga desa pedalaman suku Khitan dengan sikap ramah dan bersahabat kepada Ming Ming dan He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti.


"Ya, terimakasih banyak.. " kata Yue Ming yang telah mengikuti He Shu Huan masuk ke desa pedalaman suku Khitan dengan langkah lebar dan cepat.


Salah seorang dari warga desa pedalaman suku Khitan mengantarkan mereka ke rumah kepala desa pedalaman suku Khitan sehingga mereka dapat bertemu dengan Tuan Liao Dan yang saat itu sedang mendapatkan perawatan akibat luka parah di pinggangnya yang terlihat memar dan membengkak.


"Tuan He, apakah anda datang untuk mengobati luka hamba yang berasal dari racun kelelawar putih dari salah seorang putra mahkota Kaisar Liao yang membenci hamba di perbatasan? " tanya Tuan Liao Dan dengan sikap hormat dan sopan kepada He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti yang menganggukkan kepalanya di hadapan Tuan Liao Dan.


Bersambung!!

__ADS_1


__ADS_2