Pendekar Iblis Racun Cantik

Pendekar Iblis Racun Cantik
Darah Gadis Pilihan..


__ADS_3

Shi Ming yang bertemu dengan murid-murid dari sekte Hoa San Pai memutuskan untuk ikut serta dalam misi pelayaran mencari pulau tengkorak di perairan laut Utara-Selatan daratan besar. Hal ini dikarenakan Ia ingin tahu bunga teratai emas yang merupakan pusaka sekte Shaolin Pai yang telah hilang dari ruang rahasia sekte tersebut.


"Ekspedisi yang kita lakukan adalah mencari dan menemukan pusaka tersebut untuk kita semua dapat menyelamatkan sekte Shaolinpai dari tuan muda Sheng yang ingin mengambil alih jabatan sebagai Ketua Dunia Persilatan Daratan Besar yang baru. " kata Zhang Wu Ji teman baru Shi Ming yang berjalan di atas tangga menuju ke kapal laut Kekaisaran Ming yang sudah menepi di dermaga oleh pengawal setia dari Shi Ming.


"Begitukah? Tapi, siapakah yang telah mencuri pusaka bunga teratai emas dari sekte Shaolin Pai? " tanya Shi Ming yang sudah sampai di atas kapalnya.


"Kami semua menduga bahwa Raja Kelelawar Putih yang telah mencuri pusaka tersebut dari sekte Shaolin Pai ketika kepala biara Shaolin Pai bersemedi di gunung Thai San." jawab Zhang Wu Ji yang menunjukkan kertas gulungan gambar pusaka tersebut kepada Shi Ming.


Shi Ming membuka gulungan gambar pusaka itu dan melihat bentuk bunga teratai emas dengan teliti sekali dan sekelebatan pikirannya tertuju pada Tuan Muda Zhang Xiao Long majikan dari Beng Loan Ki yang sedang menjalankan misi di seluruh dunia persilatan daratan besar.


"Emm, apakah aku harus mengirimkan gambar ini kepada Zhang Xiao Long di kota yang terletak di kawasan sungai Kuning dalam waktu dekat ini dan Aku bisa mengetahui keinginan hati dari pria bodoh dan genit itu? " pikir Shi Ming.


Shi Ming memerhatikan gelombang air laut yang di terjang kapal lautnya yang membuatnya harus waspada terhadap musuh-musuh yang licik dan curang. Ia memerintahkan para pasukan sekte gunung Ming untuk memindahkan teman-teman mereka ke kapal laut yang lebih kecil sebelum musuh menyadari bahwa kapal laut yang besar telah kosong dari para penghuninya.


"Nona Shi, lalu apa yang akan kamu lakukan agar kau aman dari mereka? " tanya Zhang Wu Ji nada cemas ketika Shi Ming menyuruhnya turun ke kapal laut kecil dengan cepat.


"Aku punya cara tersendiri untuk menyelamatkan diriku sendiri." jawab Shi Ming nada tenang.


"Tak bisa, Tuan Putri. Hamba pasti akan dapat hukuman dari Paduka Kaisar Naga Merah jika hamba tak ada di dekat Anda." kata Liu Tong di dekat tiang-tiang kapal laut.


"Ehh,Aku tak ada hubungan apapun dengan pria itu. Kau urus saja teman-temanmu untuk lebih dahulu sampai di kota Zhengzhou sesuai waktu yang ditentukan oleh pihak penyelenggaraan misi menyelamatkan sekte Shaolin Pai di balik pertemuan para Pendekar di dunia persilatan daratan besar di sana." kata Shi Ming nada tegas kepada Liu Tong.

__ADS_1


"Baiklah, hamba akan mematuhi perintah Anda." jawab Liu Tong menghela napas panjang dan mematuhinya.


Setelah memastikan bahwa teman-temannya di kapal laut kecil dan telah aman dari penyerbuan pihak musuh terhadap kapal laut besar miliknya itu. Shi Ming melompat ke air laut begitu saja. Ia terkejut dengan gelombang pasang air laut yang mengurung dirinya sehingga ia terdampar di pulau yang asing baginya. Ia menemukan dirinya di temani oleh seekor burung garuda emas yang menatapnya dengan ramah.


"Ehh, kau mirip pria bodoh itu? " pikir Shi Ming.


Burung garuda emas menunjukkan sebuah kitab ilmu silat Phoenix merah di dalam istana pulau tak berpenghuni itu. Ia juga melihat adanya Naga raksasa yang berbaring di atas genteng istana di tengah-tengah pulau itu.


"Mmm,darah gadis pilihan dapat membuka pintu masuk ke pulau Naga Giok. " baca Shi Ming pada pintu istana pulau tersebut.


"Eh, gadis kecil apakah kamu masih perawan? " tanya seorang nenek tua yang keluar dari istana pulau tersebut kepada Shi Ming.


"Ya, tentu saja. " jawab Shi Ming tegas.


"Ya, aku bukan gadis bodoh yang mudah jatuh cinta kepada pria sembarangan." kata Shi Ming.


"Apakah kamu pernah jatuh cinta kepada pria di luar sana? " tanya Liu Zhi Zhi menatap Shi Ming dengan kekaguman yang terpancar dari kedua bola mata wanita tua itu.


"Tidak,Aku paling anti terhadap pria manapun juga." jawab Shi Ming jujur.


"Berapa usiamu sekarang? "

__ADS_1


"Lima belas tahun lebih. "


"Usiamu sudah cukup besar untuk melepaskan kesucianmu terhadap pria yang kau cintai di luar sana. "


"Tidak, aku masih anak-anak dan seumur hidup ku takkan sudi melepaskan kesucianku kepada siapapun pria di luar sana meskipun kelak usia ku bertambah lebih besar lagi dari usiaku saat ini." kata Shi Ming dengan nada tegas kepada Liu Zhi Zhi.


"Baik, kalau begitu kamu lulus ujian dariku yang ingin mewariskan seluruh ilmu kepandaian yang aku miliki kepadamu,Nona cantik." kata Liu Zhi Zhi yang membuka telapak tangannya yang di arahkan ke sepasang mata Shi Ming.


Blaashhh!


"Kyaaaa.. Apa ini..?!! " lengking Shi Ming.


Shi Ming tergeletak di atas pasir putih di pulau tersebut. Liu Zhi Zhi menguburnya hidup-hidup di dalam sana. Lalu nenek tua itu berubah jadi seorang gadis remaja yang tak kalah cantiknya dengan Shi Ming.


"Aku akan menggunakan namamu untuk menjadi seorang wanita penguasa di seluruh Kekaisaran Ming dan orang-orang di seluruh dunia ini akan memanggilku dengan sebutan Pendekar Iblis Racun Cantik Shi Ming atau Putri Amira Ming." kata Liu Zhi Zhi yang melayang ke perahunya di tepi pantai utara pulau tersebut.


Gadis itu menemukan kapal laut besar milik Shi Ming yang di selamatkan oleh Liu Tong dan para pasukan Kekaisaran Naga Merah. Beng Loan Ki menatap gadis itu dengan tajam namun pria usia lima puluh tahun itu tersenyum senang melihat gadis yang sekian lama di kurung di pulau tak berpenghuni telah muncul di dunia persilatan daratan besar.


"Kau gadis pilihan yang baru saja keluar dari gua persembunyianmu di dasar laut Utara-Selatan? " tanya Beng Loan Ki dengan nada pelan kepada Liu Zhi Zhi.


"Bukan, Aku adalah Putri Amira Ming penguasa Kekaisaran Ming." jawab Liu Zhi Zhi dengan nada tajam kepada Beng Loan Ki.

__ADS_1


Kapal laut besar Kekaisaran Ming telah berlayar dari perairan laut Utara-Selatan sehingga Shi Ming asli terkurung di pulau yang tenggelam di dasar lautan.


Bersambung!!


__ADS_2