
Shi Ming dan Beng Loan Ki tiba di kota bunga Fu untuk menyelidiki sejumlah sekte yang sudah diketahui sebagian adalah sekte yang didirikan oleh keluarga besar Sheng Kun musuh besar dari keluarga Kekaisaran Li yang dipimpin oleh Tuan Muda Zhang atau Kaisar Li Hong Long.
"Ada delapan belas sekte yang harus kita basmi di kota ini, Beng Loan Ki. " kata Shi Ming dengan nada ringan sekali.
"Iya, tapi kita harus hati-hati supaya kita tidak salah membunuh orang. " kata Beng Loan Ki di sampingnya.
"Takkan salah membunuh orang karena aku bisa mengetahui orang-orang sekte pimpinan Sheng Kun atau orang-orang biasa atau rakyat biasa. " kata Shi Ming sambil makan siang dengan sikap tenang di rumah makan di atas kapal laut yang mengapung di atas permukaan laut pantai Fu.
"Mmmm, Putri. Kau bisa mengetahui mereka itu dengan benar.. " kata Beng Loan Ki dengan nada sangsi kepada Shi Ming sambil minum arak dari cawan di tangannya.
"Iya.Aku bisa.. " jawab Shi Ming tanpa senyum di bibirnya kepada Beng Loan Ki sambil menyiram kuah sayur ke arah meja seberang mereka tanpa melihat ke arah orang-orang sekte pimpinan dari Sheng Kun yang terkejut dengan meja mereka yang hancur berkeping-keping di lantai.
Brakkk!
"Heii... Siapa yang sudah merusak selera makan siang kita di rumah makan apung ini..?" tanya sejumlah tokoh sekte pimpinan Sheng Kun yang sudah mencabut pedang mereka masing- masing dari sarung pedang yang dilemparkan ke arah lain dari rumah makan itu.
Wuutttzzzz!
Wirr!
Brakkk!
Sejumlah orang lain adalah Sekte Thai San Pai yang sudah menampar hancur berkeping-keping sarung pedang para anggota sekte pimpinan Sheng Kun yang terkenal dengan julukan delapan belas sekte terbaik di kota bunga Fu.
"Bajingan kalian...! " hardik orang-orang sekte pimpinan Sheng Kun yang melesat cepat dengan pedang mereka menyerang para anggota sekte Thai San Pai yang segera menangkis serangan para anggota sekte pimpinan Sheng Kun.
Tranggg!
Tranggg!
Tranggg!
Shi Ming meluncur dengan telapak tangannya itu menghantam sejumlah anggota sekte pimpinan Sheng Kun yang terdekat dari tempat duduknya di rumah makan itu.
__ADS_1
Plakkk!
Desss!
"Arghhh! " pekik kematian para anggota sekte pimpinan Sheng Kun yang berada di dekat Shi Ming.
Beng Loan Ki menggerakkan pedangnya yang langsung menebas leher tiap anggota sekte pimpinan Sheng Kun yang bergerak ke samping kiri rumah makan itu.
Crakkk!
Sekte Thai San Pai menggerakkan pedang yang sangat tajam menebas sejumlah besar anggota sekte pimpinan Sheng Kun yang berada di ruang dalam rumah makan itu.
Crakk!
Shi Ming menggerakkan kakinya menendang ke arah tengkuk leher salah seorang dari anggota sekte pimpinan Sheng Kun yang menyerangnya dengan pedang yang terhunus ke samping kiri lehernya yang halus.
Dukk!
"Pendekar Iblis Racun Cantik. " jawab Shi Ming singkat sekali sambil menyerang secara sadis melalui tinjunya telah menghantam ke dahi pria tua anggota sekte pimpinan Sheng Kun.
Bughh!
"Wahhh..Kau tokoh baru di dunia persilatan..? " tanya pemuda tampan itu memandang kagum kepada Shi Ming yang sudah membunuh lebih dari dua puluh anggota sekte pimpinan Sheng Kun di rumah makan apung.
"Iya." jawab Shi Ming segera mengajak Beng Loan Ki meninggalkan rumah makan apung usai sebagian besar anggota sekte pimpinan Sheng Kun telah tewas di tangan mereka dan mereka harus mengejar beberapa musuh lain yang telah kabur dari rumah makan apung ketika mereka dan para anggota sekte Thai San Pai bertarung melawan para anggota sekte pimpinan Sheng Kun di rumah makan apung.
Swushhh!
"Nona, tunggu biarkan aku membantumu..!" seru pemuda tampan itu yang mengikutinya ke arah barat kota bunga Fu.
"Kau tak boleh mengikuti Nona ku..! " teriak Beng Loan Ki melebarkan kedua lengannya untuk pria ini bisa menghalangi jalan Pemuda tampan yang ingin berkenalan dengan Shi Ming.
"Kenapa aku tidak boleh mengikuti Nona mu? " tanya pemuda tampan itu nada tak suka kepada sikap Beng Loan Ki.
__ADS_1
"Karena kamu akan mengganggunya.. " jawab Beng Loan Ki yang cepat menengok ke belakang nya dan tak menemukan Shi Ming yang sudah lenyap dari sekitarnya.
"Ughh... Kau menyebalkan.. " kata pemuda yang bernama Xue Yang kepada Beng Loan Ki yang sudah melompat dengan cepat untuk mencari keberadaan Shi Ming di sekitar kota bunga Fu bagian barat.
Happp!
Xue Yang dengan cerdik berlari ke arah lain dari kota bunga Fu yaitu berbelok ke sebuah rumah yang bertuliskan' Losmen Tak Terbengkalai' di bagian barat kota bunga Fu.
"Mmm.. Bocah perempuan darimana kau yang berani sekali mengobrak-abrik usahaku..??? " suara bengis seorang pria kepada seorang gadis remaja cantik jelita di ruangan dalam losmen itu.
"Tak perlu tahu darimana asal aku, kau hanya perlu tahu bahwa aku akan mengeluarkan lidah mu dari rongga mulutmu yang bau itu.. " jawab Shi Ming yang menggerakkan sesuatu dari dua buah jarinya dengan kecepatan yang tak bisa dilihat oleh mata Xue Yang maupun pria tua di losmen itu karena tahu -tahu pria tua itu menjerit kesakitan dan mengucurkan darah dari rongga mulutnya.
"K... Kauuu gadis Iblis.."
Pria tua itu memegangi mulutnya sampai roboh dan tak bernyawa lagi di atas lantai losmen itu usai Shi Ming menarik lepas mulutnya beserta gigi -giginya.
"Astaga baru kali ini aku menemukan seorang gadis remaja sekejam gadis itu terhadap para musuh-musuhnya... " kata Xue Yang dengan raut wajahnya yang memucat sambil memegangi daun pintu masuk ke losmen itu.
"Teman, kau jangan mengikuti aku secara diam -diam seperti tikus mengejar kucing betina di belakangku.. " kata Shi Ming tanpa menengok ke belakang punggungnya.
"Nona Pendekar Iblis Racun Cantik.. Aku mau menjadi temanmu.. " kata Xue Yang cepat berdiri di dekat gadis remaja amat cantik jelita dan luar biasa manisnya itu.
"Baik, teman. Ayo kau bantu aku untuk mencari lima orang anggota sekte pimpinan Sheng Kun yang lari ke dalam losmen ini.. " kata Shi Ming nada keras kepada Xue Yang.
"Baik.Kau tenang sajalah aku akan membantu mu untuk mencari lima orang anggota sekte pimpinan Sheng Kun di dalam losmen ini.. " kata Xue Yang yang melesat cepat ke arah lain dari dalam losmen, dan menemukan lima orang anggota sekte pimpinan Sheng Kun melompat ke arah Xue Yang dengan pedang -pedang yang terhunus ke sejumlah titik penting tubuh Xue Yang.
Wuzzzz!
Namun sebuah pukulan telak dari arah belakang mereka telah lebih dahulu meremukkan kepala mereka dengan cakaran yang mencengkram tempurung kepala mereka sampai Xue Yang di depan mata mereka terbelalak kaget sekali lihat cara Shi Ming menghabisi lima orang anggota sekte pimpinan Sheng Kun itu.
Krakkkk!
Bersambung!!
__ADS_1