
Shi Ming menerjang masuk ke istana Kekaisaran Fu dengan ilmu ginkang walet sakti begitu gadis ini melihat sejumlah teman-temannya sudah tiba di Ibukota Kekaisaran Fu dengan menerjang tiap pintu gerbang yang ada di wilayah Kekaisaran Fu terutama di Ibukota Kekaisaran Fu sendiri.
Dengan pedangnya yang terhunus tajam telah di gerakkan oleh gadis itu untuk menebas setiap orang yang menghalanginya untuk masuk ke dalam ruang pribadi Kaisar Fu.
Crakkk!
Kaki kanannya menendang perut salah seorang pengawal pribadi Kaisar Fu hingga menabrak pintu masuk ke dalam ruang pribadi Kaisar Fu sampai pria yang sedang duduk tenang sambil mengerjakan tugas sebagai pemimpin di seluruh wilayah Kekaisaran Fu terkejut sekali.
Brakkk!
"Siapa Kau yang begitu lancang menerobos ke ruang pribadi ku?? " tanya Kaisar Fu dengan nada marah kepada Amira Ming sambil tangan kanannya mengambil pedang di dinding ruang pribadinya.
Tetapi pedang di tangan Shi Ming telah menebas tangannya hingga putus sampai ia terbelalak kaget melihat tangan kanannya telah hilang dari nya.
Crakk!
"Ahhh! Gadis setan kau sungguh kejam..! " maki Kaisar Fu yang melemparkan semua barang di mejanya untuk menyelamatkan nyawanya dari gadis cantik jelita yang sedang memburunya itu.
Shi Ming tidak menjawabnya melainkan gadis itu terus menerus mengejarnya dengan pedang di tangan gadis itu berkelebatan di sekitar tubuh Kaisar Fu sehingga tangan kiri Kaisar Fu telah di tebas oleh gadis itu
Crakk!
"Argghh....!" teriakan histeris dari Kaisar Fu yang melihat tangan kirinya juga telah hilang darinya.
"Bagaimana rasanya kehilangan sesuatu yang paling berharga di dalam hidupmu?"tanya Shi Ming yang terus menebas kaki kanan dan kiri dari Kaisar Fu hingga darah muncrat di sekitar ruang pribadi Kaisar Fu.
Shi Ming yang sudah ingin menebas leher Kaisar Fu itu telah dihalangi oleh sebuah pedang yang meluncur ke arah dirinya dari seorang pemuda tampan yang langsung berhadapan dengannya di depan Kaisar Fu yang tergeletak di lantai.
" Pendekar Iblis Racun Cantik ada urusan apakah antara dirimu dengan Ayahku sampai kau tega melakukan hal ini kepadanya? "tanya Pangeran Mahkota Kekaisaran Fu dengan nada tajam dan bengis kepada Shi Ming.
" Balas dendam. "jawab Shi Ming singkat.
" Ahh? Balas dendam karena apakah yang telah menyebabkan kamu memotongnya seperti kamu memotong daging ayam saja? "tanya Pangeran Mahkota Kekaisaran Fu yang menyerang Shi Ming dengan pedang yang berkilauan sehingga ia seakan-akan terlindung dari serangan maut dari pedang di tangan Shi Ming.
Trang!
Trang!
Trang!
"Pengkhianat yang sudah masuk daftar hitam di Kekaisaran Ming.." jawab Shi Ming yang telah membalas serangan-serangan ilmu pedang yang dimainkan oleh Pangeran Mahkota Kekaisaran Fu dengan ilmu pedang ular piton yang membuat ilmu pedang angsa hitam yang dimainkan oleh Pangeran Mahkota Kekaisaran Fu terdesak oleh ilmu pedang ular piton di tangan Shi Ming.
Wutttzzz!!
Trang!
Trang!
Trang!
Sementara itu di luar Istana Kekaisaran Fu atau lebih tepatnya di segala penjuru wilayah Ibukota Kekaisaran Fu terjadi penyerangan dan juga pembantaian besar-besaran terhadap seluruh para pasukan keamanan dan keselamatan dari wilayah Kekaisaran Fu yang dilakukan oleh Zhang Wu Ji dan teman-temannya.
Trang!
__ADS_1
Trang!
Pedang di tangan Zhang Wu Ji meluncur ke arah sekitar dua ratus pasukan Kekaisaran Fu yang menjaga wilayah Ibukota Kekaisaran Fu bagian utara sehingga Pendekar Pedang Naga itu telah menebas dua ratus pasukan Kekaisaran Fu.
Wushhh!
Crakk!
Para anggota sekte Hoa San Pai mendobrak dari arah selatan secara serentak yang membuat para pasukan Kekaisaran Fu di daerah tersebut segera menyambut serangan-serangan mereka dengan ilmu pedang yang sangat hebat sekali.
Wutttzzz!
Trang!
Trang!
Trrang!
Beng Loan Ki merampas busur panah otomatis dari seorang jenderal penjaga wilayah timur yang segera digunakannya untuk memanah para pasukan Kekaisaran Fu di wilayah timur Ibukota Kekaisaran Fu.
Syutttt!
Werrrr!
Jleb!
Jlebb!
Crakk!
Xue Yang meliuk-liuk di udara dengan pedang di tangannya itu meluncur bebas menebas setiap orang di ruang istana Ibu Suri Kekaisaran Fu dan sekitarnya.
Wushh!
Crakk!!
Shi Ming menyerang dengan pedangnya yang telah membuat setiap serangan pedang di tangan Pangeran Mahkota Kekaisaran Fu yang langsung memekik kaget karena di desak hebat oleh serangan yang dilancarkan oleh gadis hebat itu.
Wutttzzz!
Trang!
Trang!
Pedang di tangan Shi Ming berhasil memotong pedang di tangan Pangeran Mahkota Kekaisaran Fu hingga menjadi dua bagian yang langsung di hempaskan secara cepat oleh ilmu sinkang tapak ular sutra yang membuat patahan pedang milik Pangeran Mahkota Kekaisaran Fu melesat dan menebas pemiliknya sendiri.
Wushh!
Crakk!
Setelah itu Shi Ming menghampiri Kaisar Fu di lantai dan mencincang pria paling berkuasa di wilayah Kekaisaran Fu dengan pedangnya yang begerak secepat kilat di tangannya.
Crakk!
__ADS_1
Crakk!
Crakk!
Shi Ming sudah meluncur keluar dengan cepat dari ruang pribadi Kaisar Fu dengan pedangnya itu membentuk tanda silang yang menyebabkan kematian sejumlah besar pasukan Kekaisaran Fu di sekitar istana Kekaisaran Fu yang sedang dihadapi oleh Zhang Wu Ji.
Crakk!
Crakk!
"Zhang Wu Ji aku telah datang untuk membantu kamu menyelesaikan mereka semua agar kita bisa secepatnya menyelesaikan tugas lainnya. " kata Shi Ming tanpa senyum dibibirnya kepada Zhang Wu Ji yang sedang bertarung melawan tiga orang putra dari Kaisar Fu yang memiliki ilmu pedang yang cukup hebat sehingga murid dari sekte Hoa San Pai itu harus berhati-hati di dalam menghadapi tiga orang lawannya itu.
Wutttzzz!
Trang!
Trang!
"Baik, Nona Shi.. " jawab Zhang Wu Ji tersenyum ramah kepada Shi Ming yang terus mendesak salah seorang dari tiga orang lawannya dengan ilmu pedang yang luarbiasa mengagumkan hati pemuda tampan itu.
Trang!
Trang!
Trang!
Dua orang putra dari Kaisar Fu menggunakan ilmu pedang keluarga Fu yang membuat pedang di tangan Zhang Wu Ji harus bergerak dengan lebih lincah lagi agar pemuda itu bisa terlindungi dari ancaman pedang-pedang di tangan dua orang putra dari Kaisar Fu.
Wutttzzz!
Trang!
Trang!
Trang!
Pedang di tangan Shi Ming membentuk bunga teratai yang mengancam keselamatan lawannya yang memekik kaget melihat serangan-serangan maut dari gadis itu yang sangat lembut namun ganas lalu tiba-tiba ujung pedang di tangan Shi Ming telah melubangi perut putra ketiga dari Kaisar Fu.
Jlebb!
Zhang Wu Ji yang melihat gadis jelita itu telah membunuh lawan dengan cepat dan hebat, dia pun tak mau kalah maka ia langsung menebas dua orang putra dari Kaisar Fu yang tersisa oleh pedangnya yang berkelebatan di sekitar dua orang putra dari Kaisar Fu.
Crakk!
"Nona Shi.. Kami sudah menghancurkan musuh." kata para anggota sekte Hoa San Pai yang telah mendatangi mereka di istana Kekaisaran Fu.
"Aku juga sudah menghabisi orang-orang yang tidak tahu diuntung itu." kata Xue Yang dengan senyuman ramah kepada Shi Ming.
"Nona Shi, kapal untuk mengarungi lautan telah ku siapkan di dermaga sungai Fu untuk Anda. " kata Beng Loan Ki menepuk-nepuk dadanya di depan Shi Ming.
"Bagus..Mari kita lanjutkan misi kita ke tempat lainnya. " kata Shi Ming dengan senyum kecil kepada teman-temannya.
Bersambung!
__ADS_1