Pendekar Iblis Racun Cantik

Pendekar Iblis Racun Cantik
Awal Pembalasan Shi Ming..


__ADS_3

Shi Ming meloncat keluar dari losmen usai gadis remaja cantik jelita itu membunuh sisa anggota sekte pimpinan Sheng Kun yang bermarkas di kota Bunga Fu yang membuat kagum sekaligus takut seorang pemuda yang bernama Xue Yang.


"Nona.. Tunggu Aku....! " teriak Xue Yang telah mengejar Shi Ming dengan ilmu ginkang harimau terbang sehingga pemuda itu dapat berjumpa kembali dengan Shi Ming di pintu masuk ke arah hutan dalam kota Bunga Fu.


"Untuk apa kamu mengikuti Aku terus menerus sampai ke tempat ini? " tanya Shi Ming dengan nada galak kepada Xue Yang.


"Aku mau jadi temanmu.. "jawab Xue Yang yang berdiri di samping Shi Ming.


"Hmm, aku tak suka mempunyai teman seorang laki-laki. " kata Shi Ming yang sekarang berjalan dengan tenang memasuki hutan didepannya.


"Tapi,Aku suka mempunyai teman seorang gadis remaja cantik jelita sepertimu, Nona." kata Xue Yang mengikuti Shi Ming masuk ke hutan yang jumlah pohonnya cukup membingungkan.


"Hmm."


"Nona, hutan ini adalah hutan persegi lima yang di bangun oleh Pejabat Heng penguasa kota ini juga merupakan salah seorang kerabat dekat dari Kekaisaran Fu karena dia menikahkan putri kesayangannya dengan salah seorang pangeran Kekaisaran Fu. " kata Xue Yang tanpa diminta oleh Shi Ming sudah memberitahukan informasi yang diinginkan oleh Shi Ming.


".. "


"Putrinya itu adalah Nona Fu Zhen Hua yang kini menetap di istana Kekaisaran Fu sebagai putri menantu Kaisar Fu Ren Zi. " kata Xue Yang lagi.


"Nona Shi Ming kau berada dimana??" suara Beng Loan Ki yang sedang mencari-cari Shi Ming di sekitar pinggiran hutan terdengar oleh Shi Ming.


"Aku disini.. Kau datanglah ke hutan persegi lima kata orang sok tahu ini. " jawab Shi Ming halus namun menggetarkan jantung Xue Yang seketika itu juga sampai pemuda itu memegangi dadanya sendiri.


"Astaga jantungku bergetar karena suaranya itu mengandung ilmu sinkang kuat sekali.. " batin Xue Yang.

__ADS_1


Brrrr!


Beng Loan Ki datang dengan berkelebat cepat ke hutan persegi lima.Dimana pria paruh baya ini bisa jumpa dengan Shi Ming yang sedang duduk di akar pohon yang mencuat dari batang pohon yang sangat panjang sambil memanggang buah apel di batang pohon tumbang di atas bara api unggun.


"Nona, kalau kamu merasa lapar, bagaimana jika Aku carikan binatang di sekitar hutan ini untuk menu makan malam mu? " tawar Beng Loan Ki.


"Tidak, aku tak mau makan binatang apapun di hutan ini." jawab Shi Ming acuh tak acuh.


"Tapi, kenapa kau memanggang buah apel? " tanya Beng Loan Ki terheran-heran dengan Shi Ming yang aneh itu.


"Untuk memancing datangnya seseorang yang ingin bertemu denganku di hutan ini." jawab Shi Ming tanpa mengalihkan perhatiannya pada apel di batang pohon tumbang di depannya.


"Siapa orang yang ingin bertemu denganmu itu, Nona Shi? " tanya Xue Yang penasaran juga.


"Tunggu saja dengan sabar... " jawab Shi Ming.


"Nona Shi, Aku Song Bu telah datang untuk aku bisa menanyakan soal ujian negara Kekaisaran Fu yang telah kamu curi dari sekolah kami pada waktu lalu. " Kara Song Bu nama pemuda yang datang kepada Shi Ming.


"Soal ujian negara Kekaisaran Fu yang telah Aku curi dari sekolah kalian pada waktu lalu telah di curi dari ku oleh sepupumu sendiri ketika Aku sedang ingin tidur di kamar penginapanku di dekat kota bunga Fu putih sesudah Aku mencuri soal ujian negara Kekaisaran Fu dari sekolah kalian. " kata Shi Ming tak mempedulikan sinar mata Song Bu yang berkilat-kilat tajam yang di tujukan secara langsung kepadanya.


"Apaaaa? Kau jangan main-main denganku ya?! Aku Song Bu takkan pernah mempercayai apa pun yang telah kamu ucapkan barusan kepada ku, gadis iblis..! " hardik Song Bu yang telah maju dengan kepalan tangannya yang mengarah ke wajah Shi Ming.


Wuttzz!


Shi Ming menyambar kepalan tanga Song Bu di depan wajahnya lalu dipelintir dengan keras luar biasa sampai tangan Song Bu putus olehnya dan buah apel di batang pohon tumbang itu dipaksa masuk ke mulut Song Bu sampai pemuda itu terjengkang ke tanah dengan mulut, bibir dan tenggorokan pemuda itu jebol dengan apel di batang pohon di tangan Shi Ming yang lainnya.

__ADS_1


Jlebb!


"Song Bu itu putra mahkota dari Kekaisaran Fu, Nona.. Astaga, Anda membunuhnya begitu saja. " kata Xue Yang menelan air liur dengan gemetar terhadap Shi Ming yang menakutkan baginya.


"Dia juga murid dari pangeran bedebah yang luar biasa Aku benci di muka bumi ini. " kata Shi Ming yang sudah melompat dari tempat duduknya lalu menghilang ke arah dalam hutan persegi lima.


"Heiiii... Jangan tinggalkan aku sendirian di sini, di hutan tak ku kenal...! " teriak Beng Loan Ki yang segera mengejar gadis remaja cantik jelita itu.


"Tuan Beng..Tunggu aku juga...!! " teriak Xue Yang telah melesat cepat menyusul keduanya ke arah dalam hutan persegi lima.


Shi Ming ditemukan sedang berhadapan dengan seorang wanita usia tiga puluh delapan tahun yang memegang tombak panjang didepan Shi Ming yang berdiri di atas rumput dengan sikap tenang.


"Bocah iblis, cepat kau kembalikan soal ujian negara Kekaisaran Fu atau kau akan aku tusuk dengan tombak panjangku ini.. " ancam wanita itu dengan tatapannya yang bengis kepada Shi Ming.


"Lien Hiang, kau mencari masalah denganku di istana Kekaisaran Ming usai keluarga Kakakku sudah tuan muda mu musnahkan dengan keji..! Jadi, kau jangan berharap aku akan melepaskan kamu dari pembalasanku.." kata Shi Ming yang segera melesat cepat dengan telapak tangannya itu menyambar tombak panjang di tangan Lien Hiang sampai wanita itu kaget setengah mati melihat tombaknya telah direbut oleh Shi Ming di depannya.


Shi Ming tak memberi kesempatan pada wanita itu untuk memberikan perlawanan terhadapnya karena Shi Ming sudah menusukkan tombak panjang ke rahang Lien Hiang sampai rahang Lien Hiang berlubang.


Jlebb!


"Nona,kau mempunyai permusuhan dengan para anggota keluarga Kekaisaran Fu rupanya.. " kata Xue Yang nada pelan kepada Shi Ming.


"Benar, mereka adalah pengkhianat Kekaisaran Ming yang harus aku basmi sampai ke akar-akar nya dengan tanganku sendiri.. " jawab Shi Ming nada penuh kebencian terhadap para musuh -musuh Kekaisarannya yang menjalin hubungan erat dengan Sheng Kun musuh dari Tuan Muda Zhang rekan seperjuangannya itu.


"Luarbiasa menakutkan sekali gadis ini.. " batin Xue Yang.

__ADS_1


Bersambung!


__ADS_2