
Di depan pintu gerbang masuk ke dalam Ibukota Kekaisaran Fu.Gadis cantik jelita yang selalu membuat pusing kepala Beng Loan Ki dan Xue Yang telah berbicara dengan seorang pemuda lain tak dikenal oleh mereka berdua.
"Ehhh siapakah laki-laki itu yang telah menyapa Nona Shi Ming? " tanya Beng Loan Ki yang telah mengajak Xue Yang untuk menghampiri kedua orang yang sedang bicara di pinggir jalan.
"Nona..! " seru Xue Yang.
Shi Ming yang telah melihat kedatangan kedua orang temannya itu segera memperkenalkan keduanya kepada Zhang Wu Ji pemuda murid dari sekte Hoa San Pai.
"Pendekar Zhang, mereka berdua adalah teman -temanku. Apakah mereka bisa diizinkan untuk ikut bersama kita ke kuil kosong tempat teman- temanmu berkumpul bersama di sana untuk bertemu dengan ku? " Shi Ming bertanya kepada Zhang Wu Ji Pendekar Pedang Naga.
"Ya, tentu saja bisa. Silakan.. " jawab Zhang Wu Ji segera dengan sopan kepada Shi Ming.
Zhang Wu Ji mengajak Shi Ming, Beng Loan Ki dan Xue Yang menemui para sahabatnya yang telah berkumpul bersama di kuil kosong yang terletak di Ibukota Kekaisaran Fu bagian selatan.
"Pendekar Wanita Shi, kami para anggota sekte Hoa San Pai sangat senang sekali dapat jumpa denganmu di kuil kosong ini." kata para anggota sekte Hoa San Pai dengan sikap hormat kepada Shi Ming.
"Baiklah, apa tujuan kalian semua untuk jumpa denganku?" tanya Shi Ming nada agung sekali kepada para anggota sekte Hoa San Pai.
"Membuat kesepakatan bersamamu." jawab Zhang Wu Ji dengan senyuman ramah kepada Shi Ming.
"Hmm kesepakatan bersamaku? Tentang apa ya dan kenapa kalian memilih untuk membuat satu kesepakatan bersamaku? " tanya Shi Ming yang tak mau mempercayai orang-orang di dunia persilatan daratan besar yang dinilainya licik dan picik.
"Ya, tentang mewujudkan mimpi indah seluruh dunia persilatan daratan besar dan kami sangat mempercayai dirimu bisa membantu dunia ini bisa lebih baik daripada sebelumnya. " jawab Zhang Wu Ji tersenyum ramah kepada Shi Ming di depannya.
"Hmm, akan kupikirkan dengan matang sebelum aku mau membuat kesepakatan bersama-sama dengan kalian semua."kata Shi Ming yang tak mudah di taklukkan oleh siapapun di dunia ini.
__ADS_1
"Kau sombong sekali jadi seorang gadis muda seakan-akan kami semua mengemis kepadamu, begitukah??? " tanya semua anggota sekte Hoa San Pai nada tak suka dengan sikap angkuh dari Shi Ming.
"Terserah kalian menilaiku.. Aku tak peduli.." kata Shi Ming nada dingin.
"Kauu?!! "hardik para anggota sekte Hoa San Pai yang nyaris tak bisa menahan rasa marah pada Shi Ming.
" Tahan..! "seru Zhang Wu Ji cepat mencegah para sahabatnya untuk menyerang Shi Ming.
"Kak Zhang, tolong kau jangan terlalu naif dan mudah mempercayai iblis kecil ini." kata salah seorang sahabatnya sambil menatap marah kepada Shi Ming yang berdiri dengan sikap luar biasa tenang di dekat Beng Loan Ki dan Xue Yang.
"Kakak-kakak tenanglah dan sabarkan hati kalian terhadap Nona Shi. "kata Zhang Wu Ji yang telah berdiri di antara Shi Ming dengan para sahabat nya sendiri.
" Baiklah. "jawab para sahabatnya.
"Nona, kami telah mengetahui masalahmu di sini untuk menghancurkan Kekaisaran Fu namun kau takkan pernah bisa menghancurkan mereka jika kamu hanya seorang diri saja, karena itu kami akan membantumu dan sebagai gantinya adalah kamu harus membantu kami untuk membasmi Raja Muda Gu di wilayah Kekaisaran Gu yang juga merupakan tokoh-tokoh yang berbahaya bagi wilayah Kekaisaran Ming dan daratan besar lainnya. Apakah kamu bisa mempertimbangkan kembali usul kami yang ingin membuat satu kesepakatan bersamamu? "
Zhang Wu Ji tersenyum ramah kepada Shi Ming yang menganggukkan kepalanya setelah gadis itu dapat mengendalikan emosinya terhadap para anggota sekte Hoa San Pai yang terlalu memandang rendah dirinya.
"Baik." jawab Shi Ming tegas.
"Baik? "
"Ya, aku mau menjalin persahabatan denganmu saja sebagai satu kesepakatan bersama kita. " jawab Shi Ming tegas kepada Zhang Wu Ji.
"Terimakasih atas kepercayaan yang telah kau berikan kepadaku, Nona Shi. " kata Zhang Wu Ji tersenyum senang dapat menyakinkan Nona Shi Ming yang sangat keras kepala itu.
__ADS_1
"Mmm, Pendekar Zhang pernahkah kau melihat pulau tengkorak yang tersembunyi di perairan laut Selatan daratan besar yang pulaunya itu ada ditengah-tengah perairan laut Utara-Selatan? " tanya Shi Ming usai mereka menyediakan makan malam bersama dengannya di ruangan utama di kuil kosong tersebut.
"Belum, namun aku pernah mendengarnya dari Ketua Sekte Bu Tong Pai sahabat dari Ketua sekte Hoa San Pai kami." jawab Zhang Wu Ji di dekat Shi Ming dengan sikap bersahabat.
"Emmm, ada apakah di pulau itu? Apakah kamu mau menemaniku berlayar ke sana setelah kita menghancurkan Kekaisaran Fu? " tanya Shi Ming yang menyukai sikap gagah perkasa Zhang Wu Ji.
"Baik,Aku pasti akan menemanimu menjalani tugas Mulia di seluruh dunia persilatan daratan besar untuk perubahan yang positif untuk rakyat daratan besar." jawab Zhang Wu Ji yang telah jatuh cinta kepada Shi Ming segera menyetujui permintaan dari gadis itu.
"Terimakasih, Pendekar Zhang.Kalau begitu mari kita segera berangkat ke ibukota Kekaisaran Fu dan menghancurkan Kekaisaran Fu secepatnya ayat kita bisa segera berangkat ke pulau rahasia itu yang tentunya akan diramaikan dengan para tokoh-tokoh di dunia persilatan daratan besar di wilayah Kekaisaran Ming dan sekitarnya." kata Shi Ming yang sudah berdiri di atas lantai dan tangannya telah memegang pedang pusakanya sendiri.
"Baiklah, Nona Shi."kata Zhang Wu Ji yang telah memanggil para anggota sekte Hoa San Pai untuk bersiap-siap menghadapi Kekaisaran Fu di Ibukota Kekaisaran Fu dan Istana Kekaisaran Fu usai Beng Loan Ki membuatkan peta wilayah dalam Ibukota Kekaisaran Fu untuk mereka.
" Aku akan memimpin pasukan dari arah timur Ibukota Kekaisaran Fu. "kata Beng Loan Ki yang telah mendapatkan beberapa orang pasukan di belakangnya.
" Aku dari arah barat Ibukota Kekaisaran Fu."kata Xue Yang semangat.
"Kami dari arah selatan Ibukota Kekaisaran Fu. " kata seluruh anggota sekte Hoa San Pai nada serentak.
"Aku akan menerobos masuk dari arah utara.. " kata Zhang Wu Ji yang telah mendapatkan tugas dari Shi Ming tentukan kepadanya.
"Aku akan langsung menuju ke Istana Kekaisaran Fu yaitu jantung kota Ibukota Kekaisaran Fu.. " kata Shi Ming dengan sikap percaya diri akan kemampuannya dalam berperang melawan para musuh-musuhnya.
"Baik.. Tunggu apalagi.. Mari kita berangkat saja dan hancurkan mereka..! " seru anggota sekte Hoa San Pai lainnya.
Bersambung!!
__ADS_1