
Aku adalah seorang pencuri yang selalu diburu oleh polisi, dan aku menjadi buronan dinegaraku. Aku selalu berpindah pindah tempat, keluar kota, keluar negeri, bahkan aku pernah bersembunyi dihutan selama 3 minggu bukan tanpa sebab aku bersembunyi dihutan, aku melakukan hal itu karena ada 300 polisi yang mengejarku.
Saat itu aku berfikir apakah aku akan tertangkap?, tapi tidak, aku adalah pencuri profesional yang selalu menipu orang kaya, dari pengusaha sukses, artis, seniman, dan masih banyak lagi. Sampai kapanpun polisi tidak akan pernah menangkapku, karena aku memiliki 4 rekan yang mempunyai kemampuan yang sangatlah dibutuhkan.
Bagiku pekerjaanku adalah tambang emas yang tidak akan habis sama sekali. Hari ini aku menipu seorang seniman dan mencuri lukisan yang harganya bermiliyaran. Pencurianku sukses bersama rekanku dan menjualnya di Italia. Namaku Kim Hyoo Soo, aku memiliki tubuh tinggi, dada kekar, tangan sedikit berotot, kulit putih, rambut lurus, mata yang sedikit berwarna kecoklatan.
Saat aku masih SMA aku sangat dekat dengan teman temanku namun setelah aku menjadi anak broken home, aku menjadi anak yang pendiam dan selalu menyendiri. Terkadang aku sampai meminun banyak sekali alkohol, aku juga seorang perokok dan aku selalu membolos saat sekolah.
Guruku sering memanggilku dan orang tuaku tetapi aku sering membuang atau membakar surat panggilan yang diberikan kepadaku.Aku tidak peduli yang dikatakan guruku kepadaku jika guruku menasehatiku aku hanya akan mendengarkannya dan menjawab "ya" kata kata itu yang sering kupakai jika guruku memanggilku. Setelah aku lulus aku menguasai dunia sebagai seorang pencuri. Aku datang ke Amerika untuk mencuri lukisan tersebut bersama rekanku.
"Masuk dan menyamarlah sebagai seorang polisi dengan itu tidak akan ada yang mencurigaimu" ucap salah satu rekanku melalui telefon.
__ADS_1
"aku akan segera masuk kesana" balasku kepada temanku dan menutup telefonnya.
Aku masuk kedalam bersama salah satu rekanku yang bernama Jung Soo Bin.Dia memiliki tubuh yang kurus, tinggi, kulit berwarna putih, bibir sexsy, mata yang berwarna kehitaman, wajah imut, dan dia tidak pandai betarung, meski tidak pandai dalam hal seni bela diri tetapi dia sangatlah ahli dalam ilmu teknologi aku mengajaknya untuk menyamarkan jejak kami agar kami tidak ketahuan oleh polisi yang berjaga. Akhirnya kami masuk dan melancarkan aksi pencurian kami diAmerika dan membawa lukisan mahal itu.
"Berapa banyak polisi yang ditugaskan?" tanyaku kepada Soo bin dan berjalan menuju ketempat lukisan yang disimpan.
"Ada 25 polisi yang ditugaskan masing masing dari mereka mempunyai alat pelacak" jawab Soo bin dengan melihat ipad yang ia pegang.
"Memangnya kau bisa menahan polisi sendirian?" tanya Soo bin dengan ragu kepada Hyoo soo.
"Hei, kau meremehkanku?, aku pernah menghadapi 300 polisi sendirian, jadi jangan takut" jawab Hyoo soo yang memperlihatkan keberaniannya menghadapi polisi.
__ADS_1
Saat kami hampir masuk kami ditanyai oleh seorang polisi dan menyuruh kami menunjukkan paspor kami.
"Kalian polisi yang ditugaskan?" tanya polisi yang menjaga pintu masuk tempat lukisannya disimpan.
"Iya kami polisi yang ditugaskan" jawab Hyoo soo dengan menunjukkan sedikit senyuman.
"Berikan paspor kalian" ucap polisi tersebut dengan meminta paspor milik Hyoo soo dan Soo bin.
"Ini silahkan" balas Hyoo soo dengan memberikan paspor miliknya dan Soo bin.
"Ah,baiklah silahkan masuk" ucap polisi itu setelah melihat paspor kami dan memberikan paspor kami lagi.
__ADS_1
Aku dan Soo bin masuk, Soo bin yang mengambil lukisannya, dan aku yang menahan polisinya.