
Setelah berlari selama 2 hari semua orang sampai di gunung Yeong Wonhan, ada juga yang biasa saja, dan ada yang ternganga karena kehabisan nafas. Chae Yang yang mempimpin memerintahkan untuk beristirahat selama 15 menit saja, setelah waktu istirahat habis semua anggota menuju puncak gunung Yeong Wonhan. Saat Hyoo Soo memalingkan pandangannya kearah lain ia melihat orang yang pernah menolongnya dan menghampiri orang tersebut. Hyoo Soo berniat untuk mengetahui siapa namanya dan akhirnya pun mereka berkenalan.
(Hyoo Soo memalingkan pandangannya dari Chae Yang dan melihat orang yang pernah menolong dirinya, Hyoo Soo berjalan kearahnya).
"Permisi" Hyoo Soo meminta perhatian dari orang yang pernah menolongnya.
"Kau yang pernah kutolong itukan" orang itu menatap Hyoo Soo dengan wajah datar dan tenang.
"Maaf sebelumnya aku belum mengenalmu, jadi namaku Kim Hyoo Soo kalau namamu siapa?" tanya Hyoo Soo dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Ah benar juga kita belum berkenalan, namaku Park Yoo Ha" jawab Yoo Ha tersenyum ramah.
"Salam kenal, ngomong ngomong kau memilih kelompok apa?" tanya Hyoo Soo.
"Aku memilih kelompok Golden Theard" jawab Yoo Ha.
"Huh?, Golden Theard?" Hyoo Soo bingung.
"Kelompok ksatria pendekar nomor satu" jelas Yoo Ha.
"Oh... hah? nomor satu?" Hyoo Soo kaget.
__ADS_1
"Ya itu tidak aneh karena dia memiliki kemampuan yang hebat".
"Waktu istirahat kalian sudah selesai pergilah ke puncak gunung Yeong Wonhan!!" perintah Chae Yang.
"Baik" jawab semua serentak.
Semua anggota berjalan menuju puncak gunung yang memiliki suhu -15 derajat celcius, perlahan tapi pasti, itu yang dilakukan semua yang ada di gunung untuk mencoba ke puncak gunung. Lama kelamaan suhunya semakin rendah, hanya berjalan beberapa km saja sudah membuat tubuh menggigil, beberapa saat kemudian ada badai salju yang datang. Saking dinginnya suhu di gunung Yeong Wonhan banyak yang menggunakan kekuatan pinjaman, bagi anggota baru seperti Hyoo Soo yang belum mengetahui bagaimana caranya meminjam kekuatan ia hanya bisa menahan dinginnya suhu. Pada saat yang bersamaan Yu Ra memanggil kekuatan pinjaman dari dewa untuk melawan dinginnya suhu dan membuat Hyoo Soo seketika kaget.
Hyoo Soo kebingungan bagaimana anggota baru seperti Yu Ra dapat meminjam kekuatan, karena Hyoo Soo ingin tahu bagaimana caranya untuk meminjam kekuatan, Yu Ra hanya menjawab singkat dan meninggalkannya. Karena tidak kuat menahan dinginnya suhu Hyoo Soo hampir putus asa dan menyerah, tetapi tidak berselang lama kemudian ia mengingat pendekar naga merah. Hyoo Soo memiliki tujuan untuk menanyakan mengapa dirinya harus menghentikan pendekar naga hitam, dan sebenarnya siapa pendekar naga merah itu. Ia mulai bangkit dari rebahnya dan mulai berfikir bagaimana ia akan melewati badai salju dengan suhu yang menusuk tubuh hingga sampai kedalam.
Saat beberapa detik kemudian dia ingat bahwa ia memiliki kekuatan api, dan yang menjadi halangannya adalah dirinya tidak bisa mengendalikannya dengan benar. Hyoo Soo mulai fokus dengan mengambil langkah pertama yaitu kuda kuda dan melanjutkan dengan keadaan tenang, beberapa saat kemudian api keluar dengan membalut tubuhnya. Saat ia membuka matanya justru ia kaget karena dirinya mampu mengendalikannya. Tanpa basa basi dia langsung berlari secepat mungkin untuk mengejar ketertinggalannya, disaat yang bersamaan dia melihat kakinya. Seketika matanya terbelalak, ia melihat salju yang ia injak mencair dan saat dirinya melangkahkan kaki dari satu tempat ke tempat lain saljunya datang kembali. Bagaimana mungkin salju yang cair bisa kembali seperti sedia kala.
"Bagaimana mungkin salju yang telah mencair bisa kembali seperti semula?, jadi ini yang menjadi alasan mengapa gunung ini dikenal dengan gunung Yeong Wonhan" Hyoo Soo yang tidak percaya apa yang ia lihat.
"Kalian sudah berjuang sampai kepuncak dengan susah payah, jika tidak ada imbalannya pasti sangat menyebalkan. Jadi kita akan ke pemandian air panas yang ada didalam gua" ucap Chae Yang santai.
"Huh?, ada pemandian air panas ditempat seperti ini?" salah satu orang tidak percaya.
"Mengagumkan sekali" sahut lainnya.
Semuanya masuk kedalam gua untuk menikmati hangatnya air didalam, ternyata benar didalam airnya sangat pas dan menyegarkan.
__ADS_1
"Wah... menyegarkan sekali airnya, dan kehangatannya sangat pas" puji Yu Ra yang menikmati pemandian.
"Hei kau salah satu anggota Gajah Hitam yang barukan, kedatanganmu mengaketkan sekali lo" Yun Ka ramah.
"Ah iya sebanarnya komanda Hye Hwa sudah mengatakan akan ada yang menjemputku, sayangnya aku menolak karena aku harus mampir ke suatu tempat" jelas Yu Ra.
"Jadi begitu ya namaku Sang Yun Ka" Yun Ka berkenalan dengan Yu Ra.
"Namaku Sung Yu Ra" Yu Ra mengulurkan tangan dan berjabat tangan dengan Yun Ka.
Disisi lain Hyoo Soo yang menikmati pemandian air panas dengan yang lainnya ditempat yang berbeda.
"Rasa lelahku sekarang telah terbayarkan, rasanya nyaman sekali" Hyoo Soo santai.
"Aku tidak menyangka kalau kau bisa menggunakan elemen api untuk melindungimu dari suhu sedingin itu, kau sangat hebat" puji Lee Yoo.
"Benar kau sangat hebat bahkan kau bisa mengalahkan seorang senior seperti Lee Yoo" sahut Ya Ru.
"Apa katamu?, kau mengajak berkelahi?" Lee Yoo terpancing emosi.
"Tenanglah disini jadi berisik sekali" Ran Lee santai membaca buku.
__ADS_1
Setelah berjalan cukup jauh dan mengistirahatkan tubuh dipemandian air panas, Chae Yang memerintahkan semuanya untuk kembali ke lembah naga lagi. Sesampainya di lembah naga Chae Yang mengizinkan semuanya untuk kembali ke markas masing masing. Sesampainya dimarkas Gajah Hitam semua anggota langsung beristirahat karena sudah malam, komandan Hye Hwa ternyata sedang meminum alkohol dan merokok dengan santainya. Komandan Hye Hwa hanya menyambut dengan kata yang sangat singkat dan menyuruh semua anggotanya untuk segera tidur. Karena semuanya sudah lelah berjalan selama 2 hari, semuanya segera ke kamar masing masing dan tidur.
Saat pagi sudah tiba Hyoo Soo mulai bergegas untuk mengambil ember dan menyirami tanaman yang ada dibelakang markas, Hyoo Soo bolak balik ke sungai dan kembali ke kebun. Saat mengambil air ke 5 kalinya dia berhenti sejenak dan melatih kekuatannya agar terus berkembang dan semakin kuat, Hyoo Soo mengingat pelatihan yang diberikan kakek misterius pada waktu mereka bertemu saat perjalanannya ke markas Gajah Hitam. Dirinya duduk bersila di sebuah batu yang ukurannya lumayan besar dengan tangan diletakkan di lutut dan berkonsentrasi, ia ingat kakek itu mengatakan harus berteman dengan alam. Dengan begitu dirinya bisa menyerap kekuatan sedikit demi sedikit.