
Dilain sisi teman teman Hyoo Soo berusaha melawan tikus tanah yang kian banyak, disaat saat terpojok tiba tiba semua tikus tanah berhenti bergerak dan melarikan diri. Hae Rin mengajak semuanya keluar dari gua, setelah memakamkan Pendekar Suci Matahati Agung Hyoo Soo mencari jalan keluar dari gua. Berjalan hampir dua jam lamanya ia beristirahat di tempat yang lumayan gelap.
Terdengar suara seseorang yang memainkan nada sedih dengan suaranya di suatu tempat, penasaran dan ingin menanyakan jalan keluar ia mencari sumber suara tersebut. Sesampainya ia di sana terlihat seorang anak kecil duduk di dahan pohon yang sangat rindang dengan daun berwarna oren kemerahan, berpakaian serba merah terang serta terdapat garis garis di dekat leher dan tangan berwarna hitam, rambut berwarna putih berlian, mata berwarna oren kekuningan.
Hyoo Soo bertanya kepada anak itu apakah ia tahu dimana jalan keluar dari gua itu, anak itu turun dari dahan dan menghampiri Hyoo Soo. Ia berdiri di depannya sembari memandang wajah Hyoo Soo yang kebingungan, anak itu melempar Hyoo Soo ke dalam danau yang ada di dekat pohon rindang yang memiliki air yang sangat jernih dan tenang. Lee Yoo mengajak untuk beristirahat sejenak setelah berlari mencari jalan keluar.
Untuk mengisi tenaga mereka semua beristirahat sejenak terlebih lagi jalan keluar masih belum ditemukan, Yee Ju mengeluarkan sesuatu dari tas yang ia bawa. Itu adalah ramuan untuk mengembalikan energi yang hilang, Lee Yoo yang sudah sangat kelelahan langsung merampas ramuan tersebut dari tangan Yee Ju dan langsung meminumnya. Lee Yoo seketika berteriak karena ramuan racikannya sangat pahit.
Yee Ju mengatakan jika ingin melakukan sesuatu dipikirkan terlebih dahulu sebelum bertindak, Hae Rin menyuruh semuanya segera tidur. Esok harinya Yu Ra yang terlelap tidur memeluk sesuatu, sesuatu yang berbulu dan lembut. Yu Ra terbangun dari tidurnya dan berteriak sangat keras sampai membangunkan yang lain, yang Yu Ra peluk ialah seekor rubah disampingnya.
"Kenapa rubah ini ada di dekatku?!!" Yu Ra kaget.
"Rubah itu bisa kita jadikan bahan makanan" mata Yoo Ji berbinar binar.
__ADS_1
"Apa dia juga siluman?" tanya Lee Yoo kepada yang lain.
"Rubah itu adalah siluman, tetapi mengapa rubah itu mendekatimu?" tanya Hae Rin kepada Yu Ra dengan tatapan curiga.
"A-aku sama sekali tidak tahu!!" Yu Ra yang jadi panik.
"Bagaimana kalau kita santap rubah itu?, aku akan memasak rubah itu untuk kalian" tawar Yoo Ji.
"Ah, tidak perlu repot repot" tolak Yun Ka mentah mentah.
Monster yang ada di Hutan Terlarang adalah makhluk pinjaman dari Pendekar yang memperebutkan buah persik, setelah tuannya meninggal mereka tidak bisa kembali ke tempat asalnya karena tidak di bebaskan oleh tuannya. Alasan itulah mengapa monster yang ada di Hutan mengamuk, Yu Ra bertanya bagaimana bisa Hyoo Soo mengetahuinya, Hyoo Soo menjawab bahwa dia menemukan buku dari Pendekar Legenda terdahulu.
Ran Lee tidak peduli dengan apa yang sudah terjadi, yang dia mau ia ingin keluar dari Hutan dan segera mengambil buku baru di perpustakaan Lembah Naga karena buku yang dia bawa sudah selesai dibacanya. Yun Ka mengatakan bukankah setelah itu mereka harus berhadapan dengan siluman Raja Hutan, Hyoo Soo menjawab itu tidak diperlukan, penasaran dengan ucapan Hyoo Soo Yu Ra bertanya apa yang sudah terjadi pada dirinya.
__ADS_1
Ia hanya tersenyum dan mengajaknya kembali, setelah keluar dari gua Hyoo Soo melihat pohon buah persik dan tersenyum. Di dahan pohon buah persik anak yang Hyoo Soo temui tadi duduk di sana, yang sudah terjadi oleh Hyoo Soo saat ia tercebur ke dalam danau. Hyoo Soo pingsan dan tersadar serta anak kecil tadi memandangi Hyoo Soo di sampingnya, ia bertanya mengapa dia menceburkan dirinya ke dalam danau.
Anak kecil tadi hanya menjawab bahwa dia kira Hyoo Soo adalah penyusup, mendengar ucapannya membuat Hyoo Soo bingung. Anak kecil itu memperkenalkan dirinya, nama anak itu adalah Ha Mi. Dia adalah Raja Hutan Terlarang, Hyoo Soo yang mendengar ucapan Ha Mi terkejut bukan main tidak percaya anak kecil seperti Ha Mi adalah Raja Hutan Terlarang.
Ha Mi menceritakan semua yang terjadi di Hutan Terlarang, awalnya Hutan Terlarang adalah tempat yang ditumbuhi oleh banyak tanaman yang berguna. Tempat yang indah, udara sejuk yang membuat hati dan pikiran menjadi tenang, seiring berjalannya waktu Hutan ini menjadi permukiman warga. Beberapa tahun kemudian tumbuhlah pohon yang memiliki buah yang sangat enak dan kaya akan serat serta dapat membantu seorang Pendekar yaitu buah persik.
Penasaran dengan buah persik dan namanya yang sudah menyebar luas banyak orang yang menginginkan buah tersebut, sayangnya pohon buah persik tidak tumbuh banyak sehingga diperebutkan. Pada akhirnya terjadilah pertumpahan darah, warga yang tinggal juga turut dibantai oleh pemburu buah persik. Mayat mayat yang berserakan serta makhluk pinjaman dari dunia iblis maupun dewa tidak dapat kembali ke tempat mereka yang seharusnya.
Hyoo Soo mengajukan pertanyaan, berarti Ha Mi adalah makhluk pinjaman juga. Ha Mi mengatakan bahwa dia bukanlah makhluk pinjaman seperti monster yang lainnya, dia adalah roh dari alam baka karena permintaan dari makhluk makhluk yang tidak bisa kembali ke tempat asalnya untuk menemani mereka yang ada di Hutan Terlarang. Beberapa saat hening terdengar, Hyoo Soo mengajukan sebuah ide. Jika seorang Pendekar menginginkan makhluk pinjaman, mengapa Hutan Terlarang tidak di jadikan tempat untuk memiliki makhluk pinjaman.
Dengan begitu makhluk penghuni Hutan akan menemukan tuan mereka yang baru, selain itu penduduk desa yang tinggal tidak jauh dari Hutan akan mendapat pengunjung sehingga penduduk desa bisa membuat penginapan atau toko agar mendapat penghasilan. Dirinya akan memberitahu kepada penduduk agar menyebarkan berita itu agar menarik perhatian dari banyaknya pendekar dari segala penjuru yang ingin menaklukkan makhluk pinjaman.
Ha Mi yang berdiri di atas pohon buah persik berterima kasih kepada Hyoo Soo karena telah menolongnya, mereka semua kembali ke Lembah Naga serta menyebarkan kabar bahwa Hutan Terlarang adalah tempat untuk menaklukkan makhluk pinjaman.
__ADS_1
Mohon maaf bila ada kesalahan kata maupun alur cerita. Sekedar info bahwa PENDEKAR NAGA MERAH ini part 1 telah tamat, untuk part 2 akan segera terbit. Mohon maaf sebesar besarnya๐๐๐.