
Sesampainya di kamar Hyoo Soo
"Ini kamarmu" Yu Ra yang membuka pintu kamar Hyoo Soo.
"Jadi ini kamarnya, kenapa di sini tidak ada AC?" tanya Hyoo Soo dengan kebingungan karena tidak ada AC.
"Apa itu AC?" tanya Yu Ra balik karena tidak mengenal AC.
"AC adalah mesin pendingin ruangan, jika kau gerah kau bisa menyalakannya agar kau tidak merasa gerah lagi" jelas Hyoo Soo.
"Disini tidak ada kami menggunakan angin alami dari alam. Aku akan pergi untuk membelikan pakaian untukmu jadi tunggulah di sini" ucap Yu Ra melangkah keluar.
Yu Ra pergi untuk membelikan pakaian untuk Hyoo Soo karena ia tidak mempunyai pakaian. Disisi lain Hyoo Soo berkeliling perguruan lembah naga. Dia berjalan jalan seakan tempat itu adalah rumahnya sendiri.
Saat ia berjalan jalan ia menemukan sebuah ruangan terpencil ruangan itu terlihat seperti tempat sakral yang sangat di hormati. Karena merasa penasaran dengan tempat itu ia masuk ke dalam dan melihat banyak benda yang kuno. Ia mengambil salah satu benda yang tidak bisa di pegang orang lain.
Sebuah pedang yang menancap di batu yang usianya sudah ratusan tahun. Dia mengambil pedang itu dengan mudahnya tanpa kesulitan sedikit pun. Karena Hyoo Soo mencabut pedangnya dari batu, pedang itu mengeluarkan cahaya yang bersinar terang.
"Apa apaan pedang ini?" Hyoo Soo yang kebingungan karena pedang itu mengeluarkan cahaya dan menaruhnya kembali ke tempat semula. "Semoga saja tidak ada yang melihat kejadian ini huft..." dengan nafas lega.
Tidak sengaja Dong Rim yang melihat kejadian itu langsung terbelalak karena tidak percaya apa yang ia lihat.
"Itu tidak mungkin, bagaimana bisa dia mencabut pedang legenda dengan sangat mudah?" ucap Dong Rim yang tidak percaya. "Kemampuan apa yang ia miliki".
Tiba tiba Ha Ri datang dengan mengagetkan Hyoo Soo yang sedang khawatir karena peristiwa tadi. Ha Ri mengatakan bahwa ada sesuatu yang bersinar dari sana sehingga ia pergi ke tempat sakral itu.
"Hyoo Soo" panggil Ha Ri yang mengagetkan Hyoo Soo.
"Ha Ri?, kenapa kau bisa ke sini?" tanya Hyoo Soo yang sempat kaget dan khawatir.
"Tadi aku melihat ada sesuatu yang bersinar disini jadi aku pergi untuk melihatnya" jawab Ha Ri. "Tadi kau juga melihatnyakan, kaukan berada disini".
"Apa?, tidak, aku tidak melihat apapun" Hyoo Soo dengan khawatir jika ia ketahuan.
__ADS_1
"Oh jadi begitu ya, ngomong ngomong kenapa kau bisa berteman dengan Yu Ra?" tanya Ha Ri yang ingin tahu.
"Ah begini sebenarnya aku tersesat di hutan lalu aku menemukan tempat ini jadi, aku pergi ke sini" jelas Hyoo Soo.
"Oh jadi begitu" Ha Ri dengan senyum tipis.
"Em, kalau boleh tahu ini pedang apa?" tanya Hyoo Soo ingin tahu.
"Pedang ini adalah pedang milik pendekar naga merah, dia juga yang membangun perguruan ini untuk tujuan mencari orang yang mampu menggunakan pedang ini dengan sempurna dan untuk menghentikan pendekar naga hitam" jelas Ha Ri.
"Bagaimana kita bisa tahu kalau kita penerus pedang ini?" tanya Hyoo Soo lagi dengan ingin tahu.
"Pedang ini tidak bisa di cabut dari tempatnya, kecuali penerus yang di pilih pendekar naga merah sendiri, sudah banyak orang yang mencobanya, dari seorang kaisar, rakyat jelata, hingga murid yang ada disini pun tidak bisa mencabutnya" jelas Ha Ri.
"Jadi begitu ya" ucap Hyoo Soo dengan memandang pedang itu dengan hormat.
"Hyoo Soo!!" panggil Yu Ra dengan nada membentak kasar. "Sudah ku bilang jangan pergi kemana mana" Yu Ra dengan kesal. "Ini aku membelikannya untukmu"
"Ganti pakaianmu dan berisaplah untuk bertemu guru barumu" Yu Ra dengan memerintah.
"Kalau begitu aku ganti pakainku dulu ya Ha Ri,Yu Ra" Hyoo Soo dengan berjalan menuju ke pintu keluar.
"Dasar anak itu" Yu Ra dengan tersenyum manis.
Hyoo Soo pergi ke kamarnya dan mengganti pakaian. Setelah mengganti pakaian ia tidak sengaja bertemu Dong Rim. Dong Rim yang melihat Hyoo Soo dengan tatapan mengerikan miliknya membuat Hyoo Soo merasa takut.
Dong Rim menanyakan apa yang ia lakukan di tempat sakral tadi. Hyoo Soo terpaksa membohongi Dong Rim karena ia merasa takut dan kaget melihat apa yang ia lihat tadi saat di ruang sakral.
(Hyoo Soo yang berjalan dengan melihat pakainnya tiba tiba langkahnya terhenti karena Dong Rim menghalangi jalannya)
"Apa yang kau lakukan tadi?" tanya Dong Rim dengan tatapan mengerikan miliknya.
"Me-memangnya apa yang aku lakukan?" Hyoo Soo melihat Dong Rim merasa takut. "Waktu itu aku hanya lewat dan aku menemukan tempat sakral dan kuno lalu aku mampir"
__ADS_1
"Hyoo Soo" panggil Yu Ra. "Sudah ku bilang jangan lama lama ayo ikut aku, aku permisi dulu kak Dong Rim"
Yu Ra mengajak Hyoo Soo untuk bertemu dengan gurunya. Hari ini adalah hari dimana Hyoo Soo menerim tugas dari perguruan lembah naga. Yang membuat Hyoo Soo kebingungan adalah, Hyoo Soo belum mempelajari apa pun di sana dan juga misi di perguruan sangat membingungkan.
Ruang khusus guru
"Namamu Kim Hyoo Soo" ucap pemimpin lembah naga sesampainya ia di sana.
"Benar saya Kim Hyoo Soo" Hyoo Soo sedikit malu malu.
"Mulailah misimu hari ini" pemimpin lembah naga dengan ekspresi wajah judes.
"Apa?" Hyoo Soo yang kaget. " Maksud saya bukan begitu, maksud saya bagaimana saya bisa mengerti misinya, saya murid baru jadi, saya tidak mengerti apa apa" jelas Hyoo Soo yang keberatan.
"Aku tahu kalau kau murid baru tapi ini misi pertamamu. Yang akan membimbingmu adalah Kang Ji Kyung" jelas pemimpin lembah naga. "Bimbinglah dia Kang Ji Kyung".
"Baik" jawab Ji Kyung. " Ikutlah denganku akan aku tunjukkan tugas pertamamu".
Hyoo Soo pergi dengan Kang Ji Kyung yang memiliki tubuh kurus, kulit putih seperti mayat hidup, mata imut, bibir merah, bulu mata seperti seorang perempuan, akan tetapi ia sangat sangar.
Hyoo Soo memulai misinya dari sebuah desa kecil, desa tersebut tidaklah asing baginya desa itu adalah desa Geum. Ji Kyung menyuruhnya untuk mengatasi masalah di desa itu seorang diri tanpa bantuan Ji Kyung.
"Selesaikan misimu di sini" perintah Ji Kyung.
"Apa?, maksudmu aku harus menyelesaikan misi ini sendiri" Hyoo Soo yang kaget dengan perkataan Ji Kyung.
"Kau harus bisa menyelesaikannya sendiri" Ji Kyung yang pergi dengan tiba tiba.
"Dia pergi cepat sekali, aku harus bagaimana?, ini misi yang sangat membingungkan" Hyoo Soo yang tengah kebingungan.
Ji Kyung yang membuat Hyoo Soo kebingungan akhirnya ia pergi mengelilingi desa Geum untuk mencari sumber masalah. Hyoo Soo mencari tahu kenapa desa Geum menjadi sangat miskin sampai sampai desa itu seperti bekas desa yang telah di tambang kekayaannya.
Saat Hyoo Soo berada di sebelah timur desa Hyoo Soo melihat sesuatu yang tidak manusiawi. Ia melihat orang orang yang tergeletak tak berdaya karena kelelahan. Mereka di paksa terus menerus bekerja tanpa henti.
__ADS_1