
Seorang laki laki berkaca mata tengah menanyakan beberapa pertanyaan kepada Yong Ra, "Apa kau tahu sesuatu tentang Pendekar Bintang Hitam?, apa yang mereka lakukan?, pergerakan apa yang telah mereka siapkan?".
Yong Ra terdiam sejenak, "Mengerikan. Disana hanya ada orang orang tak berhati saja, setahuku mereka tengah mengumpulkan sesuatu yang bernama batu permata, dan aku pernah mendengar bahwa mereka akan mengincar desa yang memiliki batu permata"
(Yong Ra saat berada di tempat persembunyian Pendekar Bintang Hitam)
Yong Ra yang terkapar lemah mendengar pembicaraan salah satu anggota Pendekar Bintang Hitam, "Aku dengar ke-6 pemimpin memerintahkan untuk pergi ke desa dimana ada batu permata di sana".
"Jika itu benar ayo kita habisi semua orang yang tinggal di desa itu, berani sekali mereka membawa batu permata" sahut lainnya.
"Sudahlah jangan dibahas aku sedang tidak bersemangat" sahut lainnya.
"Hm, kalau begitu mereka mengincar batu permata ya. Seperti kabar yang di dengar, apa kau tahu berapa banyak batu permata yang mereka kumpulkan?" tanya laki laki berkaca mata.
"2" jawab singkat Yong Ra.
"Syukurlah mereka hanya mendapat dua batu permata saja, jika mereka menginginkan mata bulan harus mengumpulkan 12 batu permata. Selain itu harus ada seseorang yang menjadi wadah untuk membangkitkan mata bulan, aku yakin mereka akan melakukannya dalam waktu yang lama" batin laki laki berkaca mata.
"Kalau begitu aku permisi maaf sudah mengganggu istirahat anda" dengan berjalan keluar.
Beralih ke anggota Gajah Hitam yang tengah berada di masa pemulihan, beberapa saat kemudian anggota Benang Emas datang. Mereka tidak lain adalah Yoo Ha dan beberapa anggota lainnya,mereka berniat menjenguk anggota Gajah Hitam. Mereka juga membawa buah tangan yaitu, buah buahan.
"Apa kau baik baik saja?" tanya Yoo Ha dengan berjalan ke arah Hyoo Soo.
__ADS_1
Hyoo Soo tersenyum sedikit sinis dan bersemangat, "Aku baik baik saja bagaimana dengan dirimu?".
"Aku juga sama" jawab Yoo Ha.
"Maaf kami datang ke sini tanpa memberitahu kami mendengar bahwa kalian melawan Pendekar Bintang Hitam" ucap laki laki berkaca mata yang tadi menanyai Yong Ra.
"Tidak apa apa kami juga merasa senang jika kalian datang" ucap Yun Ka ramah.
"Apa benar Hyoo Soo telah melawan Pendekar Bintang Hitam?, tidak, itu tidak mungkin dia tidak mungkin melawan Pendekar Bintang Hitam" pikir Yoo Ha.
Hyoo Soo menatap Yoo Ha dan berkata bahwa ia telah melawan Pendekar Bintang Hitam, semua anggota Benang Emas sempat kaget. Semua anggota Benang Emas menahan tawa meski pun tidak terlihat, anggota Gajah Hitam senior tahu maksud dari mereka menahan tawa. Yu Ra marah karena mereka tetapi Hyoo Soo menyuruhnya agar diam saja dan tidak mempedulikan anggota Benang Emas itu.
Beberapa hari telah berlalu semua anggota diperintahkan untuk datang ke Lembah Naga termasuk dengan anggota Gajah Hitam meski pun mereka belum pulih total. Pendekar Agung ingin mengucapkan terima kasih karena sudah melawan Pendekar Bintang Hitam, awalnya semua kelompok tidak percaya dengan kabar bahwa anggota Gajah Hitam melawan Pendekar Bintang Hitam.
Semua yang berada di sana kaget tidak percaya Hyoo Soo yang mengambil batu permata terlebih lagi dia adalah anggota baru di Lembah Naga, Yoo Ha juga melihatnya sampai melongo tidak percaya. Ternyata perkambangan Hyoo Soo sangat pesat itu yang dipikirkan oleh semua orang yang berada di sana.
Hyoo Soo mampu mengambil batu permata disaat melawan orang berdahi kristal, orang berdahi kristal saat itu membawa salah satu batu permata. Tidak lupa bahwa dirinya adalah pencuri profesional alasan itulah dia dapat mencurinya tanpa diketahui, setelah itu semua kembali kepada aktivitas mereka masing masing. Yoo Ha yang melihat kemampuan Hyoo Soo saat ini dia tidak ingin sampai kalah Yoo Ha berniat berlatih sekeras mungkin.
Hyoo Soo sudah mengetahui apa yang akan Yoo Ha lakukan setelah melihat apa yang ia lakukan tadi, Hyoo Soo sangat yakin bahwa dia akan berlatih lebih keras. Dengan penuh semangat Hyoo Soo juga tidak ingin tertinggal dan ingin melampui Yoo Ha, dirinya pergi di dekat sungai. Hyoo Soo mencoba menggunakan sayap api untuk berlatih.
Hyoo Soo menyerap energi alam sebanyak mungkin di bawah pohon, kakek datang dengan menyiram air di kepala Hyoo Soo.
Kakek duduk dengan santainya di dahan pohon sembari menyiram air ke kepala Hyoo Soo, "Apa sedang hujan?!".
__ADS_1
"Aku dengar kau melawan Pendekar Bintang Hitam kau hebat sekali" puji kakek dengan mata sipitnya dan tersenyum.
"Apa kakek tidak bisa datang tanpa menyiram air ke kepalaku?!!" Hyoo Soo yang amarahnya meledak ledak.
"Aku ingin melihat kau menggunakan sayap apimu tunjukkan kepadaku" pinta kakek.
"Iya" jawab singkat Hyoo Soo yang amarahnya sudah padam dan wajahnya sangat senang.
Elemen api : Eternal Flame Wings
(Hyoo Soo membakar hutan)
Hyoo Soo turun ke bawah, "Bagaimana dengan kemampuanku kakek?".
"Sayap api memiliki 3 tingkat seharusnya dia baru tingkat satu, tetapi dia langsung berada di tingkat dua?. Anak ini sepertinya memiliki kemampuan yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang" pikir kakek.
"Kenapa kakek justru melamun?, ah.... aku tahu mengapa kakek melamun, apa kakek terpana dengan kekuatanku?" tanya Hyoo Soo dengan percaya diri.
"Kekuatanmu lumayan tetapi masih di bilang lemah" jawab kakek.
Kakek mengatakan agar dirinya berlatih sayap api untuk terus meningkatkan kekuatannya dan menjelaskan bahwa sayap api memiliki 3 tingkat, yang pertama adalah sayap api yang bisa membakar semua dan meledakkan sesuatu, yang kedua adalah sayap api abadi yang saat ini digunakan Hyoo Soo, dan yang terakhir adalah sayap dewa api. Kakek menyuruh Hyoo Soo untuk mempelajari ketiganya karena dengan mempelajari ketiganya akan menghasilkan kekuatan yang sangat besar.
Kakek menyarankan agar dirinya mempelajari tingkat pertama karena mudah untuk dipelajari, dengan penuh semangat Hyoo Soo mulai mempelajarinya. Awalnya ia pikir itu sangatlah mudah sayangnya tingkat pertama membutuhkan banyak tenaga dalam, sebab dia akan menggunakan kekuatan api dan menyatukannya dengan angin untuk menyerang dan meledakkan lawan. Hyoo Soo yang dari tadi fokus untuk mempelajari tingkat pertama dan kakek malah tiduran sembari melihat Hyoo Soo berlatih kekuatannya.
__ADS_1