
"Jika seperti itu aku pun tidak mungkin bisa menyelesaikannya seorang diri" gumam Yu Ra.
"Oh ya ngomong ngomong kenapa kau membawakanku makanan?" tanya Hyoo Soo.
"Karena kau ini murid kak Ji Kyung dia sangat keras melatih muridnya jadi aku merasa sedikit kasihan kepadamu" jelas Yu Ra.
"Jadi begitu ya" Hyoo Soo yang sedikit meratapi nasibnya karena menjadi murid Ji Kyung.
(Ji Kyung yang duduk di atas pohon dengan menikmati pemandangan)
"Muridmu itu terpilih menjadi pendekar naga merah" Ji Kyung yang memikirkan perkataan Dong Rim.
"Cih, jadi dia ya penerusnya. 50.000 tahun, waktu yang sangat lama, kenapa Hyoo Soo terpilih?" ucap Ji Kyung di hatinya.
"Ji Kyung" panggil seseorang dari belakang.
"Ha Ru, ada apa?" tanya Ji Kyung.
"Kenapa kau duduk disana?" tanya balik Kim Ha Ru, dia orang yang lemah lembut, baik hati, penyayang, dan ramah.
"Apa itu penting bagimu?" tanya balik Ji Kyung.
"Ah bukan begitu aku membawakan anggur segar untukmu" Ha Ru ramah.
"Pergilah dari sini aku tidak tertarik untuk memakan apa pun" Ji Kyung yang menolak dan mengusir.
"Ba- baiklah" Ha Ru memasang ekspresi sedih dan pergi dari tempatnya berdiri.
"Tunggu" Ji Kyung mencegah Ha Ru pergi. "Aku akan memakannya".
(Ha Ru melihat Ji Kyung dengan pipi yang memerah)
"Ji Kyung, akhirnya dia mau menerima sesuatu yang kuberi" ucap Ha Ru didalam hatinya dengan melihat Ji Kyung dan mata berkaca kaca.
Sejak dulu Ji Kyung adalah seorang yang dingin dan tidak peduli dengan siapa pun. Ha Ru menyukai Ji Kyung karena itulah dia selalu memperhatikan Ji Kyung meski dirinya ditolak berkali kali olehnya. Pelajaran yang diberikan Ji Kyung kepada Hyoo Soo membuatnya sampai kehabisan tenaga, akan tetapi ia tidak menyerah meski membutuhkan waktu yang sangat lama baginya untuk mengisi kolam itu.
Setelah selesai beristirahat dan mengisi perutnya ia kembali ke sungai untuk mengambil air. Saat perjalanan ke sungai jalannya terhenti karena ia melihat sesuatu. Dia melihat sekelompok orang membawa paksa anak anak untuk dijadikan seorang budak. Hyoo Soo juga melihat orang tua anak anak itu menangis karena mereka tidak rela anak anaknya dijadikan budak.
__ADS_1
Peristiwa yang sangat tidak enak dipandang itu pun membuat dada Hyoo Soo terasa terbakar. Ia berjalan menuju ke arah orang orang itu dan menghentikan apa yang telah sekelompok orang itu perbuat. Karena Hyoo Soo mengganggu orang orang itu Hyoo Soo berkelahi.
"Hei!!" teriak Hyoo Soo yang meminta perhatian dari semua orang disana.
"Siapa kau?, pergilah dari sini jika kau tidak mau mati" ancam salah satu sekelompok orang orang tak berhati itu.
Lepaskan mereka jika kau masih menyayangi nyawamu" Hyoo Soo yang balik mengancam.
"Ternyata ada serangga ya" ledek ketua orang orang itu.
"Hajar dia" perintah ketua mereka.
"Baik" jawab serentak anak buahnya.
Hyoo Soo dan sekelompok orang itu bertarung habis habisan di sana. Karena Hyoo Soo berasal dari lembah naga dan seorang pencuri profesional ia dapat mengalahkannya dalam sekejap. Setelah menyelesaikan urusannya di sana Hyoo Soo kembali ke misinya untuk mengambil air di sungai.
Karena Hyoo Soo kelelahan dia terus menerus berteriak dan mengeluh. Sampai sampai semua orang di lembah naga merasa terganggu oleh Hyoo Soo. Karena Hyoo Soo berteriak sangat keras membuat Yu Ra geram, dan pada akhirnya dia di hajar oleh Yu Ra.
"Ha... kenapa aku harus mengerjakan tugas ini!!!!" teriak Hyoo Soo mengeluh.
"Diamlah bodoh!!" Yu Ra memukul kepala Hyoo Soo.
"Aduh kenapa kau memukul kepalaku" Hyoo Soo yang tersungkur di tanah.
"Karena suaramu itu semua orang terganggu tahu" Yu Ra yang emosinya meledak ledak.
"Kenapa kau menyalahkanku?, memangnya tidak boleh untuk berteriak?" Hyoo Soo yang balik memarahi Yu Ra. "Dasar nenek peyot".
Cih, apa katamu?" Yu Ra dengan ekspresi mengerikan. "Dasar bodoh!!" dengan menendang Hyoo Soo.
"Maaf" Hyoo Soo yang tersungkur di tanah lagi.
Tidak berselang lama Dong Rim datang. Dong Rim mengajak Hyoo Soo ke tempat lain untuk menanyakan apa yang ia lakukan saat di tempat sakral, Hyoo Soo mengatakan hal yang sama seperti saat ia ditanya waktu itu. Dong Rim yang terlihat sedikit marah dengan jawaban Hyoo Soo ia mencurigainya dengan tatapan dingin.
"Waktu itu saat ada cahaya dari tempat sakral kau ada di sanakan?" tanya Dong Rim dengan wajah datar tatapan dingin.
"Hah?, apa?, oh waktu itu aku hanya lewat kok" jawab Hyoo Soo dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
__ADS_1
"Tapi kau melihatnyakan?" tanya lagi Dong Rim.
"Apa?, tidak aku benar benar tidak melihat apa apa di sana" Hyoo Soo dengan tersenyum menutupi kebohongannya.
"Hei anak manja" panggil Ji Kyung dari arah belakang Hyoo Soo.
"Ji Kyung?" Hyoo Soo yang melihat Ji Kyung yang bingung karena dia di belakangnya.
"Sudah waktunya kau kembali berlatih" Ji Kyung dengan tatapan sinis seperti biasa.
"Ah baiklah aku akan ke sana" Hyoo Soo dengan berjalan menuju ke kolam dan mengambil ember.
"Jika kau macam macam dengannya aku akan membunuhmu" ancam Ji Kyung.
"Kenapa kau mengancam diriku?, aku tidak akan mengganggu murid spesialmu" Dong Rim dengan tatapan dingin.
Setelahnya Hyoo Soo kembali mengambil air ke sungai, Ji Kyung juga mengawasi Hyoo Soo. Saat ia tengah berjalan menuju sungai ada seseorang yang menghalangi jalannya. Orang itu tidak lain adalah murid dari kelompok White Rhino.Tujuan mereka mencegah Hyoo Soo dan agar Hyoo Soo gagal dalam misinya.
(Tiba tiba ada seseorang datang dengan cepat)
"Lihatlah dia, ternyata dia sedang berusaha menyelesaikan latihannya, hei kau pergilah dari lembah naga dan jangan pernah ke sini lagi" usir orang itu yang terlihat sangat kuat dan sedikit menakutkan.
"Siapa kau?, kenapa kau menyuruhku pergi dari sini?" tanya Hyoo Soo dengan tatapan sinis.
"Apa?, kau tidak mengenalku? namaku Do Han Ru aku adalah murid terkuat di lembah naga" jawab Do Han Ru, ia memiliki tubuh tinggi kurus, mata tajam, kulit putih pucat menakutkan.
"Aku tidak mengenalmu pergilah dari sini" Hyoo Soo mengusir.
"Berani sekali kau mengusirku, kau ini membuat diriku muak. Bagaimana, kalau kita bertarung saja" ajak Han Ru dengan mengepalkan kedua tangannya.
"Aku tidak memiliki waktu bermain main denganmu pergilah dari sini" Hyoo Soo yang berusaha mengusir.
"Sepertinya dia ketakutan" ucap salah satu temannya yang memiliki tubuh pendek dan gemuk.
"Tentu saja dia ketakutan melihat diriku apa lagi jika dia melihat kekuatanku pasti dia akan berlari ketakutan. Jika kau ingin pergi ke sungai lawanlah diriku terlebih dahulu jika kau menang ku boleh pergi, dan jika aku yang menang kau harus menjadi pembantuku selama 1 bulan" tantang Han Ru.
"Hah, sepertinya kalian nekat juga ya, baiklah aku terima tantangan kalian" Hyoo Soo memasang wajah serius miliknya.
__ADS_1