
Hyoo Soo memulai perjalanannya ke markas Black Elephent, selama diperjalanannya dia juga berlatih cara menggunakan kekuatannya yang bangkit itu dengan sempurna. Dia belajar menguatkan fisik juga agar dia tidak lemah soal fisik, saat diperjalanannya dia bertemu dengan putri angkuh yang ada dihutan waktu itu. Sayangnya ia lupa kalau dirinya pernah bertemu dengan seorang putri yang sombong.
Putri angkuh itu ternyata berlatih pedang agar bisa membalaskan dendam kakaknya kepada desa Geum dan Hyoo Soo. Karena Hyoo Soo adalah seorang yang pelupa dan tidak terlalu fokus pada sesuatau ia melanjutkan perjalanannya. Saat sudah tengah malam ia beristirahat didekat sungai yang memiliki suara air yang tenang, saat ia memakan bekalnya ia bertemu dengan kakek misterius yang pernah ia temui saat dihutan gelap itu lagi.
Tujuan kakek itu bertemu Hyoo Soo adalah, ia ingin mengajari Hyoo Soo menggunakan kemampuannya yang baru bangkit dan memberitahu semua tentang pendekar yang pernah ada. Kakek misterius itu menceritakan semua pendekar terdahulu yang pernah ada, karena Hyoo Soo adalah seorang yang bertipe tidak mau mendengarkan perkataan orang lain ia justru mengabaikannya dan tidur. Tetapi kakek itu menceritakan salah satu pendekar yang memiliki sejarah panjang yaitu, pendekar naga merah.
"Apa kau mau mendengar kisah pendekar naga merah?" tawar kakek.
"Apa?, pendekar naga merah?" Hyoo Soo yang sempat kaget dan terbangun dari rebahnya.
"Beliau adalah orang yang sangat pemberani, beliau telah mengalahkan banyak orang jahat. Beliau hanyalah seorang rakyat jelata yang tidak mempunyai apa apa, akan tetapi hatinya mengarah untuk membantu banyak orang. Beliau belajar ilmu bela diri sejak usia yang masih terbilang anak anak, banyak orang yang menertawakan dirinya saat sudah memasuki usia remaja. Akan tetapi tekadnya untuk membantu sesama tidak tergores sedikit pun beliau terus berusaha dan berusaha" cerita kakek.
Kakek melanjutkan ceritanya, "Sampai akhirnya ia harus melawan manusia berhati iblis yaitu pendekar naga hitam".
"Pendekar naga hitam?" Hyoo Soo yang seperti ingat nama itu.
"Pendekar naga hitam adalah orang yang telah berhasil menghancurkan sebagian besar dunia, akan tetapi pendekar naga merah mampu untuk menghentikannya. Beliaulah yang membebaskan negeri ini, bukan, bukan negeri ini tapi dunia ini, sayangnya pendekar naga hitam memiliki jalan lain untuk menguasai dunia ini" sambung cerita kakek.
"Jalan lain?" Hyoo Soo tidak mengerti.
"Aku ingin kau melatih kekuatanmu itu denganku, aku akan mengajarimu" kakek mengalihkan pembicaraan.
"Benarkah?" Hyoo Soo bersemangat.
"Iya" jawab kakek singkat.
__ADS_1
Karena kakek misterius itu menawarkan diri untuk melatih Hyoo Soo, ia mau untuk mempelajari kemampuan baru. Kakek itu mengalihkan pembicaraan karena ia tidak mau Hyoo Soo mengetahui lebih dalam tentang pendekar naga merah dan pendekar naga hitam. Hyoo Soo adalah anak yang berusaha keras dan berbakat dalam waktu yang singkat ia mampu mempelajari jurus baru walau pun belum bisa digunakan dengan baik.
Saat pagi telah tiba kakek misterius itu menghilang entah kemana, dan meninggalkan sebuah surat dari daun. Kakek itu mengatakan bahwa ia telah pergi saat Hyoo Soo tertidur setelah kelelahan berlatih. Karena kakek misterius itu pergi Hyoo Soo juga kembali ke perjalanannya untuk ke markas Black Elephent. Saat matahari sudah sampai di atas kepala ada dua orang yang datang untuk menjemput Hyoo Soo seperti yang dikatakan Hye Hwa saat di tempat ujian kemarin. Mereka adalah senior Hyoo Soo nanti, mereka diperintahkan oleh Hye Hwa untuk menjemput dirinya.
Setelah bertemu dengan Hyoo Soo mereka membawa Hyoo Soo ke markas, karena mereka adalah seorang senior mereka memanggil sesuatu yang sangat aneh. Mereka memanggil makhluk yang entah namanya akan tetapi mereka jinak, ternyata itu adalah makhluk pinjaman. Makhluk pinjaman adalah makhluk yang berasal dari dunia lain, hanya seseorang yang memiliki ilmu tingkat tinggi saja yang bisa melakukannya. Pendekar yang memiliki ilmu tingkat tinggi bisa memanggil makhluk atau kekuatan yang luar biasa dari dunia dewa maupun dunia iblis sekalipun.
Untuk memanggil makhluk tersebut membutuhkan kekuatan dan kemampuan untuk mengendalikan makhluk itu dengan baik. Apabila tidak bisa mengendalikannya dengan baik, orang yang memanggil makhluk itu akan binasa karena menjadi santapan makhluk itu karena telah memanggilnya dengan paksa. Sesampainya Hyoo Soo dimarkas Gajah Hitam dia memperkenalkan dirinya kepada semua anggota, akan tetapi anggota Gajah Hitam adalah seseorang yang berandalan, mereka mengacuhkan Hyoo Soo karena tidak mendengarnya.
"Salam kenal namaku Kim Hyoo Soo" Hyoo Soo dengan meminta perhatian.
"Aku ingin sekali meminum banyak alkohol" ucap seorang wanita yang mabuk karena alkohol.
(Ada seseorang yang tertidur, ada juga yang bertarung habis habisan, ada juga yang membaca buku dengan tenangnya, ada juga yang sibuk dengan meneliti, ada juga yang mabuk karena alkohol, ada juga yang belajar memasak, ada juga yang membuat patung).
(Semuanya langsung menghentikan aktivitas
mereka)
"Komandan!!" sambut semuanya dengan berlari dan memeluk Hye Hwa.
"Kapten apakah anda membawa alkohol untukku?" tanya seorang wanita, ia memiliki mata kebiruan, rambut berwarna merah delima dan bergelombang, bibir sexsy, mata hangat ramah.
"Dasar, kita memiliki anggota baru hei bocah perkenalkan dirimu" perintah Hye Hwa.
"Baik, namaku Kim Hyoo Soo umurku 19 tahun" Hyoo Soo memperkenalkan diri.
__ADS_1
"Wah... ternyata kau masih muda ya" wanita pemabuk tadi mendekati Hyoo Soo dengan gaya menggoda.
"Namaku Sang Yun Ka"
"Kalau namaku Choi Ran Lee" sahut Ran Lee, ia memakai kacamata, kurus, rambut berwarna kecoklatan, kutu buku, dan dingin.
"Namaku Jung Yoo Ji" sahut Yoo Ji ia memiliki tubuh kecil seperti anak anak yang berumur 13 tahun, ia selalu belajar bagaimana cara memasak, imut dan memakai topi yang manis, mata berwarna ungu ke merah jambuan.
"Namaku Chan Yee Ju" sahut Yee Ju, ia memiliki hobi meneliti sesuatu yang baru dan unik, rambut pendek sekitar 20 cm, memakai kacamata, keren, terlihat seperti seorang yang jenius"
"Namaku Kang Lee Yoo" sahut Lee Yoo yang tadi bertarung dengan anak kecil, ia memiliki wajah seperti seorang petarung yang luar biasa, memiliki luka goresan di pipi, akan tetapi keren.
"Namaku Sang Ya Ru" sahut Ya Ru ia anak yang tadi bertarung dengan Lee Yoo, Ya Ru memiliki tinggi tubuh sekitar 148,6 cm, selalu bersemangat melakukan berbagai hal.
"Namaku Choi Yee Gi" sahut Yee Gi yang sedang fokus membut patung, memakai baju yang kusut dan berkeringat karena bekerja menyelesaikan patung, rambut berwarna coklat, mata hitam kehijauan, terlihat seperti seorang pembuat patung profesional.
"Salam kenal semua. Em... kalau dia siapa?" tanya Hyoo Soo dengan menunjuk seseorang yang tengah tertidur.
"Dia Kim Yang Soo, karena dia adalah seseorang yang sangat menyukai tidur, hari ini tidak ada misi yang kami kerjakan jadi kami bersenang senang" jelas Ya Ru.
"Tapi dimana anggota yang satunya?, komandan bilang ada dua anggota baru" tanya Yun Ka.
"Aku tidak tahu, mungkin dia akan sampai kesini nanti atau besok" jelas Hye Hwa.
Setelah kami memperkenalkan diri tiba tiba ada seseorang yang mengetuk pintu dengan kerasnya yang membuat kebisingan, saat Lee Yoo hampir membuka pintu, pintunya justru rusak karena ditendang seseorang. Ternyata orang itu adalah komandan dari Red Goose, dia datang karena memiliki urusan dengan komandan Hye Hwa.
__ADS_1