
Hyoo Soo berusaha menghentikan orang itu, ia datang dan menyerangnya dengan melemparkan pedang yang ia bawa sebelum meninggalkan Yu Ra yang menunggu Yun Ka siuman. Orang itu dengan mudahnya menghindar meski pun terlihat terkejut, orang berjubah hitam itu sudah menyadari bahwa dirinya diawasi.
"Kau hebat juga bisa menemukanku" orang berjubah hitam itu tenang.
"Tentu saja karena singa singa itu meraung dengan sangat keras!!!" Hyoo Soo kesal.
"Kau lucu juga bocah bagaimana kalau aku menghajarmu. Tenang saja aku bukanlah seorang pendekar seperti dirimu" orang mencurigakan itu santai.
"Huh?, lalu bagaimana caranya kau bisa menanamkan kekuatan sebesar itu pada singa yang ada di hutan?" tanya Hyoo Soo.
"Hahahahah!!" tawa orang itu.
"Dengarkan aku bocah, tidak semua orang bisa menjadi pendekar seperti dirimu, tetapi dengan kekuatan pinjaman dari dewa maupun iblis kau bisa melebihi orang biasa dan menghancurkan musuh yang ada dihadapan dengan sesukamu. Semua pendekar yang ada didunia adalah sampah!!, kalian tidak memikirkan kami rakyat jelata dan kalian juga bertindak semena mena kepada kami hanya karena kami orang yang lemah!!!"
"Apa maksud perkataanmu itu?" tanya Hyoo Soo.
"Seorang pendekar berhati batu seperti kalian seharusnya musnah, matilah kau sekarang juga" orang berjubah hitam itu menatap Hyoo Soo dengan tatapan haus darah.
Elemen tanah : Land Giant
(Raksasa tanah yang berukuran sangat besar)
Elemen api : Fire Storm
(Hyoo Soo membuat badai api)
"Apa?!!, seranganku tidak mempan?" Hyoo Soo mulai panik.
"Tenang tenanglah. Kenapa semenjak aku datang kesini semua usahaku gagal!!".
"Bagaimana pendapatmu tentang kekuatanku ha?" tanya orang itu dengan berdiri dipundak raksasa tanah miliknya.
"Jangan sombong dulu!!, aku masih memiliki kekuatan yang lain tahu!!" Hyoo Soo sok kuat.
"Tapi kekuatan apa yang ku punya?, kekuatan yang kumiliki hanya itu saja aku belum mempelajari kekuatan baru".
__ADS_1
"Kalau begitu perlihatkan kepadaku, dan aku akan memperlihatkan kekuatan orang biasa kepada pendekar rendahan sepertimu" ejek orang itu dengan santai dan ekspresi haus darah.
Hyoo Soo memejamkan matanya dan mulai berfikir dengan tenang, perlahan lahan dia melakukan kuda kuda, tidak lama kemudian api mulai membara ditubuhnya. Hyoo Soo melakukan gerakan secepat mungkin dengan apinya dan ia berhasil mengenai pipi kiri orang tersebut, bukannya merasakan rasa sakit justru orang misterius itu tertawa dengan kerasnya. Orang itu mengeluarkan kekuatan yang jauh lebih besar dari sebelumnya, Hyoo Soo hanya mampu menghindar dan menghindar, tiba tiba orang itu melesat tepat dibelakangnya.
Dan membuat ledakan yang lumayan besar, karena ledakan itu tanah yang ada dihutan bergetar. Ledakan yang sangat besar itu membuat tubuh Hyoo Soo terbaring ditanah, terlebih lagi dia sudah kehabisan tenaga karena berlatih didekat sungai tadi. Tanpa peringatan Yu Ra datang dengan sangat cepat bersamaan dengan daun yang terjatuh akibat diterpa angin.
Yu Ra datang untuk menolong Hyoo Soo, sebelum melakukan apa apa Yu Ra menginjak injak Hyoo Soo karena ia merasa sangat khawatir kepada dirinya.
"Payah.....!!!, kenapa selalu sok kuat....!!!" Yu Ra menginjak injak Hyoo Soo.
"Hei tubuhku sakit semua!!" keluh Hyoo Soo yang masih rebah ditanah.
"Dia bukan pendekar, aku bisa merasakan dari aura yang bersumber darinya. Tetapi, bagaimana orang biasa seperti dirinya bisa memiliki kekuatan sebesar itu?" Yu Ra curiga.
(Yu Ra mengambil pedang yang ada dipinggulnya dan bersiap menyerang)
Pedang cahaya : Light Slash
(Raksasa yang ada dihadapannya langsung terbelah menjadi dua dan hancur)
"Bagaimana kalau ini!!".
Elemen air : Tombak air
(Dengan cepatnya tombak air datang dengan cepat)
Elemen api : Fire Storm
(Hyoo Soo menghentikan semua tombak)
"Terima kasih sudah menolongku" Yu Ra agak malu dengan pipi memerah dan mengatakannya dengan suara yang sangat pelan.
"Kau bilang apa?" Hyoo Soo tidak mendengar.
"Aku tidak mengatakan apa apa tetap fokus" Yu Ra fokus.
__ADS_1
"Hyoo Soo gunakan pedang ini, aku mengizinkanmu untuk menggunakannya. Aku akan mengendalikanmu dengan formasi burung biru dan gunakan kekuatanmu untuk menyerangnya sekuat tenaga".
"Baik" ucap Hyoo Soo singkat.
(Yu Ra mengendalikan Hyoo Soo dengan formasi burung biru, dengan cepat kilat Hyoo Soo ada dibelakang orang itu dan menyerangnya menggunakan pedang Yu Ra. Orang itu rebah tak berdaya).
"Kita berhasil" wajah Yu Ra nampak sangat ceria dan senang.
"Pedang ini bukan pedang sembarangan" ucap Hyoo Soo didalam hatinya.
Orang itu hanya tersungkur tak berdaya, secara tiba tiba aura yang sangat pekat dan gelap keluar dari tubuhnya. Dan mengeluarkan kekuatan yang sangat besar.
(Didalam ingatan orang itu)
"Tolong tolong tolong kami" salah satu warga berlari tunggang langgang.
"Ibu ibu hiks.... ibu bangun bu aku ada disini bangun bu" seorang anak menangisi ibunya yang sudah tidak bernyawa.
(Orang misterius itu berlari ke rumahnya disaat usianya masih anak anak)
"Ayah ibu!!!" teriak orang berjubah itu disaat masih anak anak.
Dia mengingat kenangan yang sangat pahit
ketika warga desa dan keluarganya dibantai oleh seorang pendekar yang entah dari mana asalnya dan mengambil barang barang yang berharga. Dari hari yang menyakitkan itu dirinya memiliki dendam yang sangat besar dan haus darah dari seorang pendekar, dirinya memang sengaja untuk menanamkan kekuatan kepada semua singa dihutan. Agar warga desa meminta bantuan kepada seorang pendekar.
Tanpa peringatan orang tersebut menyerang Yu Ra yang sedang lengah hingga menimbulkan luka dibagian perut sebelah kiri dan melemparnya sangat jauh. Hyoo Soo bangkit dari rebahnya ditanah dan membuat dirinya sangat murka, tanpa disadari dia bisa mengeluarkan kekuatan baru yang dia pelajari saat disungai.
"Akan kubalas kau, tega teganya kau menyiksa singa dihutan, menyerang warga yang tak bersalah, dan menyerang teman temanku!!" Hyoo Soo bangkit dari rebahnya.
Elemen api : Tendangan singa api
(Hyoo Soo melompat ke langit dan menendang orang itu hingga tersungkur ditanah tak berdaya)
Orang itu kali ini dia benar benar sudah kalah dan tidak bisa bangkit kembali, Hyoo Soo menggendong Yu Ra ke tempat Yun Ka dan membawa mereka ke desa untuk meminta pertolongan. Hyoo Soo juga menyerahkan orang tersebut kepada kepala desa, ia meminta agar dirinya tidak dihukum berat karena Hyoo Soo yakin ada sesuatu yang menjadi alasan sehingga orang itu melakukan perbuatan sekejam itu.
__ADS_1
Setelah 2 hari lamanya Yu Ra bangun dari pingsannya akibat luka diperut yang cukup parah, Yun Ka juga sudah siuman 1 hari yang lalu. Masalah yang ada di desa Pyeonghwa kini sudah selesai, semua singa kembali normal seperti sedia kala. Hyoo Soo, Yun Ka, Yu Ra kembali ke lembah naga, sebelum mereka kembali warga menawarkan untuk merayakannya bersama semua orang yang ada didesa. Sayangnya mereka menolak dan harus segera kembali.