
Hyoo Soo pergi ke sungai untuk mengambil air, sebenarnya ia ingin istirahat karena kejadian semalam dan ia lelah karena berjalan ke lembah naga. Akan tetapi karena ia merasa takut kepada Chae Yang ia terpaksa melakukannya dengan hati yang tidak ikhlas. Sepanjang perjalanannya ia hanya bergumam dan menggerutu tidak jelas, bahkan sesekali ia berteriak sangat keras dia berkata "Ini melelahkan!!".
Saat ia kembali ke lembah naga dari sungai ia mampir ke sebuah desa yang terpencil karena ia merasa sedikit lapar akhirnya ia datang ke desa untuk membeli makanan. Hyoo Soo tidak percaya apa yang ia lihat di desa itu ia melihat semua orang di desa di jadikan seorang prajurit entah itu wanita, pria, anak anak yang tidak bersalah pun ikut merasakannya. Orang orang itu melakukannya karena akan berperang melawan sebuah desa yang memiliki banyak prajurit.
Oleh sebab itu mereka melakukan pemaksaan, mereka bahkan tidak segan untuk melakukan kekerasan, orang orang yang tidak bersalah hanya dijadikan seorang pejuang dipertempuran karena untuk memenuhi keinginan raja yang memimpin. Karena merasa kasihan ia pergi ke desa untuk menghentikan perbuatan orang orang jahat itu. Sebelum ia sampai, ia bertemu dengan seorang perempuan, perempuan itu mengatakan yang sebenarnya kepada Hyoo Soo.
"Siapa kau?" tanya Hyoo Soo yang melihat seorang perempuan menggendong kayu di punggungnya, ia memakai pakaian sederhana layaknya seorang rakyat jelata, menguncir rambutnya, kulit kuning langsat, mata berwarna ke hitam kecoklatan, tinggi.
"Apa kau berniat untuk pergi kesana?" tanya perempuan itu.
"Memangnya kenapa?, mereka tidak memiliki hati manusia, apa kau tega melihat orang yang tak bersalah diperlakukan seperti itu?" Hyoo Soo yang mulai terpancing emosi.
"Jika kau berniat pergi kesana kau bisa mati. Sebenarnya kami mencoba memberitahu ksatria pendekar, tapi mereka belum datang juga" jelas wanita itu. "Ngomong ngomong aku belum memperkenalkan diriku kepadamu, namaku Park In Yoo".
"Namaku Kim Hyoo Soo" Hyoo Soo juga memperkenalkan dirinya.
Setelah dari sana ia kembali ke lembah naga dengan membawa dua ember yang penuh air untuk mengisi kolam. Disisi lain putri angkuh yang pernah Hyoo Soo lihat saat di desa Geum adalah adik dari raja Choi Sang Hoon, putri sombong itu memiliki dendam pada desa Geum dan juga orang yang telah mengembalikan semangat semua warga untuk melawan kakaknya hingga kakaknya tewas.
"Kakak" Putri sombong itu menangis di dekat jendela dengan merapatkan giginya dan mengepalkan tangannya.
"Siapa orang yang melakukan ini kepada kakakku?, orang itu harus mati".
"Orang orang yang telah membunuh yang mulia raja adalah warga desa Geum. Akan tetapi ada seseorang yang mempersatukan semua warga untuk memberontak baginda" jelas panglima kerajaan putri sombong itu.
"Cari orang itu dan hukum dia mati!!" perintah putri itu dengan nada tinggi.
__ADS_1
Selain itu Hyoo Soo kembali ke lembah naga, ia bertanya kepada Chae Yang apa itu ksatria pendekar. Saat Chae Yang mendengar ucapan Hyoo Soo tentang ksatria pendekar, ia langsung menertawakannya sampai terbahak bahak. Ia menertawakan Hyoo Soo karena ia tidak mengetahui apa itu ksatria pendekar, untuk apa ia masuk ke perguruan lembah naga jika ia tidak mengetahui ksatria pendekar.
"Kak Chae Yang" panggil Hyoo Soo.
"Ada apa?" tanya Chae Yang yang sedang duduk di kantin dan meminum alkohol.
"Apa itu ksatri pendekar?" tanya Hyoo Soo dengan polosnya tidak tahu.
(Semua orang memperhatikan Hyoo Soo dan menghentikan aktivitas mereka di kantin)
Awalnya Chae Yang memerhatikan Hyoo Soo lalu ia tertawa, "Hahahahaha".
"Kau lucu sekali bocah lemah, kau tidak tahu apa itu ksatria pendekar akan tetapi kau belajar di lembah naga, hahahaha" Chae Yang yang tidak percaya.
"Ksatria pendekar adalah ksatria yang membela keadilan dan menolong orang yang lemah, tapi untuk mencapai semua itu sangat sulit".
Chae Yang memperhatikan Hyoo Soo, "Wajah yang bagus, tapi jika kau ingin menjadi ksatria pendekar kau harus mengikuti ujian terlebih dahulu. Setiap murid baru akan mengikuti pelatihan dasar seperti dirimu dan mereka juga mendapatkan seorang pembimbing pribadi, dan guru pembimbingmu adalah Ji Kyung".
"Kalau begitu aku akan berlatih dengan keras dan menjadi ksatria pendekar" semangat Hyoo Soo.
"Sepertinya kau mendapat murid yang menjanjikan Ji Kyung" ucap Chae Yang didalam hatinya.
"Bagaimana caranya agar aku bisa mengikuti ujian ksatria pendekar?" tanya Hyoo Soo.
"Jika kau ingin mengikuti ujian itu dengan kemampuan rendahan kau bisa mati, apa Ji Kyung pernah mengatakan sesuatu sebelum kau mengisi kolam itu?" tanya balik Chae Yang.
__ADS_1
"Ah... soal itu... oh iya aku ingat dia mengatakan jurus yang pertama aku pelajari adalah elemen api" jawab Hyoo Soo.
"Jadi isilah kolam itu dengan segera, waktu ujian itu dimulai enam buan lagi" Chae Yang yang meminum alkohol.
"Apa?!!!, enam bulan?, bagaimana aku bisa mengisi kolam itu selama enam bulan?" Hyoo Soo kaget karena perkataan Chae Yang.
"Jika kau tidak sanggup lebih baik kau pergi dari sini" Chae Yang menatap Hyoo Soo sinis dengan nada mengusir.
"Sialan, aku tidak akan mundur aku akan menjadi ksatria pendekar" semangat Hyoo Soo yang membara di dadanya dan berlari mengambil ember dan pergi ke sungai.
"Majulah terus murid lemah" dukung Chae Yang di dalam hatinya.
Karena waktu yang sangat tipis dan kolam yang besar langkah Hyoo Soo tidak berhenti secepat itu, ia bergegas dan tidak menyerah meskipun mustahil baginya untuk mengisi kolam itu seorang diri. Dirinya melatih tubuhnya sampai kelelahan, akan tetapi ia tidak mengistirahatkan tubuhnya. 2 bulan telah berlalu ia masih bekerja keras untuk menyelesaikan tugasnya.
Ia bertekad kuat untuk menjadi ksatria pendekar agar bisa melindungi orang orang yang lemah. Fisik Hyoo Soo semakin kuat saja, ototnya mulai membentuk sempurna, dan saat sampai di tengah hutan ia bertemu lagi dengan kelompok White Rhino. Kelompok itu kembali dan menantang Hyoo Soo bertarung.
"Wah wah, ternyata sudah 2 bulan berlalu ya, dan tubuhmu terlihat sangat kekar. Bagaimana kalau kita adu kekuatan saja?" ajak Han Ru.
"Aku sedang sibuk lebih baik kau pergi dari sini" usir Hyoo Soo dan meunujukkan wajah serius.
"Teman teman, aku takut kepadanya selamatkan aku, hahahaha" ejek Han Ru.
"Kenapa kau tidak mau ha?, apa kau takut pecundang?" tantang Han Ru dan mengejek Hyoo Soo mengibas ngibaskan pantatnya.
"Baiklah mari kita mulai" Hyoo Soo menyetujui tantangan Han Ru.
__ADS_1
Mereka bertarung tanpa memberi kesempatan, sayangnya Hyoo Soo adalah murid baru di lembah naga jadi ia belum mengerti kekuatan dan gaya bertarung seorang ksatria pendekar. Hyoo Soo dikalahkan dengan cepatnya dan ia rebah di tanah, Han Ru tidak memberikan kesempatan Hyoo Soo berdiri kembali. Han Ru menginjak injak tubuh Hyoo Soo dan menyuruhnya untuk meminta maaf kepada dirinya dan bersujud dikaki Han Ru.