
Didalam Mobil
"Kapan kita akan mencuri pengusaha itu?" tanya Soo Bin dengan melihat ipadnya.
"Aku dengar dia akan pergi ke Prancis untuk sebuah urusan, bagaimana kalau kita mencegahnya saat perjalanan ke bandara" ucap Dong Hwa dengan menyetir mobil.
"Hm, di bandara ya, em.... Iya itu bagus juga tapi kita harus menyusup ke sana" ucap Young Jin yang setuju dengan pemikiran Dong Hwa.
"Kalau begitu aku, Soo Bin, Young Jin akan kesana"ujar Hyoo Soo
"Aku dengar dia mempunyai penjagaan yang ketat, bawalah juga Eun Hee" ucap Dong Hwa.
"Baiklah, Eun Hee akan mengikuti kami" ucap Young Jin.
"Lalu Dong Hwa?" tanya Soo Bin yang ingin tahu tugas Dong Hwa.
"Dong Hwa....." jawab Young Jin dengan bingung dengan tugas Dong Hwa.
"Aku akan ikut kalian" ucap Dong Hwa dengan santai.
"Eh?, kau akan ikut?" tanya Hyoo Soo dengan ragu.
"Iya, aku akan ikut bersama kalian tapi hanya sampai di luar karena, aku akan mengawasi gerak gerik mereka" jawab Dong Hwa tanpa ragu dan tersenyum.
"Ah, ini dia kemampuan tersembunyi Dong Hwa yang sangat jarang kita lihat" ucap Young Jin dengan tersenyum sangat ingin melihat kemampuan Dong Hwa yang sangat jarang dilihat.
"Iya kau benar, dia memiliki mata yang sangatlah hebat" goda Eun Hee dengan tersenyum.
"Sudah sudah jangan berlebihan" ucap Dong Hwa dengan tersenyum malu.
(Kami pun juga ikut tersenyum)
Sesampainya di apartemen.
"Pengusaha sukses Han Dong Seok akan pergi ke bandara hari senin tanggal 16 juli bersama keluarga kecilnya ke Prancis ada urusan apakah ia ke Prancis?, ini dia alasannya" ucap seorang pengacara melalui saluran televisi.
"Mengapa anda ingin ke Prancis?" tanya seorang wartawan kepada Han Dong Seok.
"Kami akan pergi berlibur, dan aku memiliki beberapa urusan pekerjaan di Prancis" jawab Han Dong Seok dengan tersenyum.
"Ada urusan apakah ia ke Prancis?" tanya Young Jin kepada kami yang tengah menonton berita di televisi.
"Aku dengar dia bekerja sama dengan pengusaha lain di Prancis" jawab Soo Bin yang tengah duduk di depan laptop dengan menjelajahi internet.
"Oh, jadi begitu ya. Tidak heran juga kalau dia sangat kaya dan terkenal sampai sampai dia bekerja sama dengan pengusaha lain di Prancis" ucap Dong Hwa dengan kagum.
Didalam kamar Hyoo Soo
"Huah......." Hyoo Soo yang meluap karena mengantuk.
"Ini jam berapa?" Hyoo Soo dengan melihat ke arah jam dinding.
"Eh, ternyata sudah larut malam ya. Ternyata ini sudah malam" ucap Hyoo Soo dengan memasang wajah mengantuk.
Tok Tok
(Eun Hee dengan mengetuk pintu kamar Hyoo Soo yang terbuka)
"Kau belum tidur?" tanya Eun Hee dengan berdiri di depan pintu.
"Ah belum" jawab Hyoo Soo dengan tersenyum meski terlihat wajahnya yang mengantuk.
"Bagaimana kalau kita minum dulu?" ajak Eun Hee dengan berjalan menuju ke arah Hyoo Soo.
"Kenapa tidak" jawab Hyoo Soo dengan tersenyum.
Di dapur
(Eun Hee menuangkan bir ke gelas)
"Ini minumlah" ucap Eun Hee dengan memberikan gelas yang berisikan bir kepada Hyoo Soo.
"Terima kasih" ucap Hyoo Soo yang berterima kasih kepada Eun Hee.
__ADS_1
"Bersulang" ajak Eun Hee yang ingin bersulang dengan Hyoo Soo.
Ting
"Apa aku boleh bertanya?" tanya Eun Hee setelah meminum bir di tangannya.
"Bertanya soal apa?" jawab Hyoo Soo yang ingin tahu Eun Hee ingin menanyakan apa.
"Aku ingin tahu masa kecilmu" ucap Eun Hee dengan tersenyum tipis dan mata yang sedikit melamun.
"Ah, masa kecilku ya. Masa kecilku, tidak terlalu menyenangkan untuk di dengar" ucap Hyoo Soo dengan tersenyum dan menunjukkan ekspresi wajah yang sedikit sedih.
"Tapi aku akan sangat senang mendengarnya" ucap Eun Hee dengan tersenyum meyakinkan.
(Hyoo Soo melihat Eun Hee dengan tersenyum)
"Dulu keluargaku sangat bahagia, kami hidup dengan penuh senyuman, kami hidup tanpa tangisan, dan pada akhirnya Ayahku di pecat dari perusahaan yang terkenal, itu bukanlah kesalahan Ayahku, tapi, teman baik Ayahku sangat membenci Ayah. Karena teman Ayah itu sangat mencintai Ibuku. Setelahnya Ayah meminjam uang dengan bunga yang sangat besar untuk menyelamatkan kariernya diperusahaan, Ibu sudah melarangnya tapi, Ayah tidak menghiraukan perkataan Ibu. Pada akhirnya keluarga kami rusak, setiap hari Ayah dan Ibu bertengkar karena selalu ditagih hutang. Mereka bercerai tanpa memikirkan diriku. Hah, aku, sangat membenci mereka, mereka yang tidak sama sekali tidak mencintai anaknya ini" ujar Hyoo Soo dengan menunjukkan ekspresi sedih dan ekspresi wajah yang sangat membenci kedua orang tuanya itu.
"Jadi begitu ya" ucap Eun Hee dengan ekspresi turut kasihan kepada Hyoo Soo.
"Kenapa kau sangat ingin tahu tentang masa kecilku?" tanya Hyoo Soo kepada Eun Hee.
"Ah, aku, hanya ingin tahu tentang masa kecil rekanku saja" jawab Eun Hee dengan tersenyum.
"Kalau begitu aku tidur dulu, ini sudah larut malam" ucap Hyoo Soo
(Eun Hee mengangguk dan tersenyum)
"Ternyata masa kecilmu seperti itu ya, Hyoo Soo" ucap Eun Hee didalam hatinya.
Pagi Hari kemudian didalam mobil
"Itu tempat tinggal Han Dong Seok, ada berapa banyak penjaga yang ada disana Soo Bin?" tanya Young Jin kepada Soo Bin yang sedang memperhatikan rumah milik Han Dong Seok.
"Dia mempekerjakan 800 orang dan masing masing dari mereka mempunyai pistol" jawab Soo Bin dengan melihat laptop yang ada dipangkuannya.
"Ayo kita keluar dan mencuri pengusaha itu" ucap Young Jin dengan bersemangat.
(Kami keluar dan berjalan menuju pintu masuk gerbang yang ada di halaman rumah Han Dong Seok)
"Kami adalah perwakilan dari perusahaan Prancis dan kami di tugaskan datang ke sini" jawab Eun Hee dengan menggoda penjaga itu.
(Penjaga itu tersenyum smirk setelahnya)
"Baiklah silahkan masuk" ucap penjaga yang bertugas.
Akhirnya pun kami masuk kedalam dan melancarkan aksi selanjutnya. Sebenarnya ini sedikit berbahaya karena dia orang yang sangat licik dan sering menipu, tidak heran jika dia mempunyai kekayaan yang sangat melimpah ruah.
(Kami berjalan menuju Han Dong Seok yang tengah duduk menikmati angin yang berhembusan dari atap rumahnya)
"Kita hampir sampai selanjutnya ku serahkan kepada kalian" ucap Dong Hwa dengan berbisik kepada kami sebelum ia pergi.
"Kalian siap?" tanya Young Jin kepada semua rekannya.
(Semuanya mengangguk dan bersiap)
Diatap rumah Han Dong Seok
"Tuan mereka hampir sampai ke sini" ucap salah satu penjaga yang ada di samping Han Dong Seok.
"Biarkan semut kecil itu, cegah mereka dan habisi mereka semua" perintah Han Dong Seok kepada anak buahnya dengan tersenyum.
"Baik Tuan" jawab anak buah Han Dong Seok dengan tegas.
Saat hampir sampai para pencuri itu di cegah oleh anak buah Han Dong Seok. Ia tahu bahwa pencuri itu akan mencuri di rumahnya karena itu ia membatalkan perjalanannya ke Prancis.
"Berhenti!!" teriak salah satu anak buah Han Dong Seok dengan mengarahkan pistol kepada mereka.
"Kita ketahuan" ucap Hyoo Soo yang sedikit khawatir.
"Kita. Berpencar!!" teriak Young Jin dengan sedikit keras.
Mereka pun bertarung dengan anak buah Han Dong Seok. Mereka berpencar mencari jalan untuk keluar.
__ADS_1
"Hyaa......!!!!" dengan membawa kayu di tangannya dan mengarahkannya kepada Hyoo Soo.
(Hyoo Soo menghajar anak buah Han Dong Seok)
Dooor...
Ketua anak buah Han Dong Seok menembak kaki Eun Hee dari atap.
"Ahk" Eun Hee yang menahan sakit di bagian kaki.
"Eun Hee!!!!" Young Jin dengan sigap menghampiri Eun Hee yang tertembak.
Dooor.....
Young Jin tertembak di bagian lengannya.
"Akh" Young Jin dengan menahan luka di lengannya.
"Hyoo Soo pergilah, cari Dong Hwa dan Soo Bin, akh!!!" perintah Young Jin kepada Hyoo Soo.
(Hyoo Soo berlari dan meninggalkan Eun Hee dan Young Jin)
"Berhenti!!!" teriak salah satu anak buah Han Dong Seok yang seperti petir.
"Astaga kami terkepung, gawat" ucap Hyoo Soo yang khawatir dengan bersembunyi di sebuah ruangan yang gelap.
"Hyoo Soo" panggil Dong Hwa.
"Dong Hwa?, kenapa kau bisa ada di sini?" tanya Hyoo Soo yang sempat kaget.
"Kita harus segera pergi dari sini" ucap Dong Hwa yang khawatir.
"Apa?, apa kau sudah gila, bagaimana dengan Eun Hee, Young Jin, dan Soo Bin?" Hyoo Soo yang mengkhawatirkan keadaan rekannya yang lain.
"Kita tidak mempunyai waktu lagi ayo" ajak Dong Hwa dengan mengajak Hyoo Soo pergi.
(Dong Hwa dan Hyoo Soo menuju ke arah mobil)
"Berhenti!!" teriak anak buah Han Dong Seok.
Door...
Pistol yang berusaha mengenai Hyoo Soo yang justru mengarah ke mobil.
(Hyoo Soo dan Dong Hwa melarikan diri dengan mobil)
Mereka pun melarikan diri dari sana, akan tetapi anak buah Han Dong Seok mengejar Hyoo Soo dan Dong Hwa.
"Mereka mengejar kita" Hyoo Soo yang sedikit khawatir.
"Ini tembak mereka jangan sampai meleset" ucap Dong Hwa dengan menyetir mobil yang mengebut.
Dor dor dor
Suara pistol yang saling menembak
Dor
Ban mobil yang di kendarai Hyoo Soo dan Dong Hwa meledak karena tembakan dari anak buah Han Dong Seok. Mobil pun tidak bisa di kendalikan pada akhirnya masuk ke dalam sungai.
Mobil terguling tanpa henti
Di tepi sungai
"Uhuk uhuk" Hyoo Soo mulai sadar karena ia pingsan.
"Dong Hwa, Dong Hwa!!, Akh" teriak Hyoo Soo yang mencari Dong Hwa.
(Hyoo Soo menahan rasa sakit yang ada di lengannya)
("Kalian sudah terkepung" ucap salah satu anak buah Han Dong Seok
Dong Hwa melirik ke bawah dan melihat ada sungai di bawah, seketika ia menarik tangan Dong Hwa dan jatuh ke sungai)
__ADS_1
"Astaga, kenapa ini terjadi. Young Jin, Eun Hee, Soo Bin, Dong Hwa... Mereka menyelamatkan diriku? hikss...hikss... Ini semua salahku, seharusnya aku membantu mereka, bukannya melarikan diri hikss...." Hyoo Soo yang menangis menyesal dan menghajar tanah.
Hyoo Soo pun tidak tahu dengan keadaan rekan rekannya yang tertangkap dan menghilang di sungai. Dia hanya menangis karena ia menyesal karena ia telah meninggalkan semua rekannya.