Pendekar Naga Merah (Part 1)

Pendekar Naga Merah (Part 1)
Bangkitnya Kekuatan Yang Terpendam


__ADS_3

Tiba tiba ada seseorang yang mengarahkan sebuah pedang samurai ke Han Ru. Karena Han Ru sibuk menginjak injak Hyoo Soo, pedang itu mengenai lengan kirinya sehingga keluar darah. Orang itu sangat mencurigakan dan sangat aneh karena ia memakai jubah serba hitam dan topeng aneh yang menyeramkan ditambah lagi dia kelihatan sangat kuat. Akan tetapi Han Ru justru meremehkannya dan menantang orang tersebut.


"Berani sekali kau menyerang tanpa memberitahu" Han Ru memegang lengannya yang terluka.


"Jika dia memberitahumu itu namanya bukan penyambutan yang menyenangkan" sahut temannya.


"Diam kau!!" bentak Han Ru kepada temannya.


"Aura macam apa ini?, aku merasakan kekuatan seolah olah mengelilinginya tanpa henti, sepertinya orang ini sangat berbahaya" ucap Han Ru didalam hatinya yang mulai khawatir.


(Orang mencurigakan itu datang dengan cepat kilat dan memukul perut Han Ru)


"Dia cepat sekali" Han Ru yang tidak melihat kecepatan orang aneh itu.


(Han Ru terpental jauh dan menabrak pepohonan)


"Sepertinya kau tidak bisa diremehkan ya, orang misterius" ucap Han Ru dengan bangkit dari rebahnya ditanah dan mengusap darah di bibirnya.


(Orang itu datang dengan menancapkan pedang yang baru dikeluarkan dari lengannya yang tertutup jubah ke perut Han Ru)


"Uhuk" Han Ru memuntahkan darah.


"Enyahlah manusia tak berguna" orang itu melihat dengan mata tajam dari balik topengnya.


"Berani sekali kau melukainya" Hyoo Soo bangkit dari rebahnya.

__ADS_1


(Teman teman Han Ru melarikan diri meninggalkannya)


Karena Hyoo Soo terluka karena Han Ru ia juga dapat dikalahkan oleh orang itu dengan satu serangan. Hyoo Soo yang tak sanggup berdiri mencoba bangkit kembali dan orang itu menendang Han Ru dengan kerasnya. Karena Hyoo Soo tak tega ia kembali bangkit dengan kekuatan yang muncul dari tubuhnya, Hyoo Soo memulai dari kuda kuda bela diri yang ia pelajari sebelum datang ke lembah naga.


"Mustahil, bagaimana bisa kau bisa memiliki aura sepekat itu?" orang berjubah misterius itu tidak percaya.


(Hyoo Soo melakukan serangan jarak jauh dan memukul dengan tangan terbuka, seketika kobaran api dan angin menyerang orang itu sampai tak bisa bangun kembali)


"Ti- tidak mungkin" Han Ru melihat apa yang dilakukan Hyoo Soo sampai tidak percaya.


"Apa kau baik baik saja?, sepertinya teman temanmu meninggalkanmu" Hyoo Soo mengulurkan tangannya untuk membantu Han Ru berdiri.


(Han Ru meraih tangan Hyoo Soo dan bangkit dari rebahnya)


"Kenapa kau mau menolongku?, padahal aku sudah menyerangmukan?" tanya Han Ru dengan malu.


Hyoo Soo dan Han Ru kembali ke lembah naga, sesampainya mereka di lembah naga Hyoo Soo membawa Han Ru ke ruang medis untuk mendapatkan pengobatan. Ji Kyung juga kembali dari tugasnya, ia terkejut karena Hyoo Soo mampu mengisi kolam sebesar itu seorang diri dalam waktu dua bulan. Karena Hyoo Soo berhasil melakukan tugasnya dengan cepat, Ji Kyung mengajari cara untuk menguasai elemen api yang bangkit di tubuhnya.


Yu Ra yang selalu melihat Hyoo Soo berlatih di hutan bersama Ji Kyung ia mulai bersemangat dan juga berlatih lebih giat lagi agar dia juga bisa lolos saat ujian itu tiba. Yu Ra berlatih elemen angin dan formasi burung biru dengan gurunya yang bernama Cha Sung Ya. Sehabis berlatih dengan Sung Ya Yu Ra melihat hasil latihan Hyoo Soo, Yu Ra selalu tersenyum dan terkadang ia merapatkan giginya karena ia tidak mau tertinggal oleh orang lemah seperti Hyoo Soo.


"Kau cepat sekali berkembang ya Hyoo Soo, tapi aku tidak akan kalah darimu" Yu Ra bersemangat.


Hari yang ditunggu tunggu akhirnya tiba juga sudah empat bulan berlalu dan ujian itu hadir untuk mencari ksatria pendekar yang baru. Banyak murid yang berdatangan dengan semangat yang ada dihati mereka untuk mencapai impian yang diinginkan banyak orang. Banyak yang memiliki alasan yang berbeda beda, akan tetapi yang mereka inginkan hanyalah satu, yaitu untuk menjadi Pendekar Agung. Pendekar Agung adalah pendekar yang memiliki kemampuan yang sangat hebat dan kuat.


Sudah berabad abad lamanya Pendekar Agung menjaga kedamaian banyak orang yang meminta pertolongan. Dari generasi ke generasi turun temurun hingga sampai akhirnya Pendekar Agung ke- 26. Beliau bernama Ki Yong Rim, beliau sudah menjadi Pendekar Angung selama 20 tahun lamanya. Beliau sangat dihormati oleh banyak orang karena keagungannya. Saat ujian itu tiba beliau yang mengawasi langsung ujian tersebut dan membuat banyak peserta yang kagum dan bersemangat.

__ADS_1


Disaat Hyoo Soo sampai ditempat ujian ia bertemu dengan banyak orang yang terlihat sangat kuat. Hyoo Soo tidak pergi ke ujian itu seorang diri, dia bersama Ji Kyung yang menemaninya, karena ia adalah murid Ji Kyung ia menakut nakuti Hyoo Soo dan berkata jika Hyoo Soo tidak bisa menang dia akan membunuhnya dan mengirimnya ke kandang buaya agar dirinya bisa dimakan oleh buaya yang kelaparan.


"Wah.... jadi ini ya tempat ujiannya" Mata Hyoo Soo bersinar sinar karena ia melihat tempat ujiannya sangat besar dan luas.


"Dengarkan aku, saat ujian nanti kau harus benar benar serius melakukannya, jika kau sampai kalah aku akan langsung membunuhmu dan mengirimmu ke kandang buaya" Ji Kyung menatap tajam.


"Ba- baik" Hyoo Soo merasa sedikit takut.


Ji Kyung meninggalkan Hyoo Soo diluar tempat ujian itu berlangsung karena dia akan melihat hasil latihan Hyoo Soo dari tempat yang sudah tersedia khusus untuk guru. Saat ia melangkah masuk kedalam ada seseorang yang menabrak dirinya hingga membuatnya terjatuh, Hyoo Soo tidak melakukan apa apa akan tetapi orang tersebut menabrak dirinya, Hyoo Soo sudah meminta maaf tapi karena orang itu merasa dirinya paling kuat dirinya bertarung dengan Hyoo Soo.


(Hyoo Soo berjalan dan ada seseorang yang menabrak dirinya)


"Aduh" Hyoo Soo yang jatuh karena tertabrak.


"Apa kau tidak punya mata?!, dimana kau taruh mata kecilmu itu?!" bentak orang itu, ia berpenampilan memakai sebuah topeng yang menutupi matanya, hidung mancung, badan gemuk seperti bola, mata sedikit besar, kulit putih menyerupai mayat hidup.


"Aku benar benar minta maaf aku tidak sengaja" Hyoo Soo dengan ramah dan sopan meminta maaf.


"Dasar kau tikus kecil!! hiaaaa....." orang gendut itu menghajar Hyoo Soo.


(Hyoo Soo berhasil menghindari serangan tadi dengan melompat)


"Tunggu aku tidak bermaksud seperti itu" Hyoo Soo mencoba meyakinkan.


"Hiaaa...." orang itu berlari kearah Hyoo Soo.

__ADS_1


(Seketika ada seseorang yang menghentikan gerakannya dengan seutas tali dan melemparnya sangat jauh)


"Jika kau ingin bertarung maka tunggulah sebentar lagi. Ujiannya hampir dimulai jadi sabarlah sebentar saja" orang yang melempar orang gendut tadi menatapnya dengan wajah datar, ia memiliki kulit kuning langsat, mata dingin, tinggi, memakai sebuah jubah berwarna ungu kecloklatan, rambut berwarna hitam pekat, dan terlihat sangat kuat.


__ADS_2