Pendekar Naga Merah (Part 1)

Pendekar Naga Merah (Part 1)
Fakta


__ADS_3

"Apa kau baik baik saja?" tanya Hyoo Soo yang berdiri didepan putri itu.


"Ngomong ngomong namamu siapa?, namaku Kim Hyoo Soo salam kenal".


(Secara tiba tiba pemimpin kelompok itu menyerang, Hyoo Soo menghindar)


Elemen api : Badai Api


(Hyoo Soo menggunakan badai api)


"Mereka langsung kalah sepertinya mereka bukan pendekar ya" gumam Hyoo Soo, "Apa kau baik baik saja?".


"Kenapa kau datang ke sini?, aku tidak butuh bantuan darimu" ucap putri itu dengan nada kesal dan beberapa saat kemudian ia menjawab pertanyaan yang diajukan Hyoo Soo sebelumnya, "Aku putri dari kerajaan Gonggwa namaku Choi In Yoo".


"Salam kenal In Yoo" Hyoo Soo ramah.


"Panggil aku dengan sebutan putri dasar pembunuh tak berhati!!" In Yoo membentak Hyoo Soo.


(Hyoo Soo berdiri dan terdiam sejenak)


"Kenapa orang jahat dan berhati batu seperti kakakmu bisa kau sebut dengan raja yang baik hati. Dan kakakmu itu adalah manusia berhati iblis!!" Hyoo Soo membentak In Yoo balik.


"Kakakmu menjadi raja di desa Geum hanya untuk menambang hartanya saja dan kakakmu memperkerjakan semua orang di desa dengan sangat kejam!!, wanita sebagai pelayan, pria menjadi budak yang dipekerjakan secara paksa, bahkan anak anak dilatih sebagai seorang prajurit, apakah seorang raja memimpin dengan cara keji seperti itu?".


"Kuberitahu satu hal, kakakku tidak pernah melakukan hal sekejam itu" In Yoo yang masih mempercayai kakaknya.

__ADS_1


"Aku melihat sendiri bagaimana kakakku memimpin kerajaannya".


"Dia membohongimu, aku melihat bagaimana kakakmu memimpin desa Geum dengan mata kepalaku sendiri" Hyoo Soo meyakinkan.


"Jika kau tidak percaya aku akan membuktikannya ayo ikut denganku ke desa Geum"


"Bukti apa yang bisa meyakinkanku?" gumam In Yoo pelan.


Hyoo Soo pergi mengajak In Yoo ke desa Geum untuk membuktikan bahwa perkataan Hyoo Soo benar, dan selama ini In Yoo di bohongi oleh kakaknya. Hyoo Soo membawa In Yoo pergi ke sebuah tebing yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat penambangan emas yang dipimpin kakaknya selama menjadi raja. Dari atas tebing terlihat banyak tulang belulang manusia dan ada beberapa jasad yang membusuk.


Saat In Yoo melihat banyaknya orang yang mati dan tidak dikuburkan dengan layak In Yoo memalingkan pandangannya, Hyoo Soo juga mengatakan bahwa yang melakukan semua perbuatan ini adalah kakaknya. Setelah dari sana Hyoo Soo mengajak In Yoo ke penambangan emas yang dipimpin Sang Hoon dulu, sejauh mata memandang banyak darah yang masih terlihat dan alat penambang yang sudah karatan.


Dirinya masih meyakinkan bahwa semua perbuatan keji itu dilakukan oleh kakaknya, karena masih tidak percaya dan syok In Yoo berlari meninggalkan Hyoo Soo. Hyoo Soo memahami perasaan In Yoo dan ia tidak mengejarnya, ia kembali ke sungai untuk berlatih agar bisa melampaui Yoo Ha.


Sesampainya putri In Yoo dikerajaan Gonggwa dirinya mengunci pintu kamar dan tidak keluar. Saat Hyoo Soo berlatih disungai kakek misterius itu datang lagi, kakek ingin melatih kemampuan Hyoo Soo agar terus meningkat. Karena merasa ada sesuatu yang aneh Hyoo Soo bertanya kepada kakek mengapa dia mau melatih Hyoo Soo.


Dirinya tidak faham dengan perkataan yang terdengar menggelitik ditelinga, Hyoo Soo hanya menganggap itu hanya sebuah lelucon yang tidak masuk akal. Kakek itu tahu bahwa Hyoo Soo akan menertawakan dirinya didalam hati dan kakek hanya tersenyum melihat Hyoo Soo yang tengah kebingungan. Beberapa saat kemudian dirinya meminta agar kakek cepat melatih kekuatan yang baru.


Mendengar permintaan dari orang yang keras kepala dan memiliki pemikiran yang dangkal seperti Hyoo Soo kakek mau mengajarkan semua yang ia ketahui, kakek menunjukkan sebuah kekuatan, kekuatan tersebut adalah naga api dan kakek mengatakan butuh bertahun tahun lamanya untuk menguasai jurus tersebut.


Jurus tersebut diciptakan oleh seorang legenda ternama yaitu pendekar naga merah, kakek juga menambahkan dulu kakek pernah mempelajarinya selama 250 tahun lamanya. Mendengar ucapan kakek membuat Hyoo Soo kaget dan bertanya tanya berapa usia kakek sekarang ini, melihat kebodohan Hyoo Soo kakek tertawa terbahak bahak.


Merasa dipermainkan Hyoo Soo marah dan kesal atas perbuatan kakek, beberapa saat kemudian kakek menunjukkannya kepada Hyoo Soo. Tiba tiba api berbentuk naga yang sangat besar dan panas tercipta, untuk mempermainkan Hyoo Soo kakek menyerangnya tetapi dimelesetkan ke arah lain. Dirinya yang terkagum seketika kaget dan gemetaran karena ia takut terkena serangan dari kakek.


"Hei!!!, apa yang kakek lakukan?!!,bagaimana kalau aku terkena api itu?!!" Hyoo Soo kesal dan marah.

__ADS_1


Kakek yang berdiri didepannya dengan jarak sekitar 20 kaki tertawa, "Hahahaha!!!".


"Apa itu lucu?!" aku hampir saja terpanggang dengan api sebesar dan sangat panas itu!!!" Hyoo Soo yang marah.


"Tetapi kau tidak terpanggangkan" kakek santai dan merasa tidak bersalah sedikit pun.


"Sekarang cobalah".


"Benar juga aku akan mencobanya" seketika amarah dan kekesalan Hyoo Soo padam.


Elemen api : Dragon Fire


(Api yang Hyoo Soo buat malah menjadi kucing kecil yang tidak sempurna)


"Apakah itu yang aku perlihatkan kepadamu?, sepertinya bukan itu" kakek yang tiba tiba tertidur dibawah pohon.


"Kenapa kakek malah tertidur dengan santainya?!!!!" Hyoo Soo yang kesal.


"Dia tertidur??".


"Bagaimana pun aku harus menjadi lebih kuat dan aku harus bisa mengalahkan Yoo Ha" Hyoo Soo mengepalkan tangannya dan merapatkan gigi.


"Teruslah menjadi kuat Hyoo Soo, dan penuhi permintaan beliau" ucap kakek didalam hatinya dengan memejamkan mata.


Hyoo Soo mulai berlatih dan berlatih untuk meningkatkan kemampuannya agar bisa menjadi rival Yoo Ha, setelah larut malam ia kembali ke markas. Sesampainya ia dimarkas matanya terbelalak tidak percaya apa yang ia lihat, markas Gajah Hitam hancur berkeping keping tak ada yang tersisa. Dirinya berfikir apakah ada yang menghancurkan markasnya, tiba tiba dari arah belakang Lee Yoo datang dengan mengagetkan Hyoo Soo.

__ADS_1


Lee Yoo mengatakan bahwa markasnya hancur, akibat emosi Hyoo Soo menanyakan siapa pelaku yang menghancurkan markas dan mengepalkan tangannya erat erat. Lee Yoo mengatakan bahwa pelakunya adalah anggota Gajah Hitam, saat mendengar jawaban dari Lee Yoo, Hyoo Soo justru tambah kaget dan Lee Yoo hanya tersenyum. Beberapa saat kemudian dirinya ingat bahwa anggota Gajah Hitam adalah orang yang berandalan.


Lalu Hyoo Soo bertanya kembali dimana semua anggota, akhirnya pun Lee Yoo mengajak ke bawah tanah. Hyoo Soo lupa bahwa markas Gajah Hitam ada dua yang satuya lagi dibawah tanah, saat sampai dimarkas semua anggota masih ramai seperti biasa. Ran Lee yang membaca buku dengan tenangnya, Yee Gi membuat patung, Ya Ru mengajak Lee Yoo berkelahi, Yoo Ji memasak, Yun Ka masih meminum alkohol, Yee Ju yang sibuk meneliti, Yang Soo yang masih saja tidur, dan komandan Hye Hwa merokok dengan santainya.


__ADS_2