Pendekar Penguasa Neraka

Pendekar Penguasa Neraka
CH 22 BANGSAWAN LONG LU CHENG


__ADS_3

Long Rio berlatih dengan Gigihnya belajar kitab tapak Budha.


Dewa api sesekali muncul untuk melatih Long Ryu belajar elemen api dan mengajarkan beberapa jurus tingkat tinggi..


Salah satunya adalah;


-api melahap bumi",


-api abadi"


Dan terakhir


-api abadi tahap Nirwana"


Api abadi tahap Nirwana adalah jurus terlarang Dewa api,, selama ribuan tahun dewa api mengembangkan jurus api abadi tahap Nirwana agar tidak memiliki efek samping seperti sebelum sebelumnya..


Tentu saja kalau masih memiliki efek samping tentu dewa api tidak akan mau mengajarkan jurus ini kepada long Ryu.. Karena jurus ini begitu berbahaya..



Setelah 5 tahun berlalu dan berlatih di bawah bimbingan Biksu Lang dan juga di bawah bimbingan dewa api akhirnya long Ryu berhasil mencapai tingkat prajurit tahap 3, tulang batu langit dan seratus Lima puluh lingkaran tenaga dalam..



Terlihat wajah biksu Lang seperti tidak menua sama sekali karena dia terus mengkonsumsi buah pisang yang berwarna perak di dalam pintu lain dari arah pintu hutan kematian..



" bocah bau,,Sudah saatnya kita keluar dari hutan ini dan guru akan mengenalkanmu kepada teman lama guru yang berada di sekte " Pedang Walet Emas" agar kamu bisa berlatih ilmu pedang di bawah bimbingannya..!! Ucap biksu Lang



" setelah sampai di sana Apakah guru akan meninggalkanku..?? Tanya Long Ryu.



" Tentu saja tidak,, guru juga akan tinggal di sana sambil terus memperhatikanmu, ,!! Ucap biksu Lang



"Emm,, Baiklah kalau begitu murid mengerti." ucap Long Ryu..



" tiga hari lagi kita akan memulai perjalanan,, guru akan mencari daging dan mengawetkannya dengan dibakar asap untuk bekal makan perjalanan kita nanti.."ucap biksu Lang.



" baik murid juga ingin ikut berburu.!" Ucap Long Ryu.



" kamu teruskan saja latihanmu.."ucap biksu Lang.



Long Ryu hanya menganggukkan kepala menuruti gurunya itu..



Setelah 3 hari berlalu akhirnya mereka Akan memulai perjalanan keluar dari hutan kematian menuju sekte Pedang Walet Emas,,



Long Ryu pamit kepada biksu Lang untuk mengunjungi makam ibunya terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan dan biksu Lang hanya menganggukkan kepalanya..



"Bu,, Hari ini Long Ryu pamit kepada ibu karena Kakek guru mengajak Ryu'err pergi menemui teman lamanya,,!!


"Ibu tenang saja Ryu'err takkan lama karena selesai mengunjungi teman lama kakek guru dan Ryu'err menjadi orang hebat seperti yang ibu harapkan,, Ryu'err akan sering mengunjungi ibu..!" Ucap long Ryu yang menahan air mata..


"Dan ibu yakin saja suatu saat Ryu'err akan membalaskan dendam ibu kepada orang itu.!" tambah long ryu.


Setelah lama long Ryu menyampaikan isi hatinya akhirnya dia menuju kearah biksu lang yamg agak jauh darinya..


"Baiklah,, ayo kita berangkat guru.."Ucap Long Ryu dengan semangat..


"Ayo,,.!" Balas biksu lang


Biksu Lang berjalan dengan santai sambil bersiul-siul dan diikuti long Ryu dari belakang..


Berjam-jam dilewati belum ada tanda-tanda mereka sudah keluar dari hutan kematian,, perjalanan tambah lambat karena sesekali mereka di hadang hewan buas tingkat rendah..


Setelah sorenya baru lah mereka akhirnya keluar dari kerimbunan hutan tersebut itupun melewati jalan pintas yang di gunakan biksu Lang..


Pas sudah senja akhirnya mereka berhenti sebentar untuk makan dan biksu Lang mengeluarkan daging dari balik jubahnya beserta sedikit buah-buahan..


Long Ryu mengomel karena biksu Lang baru mengeluarkan makanan karena dia sudah kelaparan dari tadi siang..


"aihh,, kakek guru kenapa kamu baru mengeluarkan kanya sekarang,, lihatlah perutku ini.." ucap long Ryu mengomel sambil menunjuk perutnya yang kempes..


" hahaha,, bocah bau perjalanan kita masih panjang itu sebabnya guru harus mengirit makanan bekal perjalanan kita" ucap Biksu Lang menyakinkan..


"Hah itu pasti alasanmu saja guru pasti guru ingin melihat murid kelaparan..!" Decak kesal Long Ryu..


"Ah sudahlah,, ini ambil.."ucap biksu Lang mengulurkan sepotong daging..


Akhirnya long Ryu dan biksu Lang makan seadanya saja..

__ADS_1


"Kita harus menghemat bekal kita karena desa terdekat masih cukup jauh dari sini." Ucap biksu Lang..


Setelah malamnya mereka memutuskan untuk beristirahat dan dilanjutkan perjalanan ke esokan paginya,,,


Biksu Lang mendengar sayup-sayup suara yang tiba-tiba muncul di telinganya,,


"Guru mendengar suara pertempuran sekitar Satu mil dari sini!!" Ucap biksu Lang kepada Long Ryu..


"Ah mungkin perasaan guru saja murid tidak mendengar apapun.."balas Long Ryu.


"Tentu saja kamu tidak mendengar,, kemampuan kita sangat jauh..!!" Ucap biksu Lang..


Long Ryu hanya mengangguk kepalanya karena memang benar yang dikatakan oleh gurunya itu bahwa kemampuan mereka jelas berbeda..


"Ayo kita melihat apa Yang terjadi.."ucap biksu Lang..




"Hei,, serahkan semua barang bawaan kalian kalau tidak ingin nyawa kalian melayang.." ucap orang yang bertubuh kekar itu yang tiba-tiba menghadang kawanan kereta mewah..



Tiba-tiba kereta berhenti dan mengejutkan orang yang berada di dalam kereta kuda tersebut..



"Hei,, kenapa kalian berhenti..?? Tanya sosok pria di dalam kuda.



"Tuan muda kita di cegat perampok,, ucap kusir kuda mengingatkan..



"Ha perampok..?? Tanya sosok perempuan yang berada di sebelah pria itu..



"Bagaimana ini suamiku..?? Ucap perempuan itu..



"Tenanglah istriku,, para pengawal pasti bisa menghadapinya.." ucap pria menyakinkan..



"Tapi aku takut suamiku.." ucap perempuan itu




"Menyingkirlah kalian para perampok rendahan, kalau tidak ingin berurusan dengan kekaisaran.." ucap pemimpin pengawal yang berada di paling depan .



Para rombongan perampok itu bukannya menyingkir malah tertawa terbahak-bahak..



"Hahaha.. Menyingkir katamu..??" Tanya kepala perampok..



"Baik akan kami pertimbangkan setelah kalian meninggalkan seluruh barang bawaan kalian Sekarang..!!" Ucap kepala perampok itu..



"Baiklah jika itu mau kalian jangan salahkan kami.." ucap kepala pengawal sambil mengeluarkan pedang dari sarungnya..



"Serang,,,!! Ucap kepala pengawal kepada bawahannya..



Pertempuran pun terjadi walau terlihat tidak berimbang,, selain kalah jumlah para pengawal juga kalah dalam kemampuan..



Terlihat setelah berhasil bertukar serangan puluhan menit antara para kawanan rampok dan rombongan pengawal.. anggota pengawal sudah banyak yang terluka, dan gugur..



"Selamat kan Tuan muda..!" ucap kepala pengawal pada kusir kuda..



pas kusir kuda ingin memacu kudanya sebuah pedang mendarat di dadanya..



aaaakkkkk,,,



Di dalam kereta sosok pria tersebut terlihat begitu cemas karena para pengawalnya sudah dipastikan akan kalah... dan. kusirnya mati di depan kepalanya..

__ADS_1



Tiba-tiba pintu kereta dibuka dengan paksa,, sontak sepasang suami-istri di dalam kereta tersebut begitu kaget karena salah satu anggota kawanan rampok menendang pintu keretanya,,,



"Ah,, ternyata ada ikan besar disini..!!



"Bos lihatlah ada ikan besar,,!!" Ucap anggota rampok meneriaki bosnya..



"Ikan besar Apa maksudmu..?? Tanya kepala perampok sambil menghampiri nya..



"Wah, wah, wah,, ada apa ini ternyata ada wanita cantik disini.." ucap kepala rampok sambil menjilati bibirnya..



"Jangan berani kurang ajar..dia istriku..!!!"Ucap pria dalam kereta..



"Hahaha.. Sekarang dia menjadi istriku!!" Ucap kepala rampok tersebut..



Kepala perampok itu menarik pria di dalam kereta tersebut dan kemudian melempar pria itu keluar..



"Bajingan,, kau tidak tau berurusan dengan siapa..!! Ucap pria itu..



"Memangnya kau siapa.." acuh kepala rampok..



"Aku adalah Long Lu Cheng..!! Anak dari Perdana menteri Long gonglu dari kekaisaran Long..!!" Ucap long lu Cheng marah..



"Oh,, ternyata anak dari Perdana menteri... !! Ucap kepala rapok memasang ekspresi pura-pura terkejut..



Kemudian kepala perampok itu melihat para anggotanya lalu tertawa terbahak-bahak...



"Haha.. sungguh tangkapan hari ini begitu besar.."ucap kepala perampok tersebut..



" kami akan membebaskan kalian setelah meminta tebusan yang sangat besar tentu setelah menikmati tubuhnya..."ucap kepala perampok sambil melirik istri Long lu Cheng.



Kepala perampok itu menarik- tangan istri Long lu Cheng,, karena tenaga kepala perampok tersebut begitu kuat istri long lu Cheng tidak bisa melawan meskipun sudah memberontak..



" Hai manis jangan melawan malam ini akan menjadi malam yang panjang untuk kita berdua..""ucap kepala perampok sambil tertawa panjang..



"Kurang ajar,, lepaskan aku bajingan..!! Ucap istri Long lu Cheng..



"Haha.. jangan melawan manis.. aku akan. Memberikan kesenangan dunia padamu..!!" Ucap Kepala perampok itu dengan air liur yang sudah keluar dari mulutnya..



"Bajingan lepaskan istriku."" Ucal Long lu Cheng Marah..



Long lu Cheng ingin memukul kepala perampok tersebut tetapi dapat dengan mudah kepala perampok itu menahan nya dan membalas dengan tendangan yang keras...



"Ikat dia..!!" Ucap kepala perampok kepada bawahannya untuk mengikat Long lu Cheng..



"Sial,,," ucap Long lu Cheng sambil memuntahkan darah segar dari mulutnya..



Kepala perampok tersebut membelai rambut istri long lu Cheng hingga tiba-tiba di kaget dengan suara dibelakang nya..



~~~~ ......

__ADS_1


__ADS_2