
di tempat raja barat terlihat istrinya sedang berfikir kemudian berkata...
"Suamiku kenapa tidak kamu hancurkan saja para anggota bangsawan ini agar mereka tidak meminta wanita suci lagi..?? Tanya istrinya..
"Apa kamu sudah gila..?? Kekaisaran Long adalah Kekaisaran teratas.. apa kamu tidak mendengar salah satu wilayah kota kita pernah dihancurkan nya tanpa menyentuh sama sekali.." bentak raja barat..
Istrinya terlihat syok mendengar yang di katakan raja barat dan akhirnya berkata..
"Ah,, maafkan aku.. aku tidak tahu mengenai itu kamu belum menceritakannya padaku.."kata istrinya sambil menundukkan kepala..
Melihat istrinya sedih.. akhirnya raja barat mendekati istrinya dan memeluknya..
"Maafkan aku,, aku menutupi ini karena demi keseimbangan Kerajaan kita.."kata raja barat dengan sambil menghela nafas berat..
"Apa yang harus kita lakukan..?"tanya istrinya dengan sedih..
"Kita tidak bisa membiarkan ini terulang, kejadian kemarin saja masih membekas.. dan aku tahu bagaimana perasaan sedih orang tua para wanita suci ini yang kehilangan anaknya..
"Kalian semua para wanita dan anak -anak mengungsi lah untuk beberapa waktu ,, serta ajak putri kita.."kata raja barat dengan serius..
"Apa yang kamu rencanakan..??"tanya istri raja barat..
"Aku akan melawan utusan Kekaisaran Long aku tidak ingin melihat rakyat ku menderita lagi karena ku.. aku adalah raja yang tidak becus, aku sungguh malu pada rakyat ku.." kata raja barat sedih..
"Tidak, tidak aku akan ikut bersama mu suamiku apapun yang terjadi.."kata istrinya mantap..
"Kalau kamu ikut dengan ku lalu siapa yang menjaga mei'err..?? Tanya raja barat..
"Itu,,, aku tidak tahu.."kata istrinya sambil menundukkan kepala..
"Istriku sebaiknya kamu jaga putri kita dan besarkan lah dia agar kelak menjadi lebih berguna dan mei'err pasti senang karena sebentar lagi memiliki seorang adik..!"kata raja barat sambil mencium perut istrinya yang sedang hamil muda sekitar tiga bulan..
"Suamiku..!ucap istrinya meneteskan air mata..
"Tidak apa -apa.. aku bahagia bisa bersama dengan keluarga kita meskipun hanya sebentar.. "ucap sedih raja barat..
"Suamiku.. "ucal istrinya dan terus meneteskan air mata lalu jatuh kembali ke pelukan suaminya..
"Jaga baik- baik anak kita.. secepatnya kamu harus meninggalkan Kerajaan.. "permintaan raja barat..
"Suamiku berjanji lah kita akan kumpul kembali.."kata istrinya..
"Baik aku akan berjanji istriku.."ucap raja barat tapi hatinya sangat sedih..
"Emm.."kata istrinya mengangguk..
Beberapa saat berlalu Di halaman depan terlihat Long Ryu sedang duduk bersama putri Mei sedangkan biksu Lang berkeliling sebentar melihat lihat...
Putri Mei terlihat begitu senang saat berbincang dengan Long Ryu sama juga halnya dengan Long Ryu dia juga senang karena mengenal Long Ryu..
Saat mereka sedang asyik mengobrol terlihat banyak para prajurit lalu lalang seperti sedang tergesa- gesa lari sana lari sini seperti sudah di komando..
"Tuan putri apa yang terjadi..?? Tanya Long Ryu..
"Aku juga tidak tahu.."jawab putri Mei bingung..
Saat mereka bingung dengan situasi di depan mereka tiba - tiba suara lembut mengagetkan keduanya..
__ADS_1
"Putriku Sui Mei,, kamu baik -baik saja nak..?? Tanya ibunya..
"Tentu ibu,, tidak ada yang terjadi apa -apa pada mei'err.."jawab putri Mei..
"Nak,, persiapkan kebutuhan yang kamu butuhkan,, setelah ini kita akan mengungsi beberapa waktu.."ucap ibunya dengan lembut..
"Mengungsi..?? Kenapa kita harus mengungsi ibu..??" Tanya Putri Mei dengan polos..
"Nanti akan ibu jelaskan ayo kita mempersiapkan barang -barang kita secepatnya nak.."ajak ibunya..
Long Ryu hanya terpaku mendengar yang di katakan ibu putri Mei..
Saat ingin bertanya,, ibu putri Mei Langsung mendahului Long Ryu dan berkata..
"Pendekar kecil sebaiknya kamu dan gurumu meninggalkan Kerajaan barat ini nak,, karena situasi sekarang sangat bahaya..!! Ucap ibu putri Mei..
"Hm..? Apa maksudmu dengan situasi sangat berbahaya bibi..?? Tanya Long Ryu dengan lugunya..
"Nak sebaiknya kamu menurut saja, situasi sekarang tidak memungkinkan untuk di jelaskan.."ucap ibu putri Mei kemudian mengajak Mei masuk ke kediamannya..
"Kurang ajar...!! Berani sekali Kerajaan barat ini menolak perintahku.."ucap nya begitu kesal..
"Aku mengirim Lu Cheng dengan cara yang baik baik agar kerajaan ini mau memberikan sedikit wanita suci saja,, penolakan ini adalah penghinaan bagiku..!! ucapnya kesal sambil mengeluarkan aura Hitam pekat hingga membuat para pengikutnya di di sekitar tidak bisa mengerakkan tubuh mereka masing- masing dan akhirnya hanya bisa berlutut..
"Akan ku ratakan Kerajaan barat ini.."ucapnya lagi..
"Jenderal Nue,, ku perintahkan kau dan lima ribu pasukan untuk meratakan kerajaan semut ini,, dan bawa sepuluh pendekar kelas emas puncak dan lima di kelas bumi awal.." perintahnya dengan tegasnya..
"Baik yang mulia Kaisar Long.." kata Jenderal nue memberikan hormat sambil berlutut lalu langsung beranjak pergi mempersiapkan pasukannya..
Saat Long Ryu sedang sendirian di halaman depan sambil menunggu biksu Lang kemudian terdengar suara...
"Bocah bau,,!"" teriak biksu Lang meneriaki Long Ryu..
"Ahh,, kakek guru.. mengagetkan saja.."dengus Long Ryu..
"Sini Kemarilah,," kata biksu Lang..
"Ada apa kakek guru..? Tanya Long Ryu..
__ADS_1
"Situasinya sangat buruk.. sebaiknya kita meninggalkan tempat Kerajaan ini.."ajak biksu Lang pada Long Ryu..
"Memangnya kenapa kakek guru..??" Tanya Long Ryu heran..
"Apa kamu tahu Kerajaan ini akan Musnah.."ucap biksu Lang serius..
"Ehh...??? Lelucon apa lagi ini guru..?? Tanya Long Ryu yang menganggap gurunya sedang bercanda..
"Ah anak ini,, aku sedang tidak bercanda..!!
"Kerajaan ini akan berperang dengan kekaisaran..!!" Kata biksu Lang dengan wajah kembali serius..
"Apa kakek guru yakin..?? Itu berarti..!! Kata Long Ryu.
"Iya kamu benar itu berarti,, Kerajaan ini akan berperang dengan kekaisaranmu..!!kata biksu Lang..
Long Ryu hanya diam terpaku mendengar penjelasan gurunya.. alangkah terkejutnya dia ternyata kekaisaran tempat dia lahir sekarang bukan lagi manusia biasa yang mengisinya melainkan manusia berhati iblis...
karena setahu dia kekaisaran nya ini adalah Kekaisaran yang tidak suka perang karena memang sudah di tetapkan pada peraturan kekaisaran bahwa tidak akan boleh ada perang kecuali golongan musuh kekaisaran yang memeranginya duluan..
"Apa Kaisar sialan itu datang juga..??gumam long Ryu bertanya pada dirinya sendiri sambil mengepalkan tinjunya terlihat betapa bencinya dia kalau teringat wajah orang ini..
"Guru aku akan menunggu disini dan membantu Kerajaan ini..."ucap long Ryu serius..
"Apa kau gila..?? Kau itu belum pantas untuk berhadapan dengan perang besar ini..!! Bentak biksu Lang tidak setuju..
"Kakek guru,, putri Mei sudah ku Anggap sebagai keluarga ku sendiri karena dia adalah orang yang baik.. jadi aku harus membantunya.."ucap Long Ryu dengan tegasnya..
"Lagian aku juga rindu dengan ayah kandungku, siapa tahu dia datang kesini..! Tambah Long Ryu sambil tersenyum sinis..
"Ahh,, anak ini.. begitu kah cara dia menyampaikan rasa benci dihatinya..??"batin Biksu Lang
"Amitabah,, baik kalau kamu memang mau membantu mereka guru juga akan membantu,, tapi ingatlah jangan jauh -jauh dari guru.."ucap biksu Lang memperingati
"Hu umm.. baik kakek guru.. terimakasih.."ucap Long Ryu sambil memberi hormat..
__ADS_1
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*