Pendekar Penguasa Neraka

Pendekar Penguasa Neraka
Kelompok Nan pemburu binatang buas


__ADS_3

Wanita tersebut begitu kaget tidak menyangka sosok legenda yang dulu telah entah hilang beranta kini hadir tepat di berkunjung di tempatnya..


Biksu lang melihat ke arah sosok wanita paruh baya tetapi penampilannya masih terlihat muda dan cantik " maaf anda sepertinya mengenal saya.?"tanya biksu lang


Wanita paruh baya itu memerah wajahnya dan mengatakan "bagaimana saya tidak kenal dengan anda bukannya anda adalah orang yang sangat dikenal di benua tengah dulunya..?!"kata wanita tersebut tersenyum.


"Perkenalkan saya adalah pemilik rumah makan ini dan nama saya Nan wer,"Kata wanita paruh baya tersebut Memperkenalkan diri serta memberi hormat yang Tulus..


Biksu lang terkejut karena dari pengakuan wanita tersebut bahwa dia dari Nan dimana Nan dulunya adalah Kelompok yang tak terlalu besar tatapi cukup makmur..


"Kelompok Nan adalah pemburu Binatang Buas,, pantas saja rumah makan ini menjual binatang bias."ujar biksu lang pelan dalam hati.


Raja obat langsung berkata dan mendekati biksu lang "Iblis botak,desa kecil yang kumuh dulu bisa berkembang berkat hadirnya Kelompok inilah "


"Dan Kelompok Nan bisa dikatakan yang memiliki dampak besar di kota Ini karena banyak para pengembara serta orang kaya yang berkunjung kesini demi mencicipi daging binatang buas." kata raja obat sambil tersenyum menambahkan.


Wanita paruh baya tersebut tersenyum dan agak malu karena dipuji oleh sang raja obat "tuan raja obat terlalu memuji" kata Nan Wer agak malu.


"Kakek guru, Ryu sudah lapar.."kata Long Ryu mengeluh..


"Tunggu sebentar lagi.."balas biksu lang..


Melihat Ryu yang berkata sontak wanita paruh baya itu sedikit terkejut dan melihat kebawah karena tak melihat long Ryu kecil..


"Aiyoyo manis sekali,, tuan siapa anak kecil ini.?tanya Nan wer kepada biksu lang.


"Dia adalah muridku serta penerus ku.."kata biksu lang lalu mengelus rambut long Ryu.

__ADS_1


Seketika wajah long Ryu memerah karena merasa seperti di perlakukan layaknya anak kecil oleh biksu lang.. Yah memang faktanya dia masih kecil umur 10 tahunan..


Wanita tersebut ingin menghampiri long Ryu dan mencubit pipinya hal inilah membuat long Ryu semakin menjadi geram..


"Kakek raja obat Ryu sudah tidak tahan lagi,", kata long Ryu mengadu kepada raja obat sambil mengelus perutnya..


Raja obat yang menyadari kalau long Ryu tidak ingin di situasi ini langsung menolongnya, "cepat siapkan makanan untuk kami bertiga dan beri yang spesial." kata raja obat sambil tersenyum genit kepada Nan wer


Sontak membuat Wajah wanita itu menjAdi merah padam karena di goda sang raja Obat lalu dia mengangguk dan pergi kedapur untuk membantu pelayannya memasak karena kedatangan tamu yang sangat langkah..


long Ryu menghembuskan nafasnya karena puas melihat wanita itu yang pergi karena tidak ingin pipinya menjadi bengkak karena di cubit.."huh,, hanya kakek Raja obat yang mengerti aku, tidak seperti orang itu.-!."kata long Ryu menyindir biksu lang.


biksu lang melirik long Ryu dan berkata" jadi apa menurutmu aku tidak pernah mengerti kamu begitu.? " kata biksu lang sambil mengeluarkan aura pembunuh yang membuat para pengunjung serta pendekar yang sedang makan ketakutan..


"monster macam apa ini.-!."ucap para pengunjung rumah makan Binatang buas yang ngeri.


"saudaraku, kamu menakuti pengunjung yang lain."ucap raja obat menasehati..


seketika biksu lang tersadar "Ha ha ha, sepertinya aku sudah terlalu kelaparan.."kata biksu lang yang merasa malu dan menggaruk kepala botak nya..


raja obat hanya menggeleng lalu beberapa saat kemudian Nan wer Kembali dan diikuti pelayannya di belakang yang membawa tiga porsi makanan..


Nan wer berjalan lalu berhenti di meja rombongan long Ryu"tuan- tuan silahkan menikmati ini adalah makanan yang paling spesial dari rumah makan kami,


"dan ini adalah daging harimau merah yang kultivasi nya sama dengan tingkat prajurit tahap kelima puncak, untung nya kami masih memiliki stok daging harimau ini karena mendapatkan binatang buas seperti ini cukup sulit." kata Nan wer sambil tersenyum penuh makna memandang Raja obat dan biksu lang serta long Ryu dengan mata yang ingin mendekat.


long Ryu mendekatkan kursi yang di duduki nya kearah raja obat seraya mengatakan dengan isyarat Tolong aku..

__ADS_1


raja obat yang mengerti itu segera melihat Nan wer lalu berkata"terima kasih tidak peduli berapa harganya saya akan membayar.."kata raja obat sambil mengeluarkan Lima Keping koin emas sambil tersenyum.


Nan wer yang melihat koin emas langsung matanya bercahaya tetapi dia menahan diri untuk itu..


"tuan- tuan, suatu berkah bagi saya bisa melayani kalian tetapi untuk makanan ini saya berikan gratis untuk kalian jadi tolong simpan kembali uang anda.."kata Nan wer berkata tetapi agak tidak rela karena bagaimanapun hidangan yang dia sajikan harganya hanya 50 koin perak siapa yang rela menolak rezeki nomplok..


kalau bukan karena sang raja obat serta orang nomor satu di daratan tengah pastinya dia akan mengambil uang itu meskipun itu dari kaisar sekalipun tetapi ini beda kasusnya..


raja obat mengulurkan tangan ingin memberikan koin emasnya kepada Nan wer"sudahlah, jangan begitu kami tidak ingin makanan yang cuma- cuma kami tahu kalian mendapatkan binatang buas ini adalah sulit.".kata raja obat sambil tersenyum.


Nan wer mencoba menolak tetapi tangannya bergerak sendiri dan mengambil koin tersebut, bukan ulah biksu lang dan bukan juga raja obat tetapi itu naluri a seorang wanita..


raja obat kaget karena tadi wanita ini cukup keras kepala ingin menolak tetapi seketika langsung mengambil koin tersebut. "ah wanita memang begitu kalau soal uang."desah pelan raja obat dan biksu lang dalam hati..


"Nak kelak kamu harus berhati- hati terhadap wanita karena mereka adalah orang yang mengerikan"kata biksu lang menasehati long Ryu.


"emm,, murid mengerti."di balas anggukan oleh long Ryu.


"silahkan dinikmati jika kalian masih kurang kami akan menghidangkan semua yang kami miliki"kata Nan wer bersemangat sambil mengelus koin emas lalu langsung pergi...


"huhh, di dunia ini yang bisa menghancurkan pria adalah harta, tahta, dan wanita.."desah pelan raja obat menggelengkan kepala lalu dia berbalik badan..


"ayo kita makan,,, selamat mak...-!" kata raja obat ingin mengajak long Ryu dan biksu lang makan bersama tetapi saat dia melihat kebelakang ternyata long Ryu dan biksu lang sudah makan terlebih dahulu tanpa sepengetahuannya dan mengajaknya..


raja obat melongo karena sikap keduanya yang seperti tidak menghargainya karena telah mentraktir mereka..tetapi dia selalu memaklumi dan paling mengerti sifat biksu lang bagaimana kalau sedang lapar..


"aisss.. Dari dulu sampai sekarang tidak ada bedanya."keluh raja obat lalu duduk dan mencoba menyantap hidangan tersebut..

__ADS_1


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


__ADS_2