
beberapa lama nya long ryu yang sedang membawa kakek peramal akhirnya tiba di sebuah telaga kecil dan di sana telah menunggu wei bi serta Wu ao yang sedang berdebat..
Wu ao yang merasa dirinya diculik oleh seorang bocah merasa harga dirinya semakin di injak- injak dan ingin memukul wei bi akan tetapi dirinya yang masih berada di dalam jala membuatnya tak berdaya.
"hei Paman ingat ya aku tidak menculikmu.!! justru aku ingin membantumu dari kesulitan.!!"
"lalu apa yang kau lakukan karena membawa ku diam- diam bukan kah itu namanya menculik!!"hardik Wu ao yang masih tidak mempercayai bocah gendut di depannya karena berfikir bagaimana seorang bocah bisa menolongnya.
mengetahui apa yang dipikirkan Wu ao Wei bi lantas berbicara.
"yang akan menolongmu bukan aku tetapi temanku..!"
wu ao hanya menghela nafas pelan dan berharap semoga apa yang dikatakan bocah gendut ini benar adanya..
setelah beberapa saat long Ryu dan kakek peramal sampai hingga mengagetkan wu ao karena melihat kondisi kakek peramal..
"Kek.. apa kamu baik- baik saja.?"
kakek peramal menghela nafas pelan lalu memaksakan tersenyum di depan wu ao di atas bahu long Ryu kemudian long Ryu menurunkan nya dengan perlahan,,
kemudian long Ryu mendekati kakek peramal serta mengalirkan hawa sakti ke dalam tubuh kakek peramal berharap agar si kakek memiliki energi untuk menggerakkan tubuhnya..
setelah mengalirkan energi kepada kakek peramal si kakek bermeditasi dan perlahan memulihkan keadaanya dengan sendirinya..
setelah beberapa saat si kakek akhirnya bisa menggerakkan tubuhnya walau luka- luka nya belum sembuh sepenuhnya...
si kakek membuka mata serta melirik orang di sekitarnya lalu berhenti pada long Ryu.
" Anak baik, terima kasih karena sudah membantu ku."ucap si kakek sambil tersenyum.
"tidak perlu sungkan kek itu hanya hal kecil."balas long Ryu membalas senyuman si kakek.
kakek peramal mengangguk kemudian berpaling melihat keadaan Wu ao masih dalam jaring api iblis..
sebelumnya long Ryu sedikit kasihan melihat keadaan orang-orang ini karena dari tadi dia memperhatinkan bahwa si kakek memiliki makna yang sangat berarti lewat perkataan nya serta pandangan nya kepada Wu ao..
"Ryu maaf, aku tidak bisa membawa yang satunya.."ucap Wei bi menundukkan kepala karena malu.
Wu ao sontak kaget kemudian berkata.
"nak apa kamu yang menyuruh si gendut ini untuk menculikku.??"tanya Wu ao tidak percaya.
"hehe.. maaf paman bukan itu maksudku.."
"nak jangan main- main, ini bukan masalah kecil karena ini aku jadi terpisah dengan Yin yui.!"kata Wu ao kesal.
"hei paman apa kami hanya memikirkan wanita saja!! tadi aku juga ingin membawa nya karena kamu terlalu berat jadi membuat bibi itu tertinggal disana..salahkan dirimu yang begitu berat."hardik Wei bi membela long Ryu.
Wu ao hanya menghela nafas lalu berkata.
"jadi apa benar kamu bisa membebaskan ku dari jaring sialan ini..??"
__ADS_1
"aku tidak bisa menjamin paman tetapi akan ku coba."ucap long Ryu mantap..
"baik coba lakukan-"ucap Wu ao meski dalam hatinya masih tidak percaya.
long Ryu mendekati Wu ao yang masih terikat di dalam jaring lalu dia memperhatinkan Cincin di Jari telunjuknya
seketika cahaya yang sangat menyilaukan tiba- tiba keluar dari ruang hampa dan mendarat di genggaman long Ryu.
"sialan cahaya aneh apa ini.."ucap Wei bi mengumpat
"apa ini..-?"batin Kakek peramal memaling kan wajahnya yang berada di jarak sekitar lima kaki dari long ryu.
wu ao tidak kalah kaget nya karena jarak dia long Ryu begitu dekat jadi dia lebih silau dengan kilatan cahaya tersebut..
bukan hanya mereka bertiga, bahkan long Ryu tidak kalah terkejut nya dengan cahaya tersebut karena ini kali pertamanya dia mengeluarkan pedang ini.
Pedang yang di genggam long Ryu adalah pedang Cahaya yang di titipkan Oleh Kaisar Langit melalui Dewa api untuk long Ryu agar bisa melawan Naga iblis.
saat cahaya hilang semua orang tersentak dari ling lung kemudian,
"tidak di sangka pedang ini masih bereaksi walau tidak di salurkan Qi murni, apa kakek Dewa guru membohongiku..-??"batin long Ryu bingung.
sebelumnya long Ryu mengetahui dari penguping an dia bersama Wei bi bahwa tidak ada senjata apapun yang mampu meretas jaring tersebut, akan tetapi saat dia berfikir bahwa pedang yang di dapatnya nya dari dewa api pasti lah bisa memutuskan jaring itu karena mau bagaimanapun ini adalah senjata dewa..
sambil mengelap keringat di kening long Ryu mendekati Wu ao, sedangkan Wu ao jadi berdebar jantung nya karena sudah sedikit mempercayai long Ryu.
saat pedang cahaya baru menempel di jaring tiba- tiba jaring tersebut langsung putus satu persatu long Ryu hanya perlu mengeser perlahan saja Tali- tali jaring api itu langsung putus satu persatu
Wu ao jadi kaget dan sangat bersemangat melihat kejadian itu, setelah lepas jari jeratan yang menyiksa dia langsung menghampiri long Ryu dan memeluknya erat sejuta kata terima kasih dia lontarkan..
"Nak,, terima kasih nak, terima kasih banyak.."ucap Wu ao sangat tulus dan di sisi lain kakek peramal yang sedari tadi memperhatinkan tidak kalah senangnya dan menahan genangan air mata.
"Paman, tidak usah sungkan ini bukan masalah besar."ucap long Ryu mencoba melepaskan diri.
"Paman sudah kubilang temanku ini adalah orang yang sangat hebat..ha ha ha.-"ucap Wei bi memecahkan kecanggungan.
wu ao melepaskan rangkulannya mengganguk lalu berkata.
"Paman, paman aku masih muda panggil aku kakak Ao .-!"ucap Wu ao memandang Wei bi dengan dingin.
sontak Wei bi menjadi menggigil lalu memanggil Wu ao terbata- bata
"i.iya.. kakak Ao."
"kamu juga-!"kata wu ao memandang long Ryu sambil tersenyum.-
"ehh.. aku..??"ucap long Ryu.
"kenapa apa kamu malu punya kakak bertangan baja seperti ku.??"ucap Wu ao pura- pura marah.
"ti.. tidak. kakak..-!"ucap long Ryu dengan malu.
__ADS_1
"hahaha.-" suasana di telaga menjadi berisik karena tawa mereka bertiga.
"ah maafkan aku karena tidak sopan, siapa nama adik- adik ini..-?" tanya Wu ao yang malu karena menyuruh mereka memanggil kakak tetapi nama mereka saja tidak tahu.
"Hei kak kamu bisa memanggil ku si tampan Wei Bi..-!"ucap Wei bi menunjuk hidungnya sendiri sedangkan Wu ao dan kakek peramal hanya menggeleng.
"Aku Ryu Long.-!"ucap long ryu.
"bagus,, kalian tentu sudah tahu siapa si kakek aneh satu ini karena kalian sudah cukup lama menguping kami dari balik pohon tempat kejadian tadi.-!"Kakek peramal tiba- tiba angkat bicara.
hal itu membuat long Ryu serta wei bi merasa sangat malu karena si kakek ternyata sudah lama mengetahui keberadaan mereka.
saat long Ryu baru mau menyimpan pedang di tangannya tiba- tiba ada aliran energi kuat masuk menjalar kedalam tubuhnya seketika energi yang tadi dia salurkan kepada kakek peramal langsung kembali lagi dan membuat tenaga nya penuh kembali.
long Ryu membelalakkan mata mengetahui itu pedang ini bisa memulihkan tenaga dalam.
"hebat sekali..-!!"gumam long Ryu.
"he.. kau berbicara apa nak.??"tanya kakek peramal.
"ah ti.tidak kek.-"balas long Ryu.
tiba-tiba long Ryu berfikir sejenak bagaimana kalau doa mencobanya kepada si kakek,
••••
tiba-tiba suatu bayangan yang sangat cepat seperti kilat berkelebat datang dan di ikuti angin yang begitu kencang hingga membuat keempat orang itu kaget bukan main, setelah angin menghilang tiba- tiba long Ryu tidak lagi berada di tempat itu.
"bocah itu..-!!"teriak kakek peramal terkejut ternyata long Ryu di bawa lari oleh sosok bayangan gelap.
"a. apa yang terjadi mana Ryu long..-??"teriak wei bi tidak kalah terkejut nya..
"dia di culik..!!"kata Wu ao terkesiap lalu langsung menyusul akan tetapi bayangan itu sangat lah cepat hingga ketiga orang itu tidak mampu menyusul dan kehilangan jejak long Ryu.
"tidakk, bagaimana ini mungkin. guru pasti akan menghukum ku,,!!"teriak Wei bi ketakutan...
"Kurang ajar, itu pasti si manusia ular.-!!"aku merasakan energinya. bentak Wu ao memukulkan tangan baja nya membuat tanah hingga terbela..
"siapa itu manusia ular..-?"tanya Wei bi dengan mata memerah.
"dia adalah orang yang sangat licik dan terkenal dengan racun nya di tambah lagi kecepatan nya adalah hal yang tidak satupun bisa menyaingi aku takut Ryu long akan di bunuh dengan racunnya itu karena si manusia ular itu adalah bawahan dari sang penghancur.."ucap Kakek peramal menghela nafas panjang.
wei bi menggenggam erat tinjunya kemudian berteriak kencang ke arah hilangnya Long Ryu..
"Ryu long bertahanlah setelah aku kembali ke sekte aku akan memberi tahukan gurumu Biksu lang dari Gunung Venus bahwa seseorang ingin menyakitimu..!!"
kakek peramal dan Wu ao sontak terkejut dengan perkataan Wei bi..
"Apaa..!! jadi bocah itu murid si Biksu itu..!!"kaget Wu ao bukan main.
°°°°°°°′°°°°°′°°°°°°
__ADS_1