Pendekar Penguasa Neraka

Pendekar Penguasa Neraka
CH 25 UNDANGAN


__ADS_3

"Hahaha.. Ternyata biksu tua ini hebat juga.."ucap pria kurus itu kemudian bertepuk tangan..


"tapi apa kau mampu menghadapi ini..?? tanya pria kurus itu kemudian bersiul keras,, dan terlihat dari balik tembok keluar sekitar dua puluhan orang yang yang sudah siap kapan saja dengan masing-masing memegang senjata..


"hmm.. hanya tingkat prajurit tahap akhir dan beberapa tingkat tahap Emas awal..?? tanya biksu Lang merendahkan karena sedari pertama masuk ke rumah dagang dia sudah menyadari kehadiran orang orang ini..


"Serang biksu ini,, dan tangkap putri itu hidup-, hehe.. kita akan kaya setelah ini.."ucap pria kurus penuh kelicikan..


"Jangan harap,,!!"kata para pengawal yang terdiri dari empat orang mencoba melindungi tuannya..


mereka menerjang biksu Lang,, tetapi tidak satupun yang berhasil mendaratkan pukulan bahkan biksu Lang bisa membalas satu persatu dari mereka..


"Sial,, biksu ini kuat sekali ..!!" kata anggota dari pria kurus itu..


beberapa puluh menit berlalu akhirnya biksu Lang bisa melumpuhkan satu persatu dari anggota yang ingin mencelakai putri tersebut,,


sebenarnya dengan mudah biksu Lang bisa menghabisi mereka semua tetapi takut akan merusak rumah dagang akhirnya dia hanya mengunakan kekuatan fisik saja..


tetapi yang tidak biksu Lang ketahui bahwa pada dasarnya rumah dagang juga berperan dalam penyerangan tersebut..


Long Ryu hanya memperhatikan arus pertempuran biksu Lang dan kelompok yang menyerang karena memang biksu Lang menyarankan agar Long Ryu tidak menonjolkan bakatnya terlebih dahulu...


melihat situasi nya tidak bagus pria kurus itu berlari membantu anggota yang melawan beberapa pengawal untuk membawa lari putri tersebut..


setelah keempat pengawal dilumpuhkan pria kurus itu meraih tangan putri itu tetapi dia malah terhempas dari Sambaran angin yang di lancarkan biksu Lang...


melihat biksu Lang yang sudah melumpuhkan anggotanya pria kurus itu berinisiatif untuk melarikan diri..


"Kau biksu tua,, tunggu pembalasanku.." ucap pria kurus sambil berlari keluar dari rumah dagang...


Long Ryu yang mau menghentikan laju pria tersebut langsung di teriaki biksu Lang,,


"Bocah bau sudahlah tidak usah di kejar.."kata biksu Lang memperingati


"Ya iya.. kakek guru adalah pahlawan nya..murid mengerti..!!ucap Long Ryu malas dan tidak mengerti..


biksu Lang melepaskan mereka bukan tanpa alasan sebenarnya dia akan menyisir habis kawanan ini setelah kembali nanti karena ada tujuan penting yang harus di prioritaskan yaitu melanjutkan perjalanan..




"Terimakasih biksu suci mau membantu ku.."ucap seorang wanita muda dengan berwibawa..



"ahh,, tidak apa-apa nak.. Biksu tua ini hanya sekedar lewat saja..!!"ucap biksu Lang dengan tersenyum ramah..

__ADS_1



"ahh iya...!! bukankah Anda yang berada di rumah makan tadi siang..?? tanya Putri tersebut



"baiklah karena kalian sudah menolong ku tadi,, terlebih dahulu perkenalkan namaku Sui Mei.."ucap Putri Mei penuh hormat



"Ahh amitabah,, biksu tua ini semakin lama semakin buta dan pikun saja,, padahal pria kurus tadi berapa kali meneriaki kata putri... dan Perkenalkan nama biksu tua Guo Lang dan itu adalah muridku Ryu'err.."kata biksu Lang membalas hormat putri Mei.



Putri Mei melihat kearah Long Ryu yang mulai memasuki rumah dagang sambil mengangguk tanda mengerti,,



kemudian biksu Lang menjelaskan bahwa mereka hanya sekedar lewat saja, kebetulan muridnya melihat ke arah rumah dagang ada keributan dengan pria kurus tadi muridku ini memberi tahu kepada dirinya sampai harus meminta untuk membantu..



mendengar penjelasan biksu Lang putri Mei melihat kearah Long Ryu sekali lagi,,



"Terimakasih saudara muda,, sudah mau memberikan bantuan..!! ucap putri Mei penuh hormat serta diiringi para pengawal...




tetapi tetap saja putri Mei mempertahankan sikap hormat serta wibawanya tanda bahwa dia adalah orang yang telah di didik dengan baik.



melihat bocah yang tidak terlalu beda jauh dengan usianya ini putri Mei sedikit bersemangat untuk lebih dekat ya walaupun pakaian anak ini beserta gurunya tidaklah layak bila di katakan sebagai pakaian tapi ada sedikit ketertarikan putri Mei untuk berteman dengannya terlebih lagi long Ryu memiliki wajah yang cukup menawan meski terlihat banyak kotoran debu di wajahnya...



"Baiklah kalau begitu bagaimana kalau biksu suci dan teman berkunjung ke kerajaan kami disana ada banyak makanan yang siap kami sajikan untuk menjamu kalian..."kata putri Mei pada biksu Lang dan Long Ryu..



"Ahh iya bagaimana aku memanggil teman muda ini..?? tanya Putri Mei kepada Biksu Lang sambil melirik Long Ryu..


__ADS_1


"Panggil saja aku Ryu..!" ucap long Ryu sambil senyum ramah..



tentu dia tidak mau menjelaskan nama aslinya karena sesuai instruksi biksu Lang sebelum mereka memulai perjalanan dari hutan kematian, Long Ryu harus merahasiakan marganya karena bisa sangat berbahaya bagi keselamatan nya...



biksu Lang terlihat berpikir sejenak karena harus buru buru menemui kawan lamanya guna melatih Long Ryu Berlatih ilmu pedang..



akhirnya biksu Lang segera menolak karena harus pergi ke suatu tempat yang sangat jauh.. jadi harus cepat agar tidak membuang-buang waktu..



"Ah maafkan kami tuan Putri,, kami harus melanjutkan perjalanan karena perjalanan kami masih sangatlah jauh jadi harus cepat agar tidak membuang-buang waktu.."Ucap Biksu Lang menjelaskan dengan penuh hormat.



terlihat kekecewaan di wajah Putri Sui Mei karena mendapatkan penolakan,,


karena selama ini dia selalu mendapat apa yang dia inginkan,, padahal dia hanya ingin berteman dengan Long Ryu yang menarik perhatiannya sejak dari rumah makan..



"ahh,, berkunjung sebentar kurasa tidaklah masalah.."ucap Long Ryu mengagetkan putri Mei beserta Biksu Lang..



"benarkah begitu...?? tanya polos putri Mei..



biksu Lang yang baru saja mau protes akan tindakan Long Ryu kemudian menatap sikap antusias dari putri Mei akhirnya hanya menghela nafas panjang...



sebenarnya Long Ryu sejak awal merasa sedikit akrab dengan putri Mei ini karena berpikir mungkin ada hubungan khusus antara keduanya itu sebabnya dia tertarik dengan putri Mei..



"Baik kami akan berkunjung tetapi tidak akan lama.."ucap biksu Lang menyakinkan putri Mei..



"emm.. tidak masalah.." ucap putri Mei..

__ADS_1



°°°°°°°°°°°°°


__ADS_2