
Setelah berjalan beberapa jam,, Long Ryu dan rombongan sampai di gerbang kerajaan Barat Sui..
Setelah di gerbang istana Long Ryu dan rombongan melewati penjagaan tanpa masalah karena rombongan tersebut tidak lain ada seorang sang putri Sui Mei..
"Kenapa tuan putri membawa dua gembel itu ke istana..??tanya penjaga gerbang keheranan sambil berbisik bisik kepada temannya..
"Kenapa kamu bertanya kepada ku..?? Timpal temannya menjawab..
"He he.. ku pikir itu saudara atau sepupumu..!"jawab penjaga yang pertama dengan mengejek..
"Saudara kepalamu...!!" Timpal temannya kesal..
Long Ryu dan biksu Lang yang mendengar mereka berbisik bisik cuma mengacuhkan mereka dan sambil berfikir..
"Hahhh,, sepertinya aku harus membeli pakaian baru untukku dan untuk kakek guru.."batin Long Ryu sambil melirik biksu Lang..
Putri Mei yang juga menyadari gelagat para penjaga gerbang seketika menghentikan langkahnya dan ingin memaki para penjaga itu tapi malah di hadang Long Ryu..
"Tuan putri,, sudahlah tidak usah dihiraukan mereka..memang kami yang salah dan tidak sopan memasuki istana dengan keadaan begini.."ucap Long Ryu Kepada putri Mei..
"Hmmpp.. baiklah kalau kamu yang meminta teman kecil..! Ucap putri Mei
di panggil kecil, long Ryu hanya tersenyum canggung, karena memang faktanya usia nya lebih muda daripada putri Mei..
Para pengawal yang melihat kalau tuan putri Mei marah akibat tingkah mereka akhirnya hanya mengeluarkan keringat dingin karena telah salah berbicara..
"Tuan putri maafkan kami..!!" Ucap para pengawal sambil berlutut..
"Sudahlah lanjutkan saja tugas kalian.."kata putri Mei..
"Baik tuan putri.."jawab para pengawal serentak ..
"Ayo teman kecil dan biksu suci kita lanjutkan perjalanan.."Ucap putri Mei dengan sopan..
"Anak ini sungguh baik hati dan mempunyai sopan santun yang baik,, sepertinya raja Sui melatih attitude nya dengan baik.."batin Biksu Lang kagum..
Setelah sampai di kediaman keluarga Sui putri mei menyuruh pelayan mengantarkan Long Ryu dan biksu Lang ke kamar tempat tamu dan menyuruh mereka mandi terlebih dahulu sebelum memasuki tempat jamuan...
Setelah mandi Long Ryu beserta biksu Lang memakai pakaian yang telah disiapkan oleh para pelayan..
Setelah bingung memilih dari sekian banyaknya pakaian akhirnya Long Ryu memutuskan memilih pakaian berwarna hitam dengan ukiran naga emas di dada kirinya,,,
__ADS_1
Pakaian yang dikenakan long Ryu terlihat sangat cocok dan ditambah dengan wajahnya yang mempesona membuat dirinya lebih sempurna,,
Sedangkan biksu Lang memakai bajunya yang lebih besar untuk ukuran tubuh...
"Dengan begini ku rasa tidak akan terlalu dihina lagi.."ucap long Ryu pada biksu Lang..
"He he.. pakaian ini tidak terlalu buruk.."jawab biksu Lang
"Ayo kita ke tempat jamuan ..!"ajak biksu Lang dan di balas anggukan oleh long Ryu..
Setelah sampai di tempat jamuan terlihat seorang raja, permaisuri. Dan putri Mei sedang duduk dan sambil senyum penuh keramahan..
"Mei'err jadi ini para pendekar yang telah menolong mu..?? Tanya Raja barat..
"Iya ayah,, itu biksu dan seorang anak remaja yang tadi aku ceritakan.."balas putri Mei..
Setelah Long Ryu dan Biksu Lang di antar para pelayan akhirnya mereka sampai di tempat jamuan makan,, saat melihat seorang lelaki duduk tegap di meja dan ada mahkotanya di atas kepala biksu Lang langsung memperkenalkan diri..
"Ah,, salam yang mulia.. Perkenalkan saya Biksu tua Guo Lang dan ini muridku Ryu.."kata biksu dengan penuh hormat dan di ikuti Long Ryu..
Raja barat mengangguk dan berkata..
"Iya saya sudah tahu,, Biksu suci dan Ryu terimakasih karena telah menolong putri ku.." kata raja barat dengan hormat..
Raja barat tersenyum lembut,, melihat biksu Lang lalu mempersilahkan mereka untuk duduk agar dapat menikmati jamuan..
"Ayah,, Biksu Lang dan teman kecil ini adalah orang yang sangat hebat mereka melawan musuh yang jumlahnya puluhan tanpa masalah sedikitpun..!!" Ucap putri Mei memuji ..
"Ah benarkah itu..?? Tanya istri raja barat..
"Iya ibu,, terlebih lagi mereka yang mau mencoba menculik ku itu rata di tingkat prajurit puncak dan beberapa di tingkat emas.."kata putri Mei menjelaskan..
"He he..tuan putri anda jangan terlalu memuji.."kata Long Ryu yang di samping nya ..
"Ha,, sudah hentikan dulu pembicaraan kita ayoo kita nikmati jamuan ini..!!kata raja barat dengan semangat dan tersenyum lebar..
"Ayo -ayo semua silahkan dinikmati,, "ucap raja barat kepada mereka berdua..
"Emm,," long Ryu dan Biksu Lang memangguk serentak..
Baru saja mau mengambil makanan raja barat dan semua yang ada di meja dikejutkan dengan suara panglima yang memasuki ruang jamuan..
__ADS_1
"Yang,, mulia.."
"Yang mulia.. ampun,i hamba karena telah mengganggu Anda. Ada pesan penting yang harus Anda ketahui..!"panglima itu tergesa - gesa dan bertulut tidak jauh dari ruangan..
"Kurang ajar... Tidak bisa kah kau menunggu kami sampai selesai makan..?!!"raja barat membentak panglimanya..
"Ampuni hamba yang mulia,, tapi ini sangat mendadak.."kata prajurit itu..
"Coba katakan, jangan sampai berita yang kau Sampaikan tidak memuaskan ku maka nyawamu taruhannya..!"tegas raja barat..
Glekkk,, panglima tersebut menelan ludah kemudian mendekati raja barat dan membisikkan di telinganya..
Terlihat raut wajah raja barat sedikit memucat kemudian menerima surat yang di berikan panglimanya...
"Suamiku apa yang sedang terjadi..??tanya istri raja barat..
"Istriku ayo ikuti aku..!!pinta Raja barat..
"Baiklah.."jawab istrinya..
"Biksu suci dan pendekar kecil silahkan dinikmati makanannya,, aku ada urusan sebentar.. mei'err temani biksu dan pendekar kecil ini menikmati hidangan.." pinta Raja barat..
"Hu umm..! Baik ayah.."kata putri Mei
Long Ryu dan Biksu Lang yang sedikit penasaran dengan kondisi Kerajaan barat tidak bisa apa apa karena raja barat seperti menyembunyikan sesuatu yang tidak boleh di ketahui banyak orang..
Akhirnya Long Ryu dan biksu Lang menikmati hidangan dan di temani putri Mei..
"Istriku,, kita harus menyembunyikan mei'err.. ini kondisi yang sangat berbahaya.."ucap raja barat cemas..
"Suamiku ada apa coba jelaskan..?? Tanya istrinya bingung..
"Kekaisaran Long mengutus bangsawan Long lu Cheng anak dari Perdana menteri Long gonglu untuk meminta Dua ratus wanita yang masih suci lagi kepada Kerajaan kita.."Raja barat menjelaskan dengan sedih..
"Apa...?? Bukankah mereka sudah berjanji tidak akan meminta wanita yang masih suci lagi saat dulu kita memenuhi permintaan mereka..?? Tanya istrinya kesal..
"Aku juga tidak mengerti.. kekaisaran ini semakin lama semakin seperti iblis saja.. !!" Dengus raja barat dengan menundukkan kepalanya..
"Sekarang dimana bangsawan Long lu Cheng apa dia ada di istana kita..? Tanya istrinya..
"Tidak.. dia sekarang berada di sebuah penginapan di ibu kota barat.."kata raja barat sambil menghela nafas..
__ADS_1
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*