Pendekar Penguasa Neraka

Pendekar Penguasa Neraka
Pusaka Biksu Lang


__ADS_3

setelah cukup lama Mu Bai belum juga mampu menangkap Long Ryu,


dengan nafas terengah-engah dia berkata,"Sialan bocah hebat juga bisa menghindari tanganku..-!"geram Mu Bai.


Biksu lang yang menyadari kalau Mu Bai tidak akan mampu menangkap Long Ryu mau sampai kiamat pun lalu dia berkata ke arah Long Ryu..


"Sudah Cukup Main- main nya,-!!"ucap biksu lang mengeluarkan sesuatu dari balik pakaian nya ternyata itu adalah sebuah cambuk..


ternyata biksu lang selama ini memiliki sebuah pusaka yang berbentuk Cambuk dan yang selama ini selalu melilit di pinggang balik jubah nya..


saat Biksu lang mengayunkan Cambuk tersebut hingga melilit Long Ryu beserta Mu bai dan membuat mereka amat kesakitan dan membentuk garis luka di tubuh mereka..


belum lepas kaget long Ryu karena mengetahui ternyata selama ini gurunya juga memiliki pusaka yang hebat kemudian dia menelan ludah ketakutan sambil terus menahan sakit..


"kakek guru,, Tolong ampuni murid yang nakal ini...-"ucap long Ryu dengan sedih..


"Ryu long ayo kesini..-!"Ucap Biksu lang mengajak Long Ryu duduk dan mengendurkan lilitan cambuk nya serta mu bai.


seketika Mu Bai tertegun karena ternyata Biksu Lang mengenali Long Ryu apalagi kalau dia sudah mengetahui kalau Long Ryu adalah murid nya maka seketika Mu bai bisa muntah darah karena kaget..


sambil merasakan sakit dari lilitan cambuk sebelumnya long Ryu berjalan menghampiri meja biksu lang..


Sekarang aku mau tanya sama kau. Berapa kau punya mata?"


Long Ryu yang duduk di samping Biksu lang tercengang karena Biksu lang bertanya tiba-tiba dan aneh..


"Dua, kakek guru." balas Long Ryu yang masih tercengang.


"Hidung?"tanya Biksu lang yang tidak menghiraukan Ekpresi muridnya.


"Satu lah, memang nya ada yang berhidung tiga kakek guru..??"


"Jawab saja pertanyaan ku..-!"perintah Biksu lang dengan nada sedikit tinggi,


Long Ryu tidak mau membantah lagi karena takut Biksu lang akan marah sambil terus di perhatikan orang sekitar Long Ryu terus menjawab pertanyaan guru nya..


"Lubang hidung?"


"Dua kakek...."


"Mulut?"


"Satu...."


"Bibir?"

__ADS_1


"Dua..."


"Kepala?"


"Satu...."


"Tangan?"


"Dua...."


"Kaki....?"


"Juga dua kakek..."


"Kau punya biji ********....?"


"Dua kakek," dan dalam hatinya Long Ryu memaki tapi geli..


"Kau punya batang ********?"


"Satu ...." Long ryu geli lagi dan memaki lagi.


"Nah.... itu semua membuktikan di dunia ini kehidupan manusia adalah tak ubahnya seperti bilangan, Hitam dan putih.


dan adanya hitam dan putih ini tak bisa diingkari dan harus melekat dalam diri manusia! Manusia pasti akan merasakan senang susah, gembira sedih, kaya miskin, lapar kenyang, hidup mati, dan manusia juga musti percaya pada dirinya sendiri agar tidak terjerumus terlalu dalam ke lubang hitam..."


"Betul, meski begitu berarti dia cuma punya satu mata, punya satu kaki! Nah, bukankah ada juga melekat angka pada dirinya?! Aku sudah bilang sama kau bahwa dalam diri manusia musti ada angka itu berarti ada hitam nya dan ada putih nya! Apa kau masih kurang ngerti, goblok?!"


long ryu diam, kata-kata gurunya itu memang betul.


Menurut ajaran Biksu Lang angka itu melekat pada diri manusia, misalnya di dalam fisik manusia saja sudah menyiratkan hal itu, seperti ada satu hidung dan dua lubang hidung. Sebagai murid Long ryu banyak bertanya, tetapi diam-diam dia membenarkan pendapat gurunya.


"Sekarang berdirilah kau!," perintah Biksu Lang..


Long Ryu Berdiri dari kursinya. Biksu Lang menyeringai dan tertawa cekikikan. Tiba-tiba dari balik pakaian dikeluarkannya kembali Cambuk yang terbuat dari emas dan Binatang Buas yang Langkah.


.


Terkejut long Ryu dan mundur beberapa langkah ke belakang. biksu lang menyeringai lagi, tertawa lagi hingga kedua matanya berair....


"Kenapa kau terkejut....?" tanya biksu lang. "Kau takut?!"


"kakek mau bikin celaka murid lagi?!" tanya long ryu bersiap-siap. Dan biksu lang itu tertawa lagi melengking-lengking. Dia mundur sampai tujuh tombak ke belakang.


"Pejamkan matamu, ryu!" perintah biksu lang pula.

__ADS_1


"Tapi.... kakek mau bikin apa?!"


"Eeee.... kunyuk betul kau! Aku suruh pejamkan mata malah banyak tanya!! Pejamkan matamu!"bentak biksu lang.


long Ryu memejamkan matanya dengan ragu-ragu. Karena itu kedua mata itu dipejamkannya tidak rapat betul.


"Biar rapat!" hardik biksu lang dan di saksikan banyak pasang mata.. Dan long Ryu terpaksa menutup matanya rapat-rapat.


"Buka bajumu!"ucap biksu lang lagi..


long Ryu membuka bajunya dan meletakkannya di lantai. Kedua matanya tetap memejam.


"Buka tangan kananmu, naikkan ke atas dan hadapkan telapaknya kepadaku!", perintah biksu lang lagi. Ryu mengikuti perintah itu.


Biksu lang memegang ga gang cambuk dengan tangan kanannya erat-erat. Salah satu jarinya kemudian menempelkan disatu bagian rahasia pada taring binatang buas dekat gagang cambuk yang terbuat dari emas itu.


"Apapun yang terjadi sekali-kali jangan buka kedua matamu dan sekali-kali jangan bergeser. Kecuali kalau kau mau mampus!"


"kakek....."keluh takut long Ryu


"Diam! Gila betul!," bentak biksu lang.. long ryu terpaksa membungkam. lelaki tua itu menekan alat rahasia dekat ga gang cambuk.


. Maka dari pangkal cambuk melesat dengan suara menderu tiga puluh batang jarum.


Ketiga puluh jarum itu mendarat dan menancap di bagian jantung long Ryu separuhnya di telapak kanan..


Jarum-jarum ini menancap dengan teratur membentuk susunan Budha ber warna hitam di telapak tangan nya dan warna putih di dada. bocah itu menjerit keras.


Tubuhnya rebah ke tanah!


Sebelum long Ryu siuman, biksu lang sudah mencabuti jarum-jarum putih di dada long ryu itu, juga jarum-jarum di telapak tangan kanan nya.


"tetap kejam seperti dulu..-!"batin Yu tian dan para ketua berkeringat dingin.


Dan ketika long Ryu sadarkan diri maka dilihatnya di kulit dadanya terukir seorang Budha..


"Berdiri Ryu long!" perintah sang guru.


Long Ryu berdiri. Dia tak tahu apa sebenarnya yang telah dilakukan oleh gurunya.


yang dia tahu tadi ialah suara yang menderu-deru, lalu dia menjerit,


lalu roboh dan.... tak ingat apa-apa lagi


"mau tahu kenapa ada gambar Budha di tangan serta badan mu itu..-??"tanya biksu lang.

__ADS_1


...°°°°°°°°°°°°°°°°°°°...


.


__ADS_2