Pendekar Penguasa Neraka

Pendekar Penguasa Neraka
CH 28 KERAGUAN


__ADS_3

Setelah satu Minggu berlalu,, situasi di kerajaan Barat Sui sangatlah riuh akan suara keluhan dan kebimbangan para prajurit dan para petinggi istana mencoba menenangkan mereka baru saja petinggi istana mau berbicara terdengar suara mengema dan suara terompet...


"Yang mulia raja barat telah tibaa..."ucap petinggi kerajaan dengan berteriak lantang..


"Semuanya diam...!!"perintah sang raja..


Akhirnya tempat yang ricuh itupun langsung hening,,


Raja barat diam sejenak sebelum berbicara kepada pasukannya..


"Apa yang kalian takutkan..?? Seharusnya kalian bangga dan senang karena anak dan istri kalian akan aman dan selamat,,"


" kita adalah para pahlawan bagi keluarga kita jangan pernah menyesali perbuatan yang baik.. meskipun kita semua akan mati dalam pertarungan ini,, tapi kita mati di jalan kebenaran.."


"Dan untuk anak dan istri kita,, mereka adalah jantung dan buah hati bagi kita,, sedangkan kita adalah pohonnya yang sudah tua.. "


"walaupun pohon akan mati daunnya berguguran tetapi buahnya akan jatuh dan biji-bijian dari buah itu akan tumbuh dan melahirkan pohon baru.."


"Dan kita akan di ingat sepanjang masa oleh pohon baru itu,, dan semoga pohon yang tumbuh dan terlahir kembali itu akan lebih kuat dan lebih hebat di bandingkan kita.."


"sehingga keturunan kita tetap berada di jalan kebenaran.. " ucap raja barat menyemangati para prajurit dengan serius nya..


Setelah raja barat diam,, akhirnya suasana hening sejenak,, kemudian terdengar suara prajurit..


"hidup Kerajaan Barat!!!"


"Hidup Kerajaan Barat !!!"


Dan di ikuti oleh semua prajurit..


Setelah semangat para prajurit membara terlihat jauh dari pasukan kerajaan Barat ada biksu Lang dan Long Ryu mengawasi sambil mendengarkan..


"Raja barat ini cukup lihai dalam membangkitkan semangat para pengikutnya.."ucap Long Ryu santai.


"Tentu saja..kalau tidak mana mungkin dia menjadi seorang raja.." timpal biksu Lang karena melihat tingkah muridnya ini yang kadang sangat cerdas dan kadang sangat bodohnya..


"He he.. kakek Guru.. jangan marah begitu.. murid hanya bercanda.."ucap long Ryu pada biksu Lang..


"Aku tahu kau bukan bercanda,, tetapi memang itu sudah bakat alamimu,, yaitu bakat kebodohan dalam pengamatan.."ucap biksu Lang kesal..


"Ah,, maafkan murid kakek guru.. untuk kedepannya murid akan belajar lebih giat.."ucap long Ryu terbata..


"Memang begitu seharusnya.."kata biksu Lang..


*Ayo kita ikuti mereka,, sepertinya mereka sudah mulai melancarkan aksi bunuh dirinya.." kata biksu Lang..


"Amitabah.. ahh,, Kerajaan ini bagi kekaisaran Long adalah sebuah para kawanan serangga..!! Ucap biksu Lang..

__ADS_1


"Kakek guru kenapa berbicara begitu,, itu sama saja kakek guru menghina Kerajaan ini.."kata Long Ryu protes karena tidak suka apa yang di ucapkan gurunya..


Biksu Lang hanya menghela nafas panjang..


"Huhh.. baik guru akan memberikan satu bocoran untukmu, ini pun agar kamu kelaknya akan berlatih dengan setengah mati kalau tahu..!"ucap biksu Lang yang membuat penasaran Long Ryu..


"Wah,, bocoran apa itu kakek guru..?? Tanya Long Ryu penasaran..


"Apa kamu tahu kultivasi ayahmu yaitu kaisar Long Qin..??"tanya biksu Lang..


Mendengar itu Long Ryu malah langsung marah..


"Biksu botak,, jangan pernah memanggil pria itu sebagai ayahku, dia bukan ayahku...!!"bentak long Ryu dengan mata yang penuh kebencian mendengar nama Kaisar Long disebut kan..


Biksu Lang hanya memaklumi sikap muridnya itu walaupun dia baru saja di katakan botak tetapi dia sangat mengerti perasaan muridnya,, sebenarnya dia juga merasa bersalah dan akhirnya memutuskan tidak melanjutkan percakapan..


"Kakek guru,, kenapa kakek guru diam..?? Tanya Long Ryu.


"Tidak.. tidak apa- apa.."sebaiknya tidak usah kita bahas lagi.." kata biksu Lang karena melihat Long Ryu sudah tenang kembali..


"Kakek guru jangan membuatku mati penasaran.."ucap Long Ryu kesal..


"Ah sudahlah lupakanlah.."kata biksu Lang sambil berjalan santai mengikuti para pasukan kerajaan..


"Ah,, apa- apaan kakek guru.. ayo katakan padaku apa kultivasi orang itu..??"tanya Long Ryu memaksa..


"Kaisar Long saat ini kultivasi miliknya berada di tingkat kaisar tahap awal yang mustahil bagi manusia biasa untuk mencapainya,, dan tambah lagi aku tidak tahu keterampilan apa yang dimilikinya..."kata biksu Lang dengan serius...


"Apa-Apaan...?? Tingkat kaisar tahap awal..??"tanya Long Ryu kaget setengah mati dan tidak sengaja membocorkan auranya..


"Sudah ku bilang padamu.. itulah faktanya.. dan asal kamu tahu saja gurumu ini saja hanya berada di tingkat bumi tahap puncak yaitu tahap lima"kata biksu lang..


"Dan turunkan Aura mu itu lihatlah para prajurit itu melihat kita.."ucap biksu Lang kesal karena kecerobohan Long Ryu..



Merasakan Aura yang tiba- tiba di belakang mereka akhirnya banyak para prajurit melihat kebelakang....



"Ah anak itu,, teman tuan putri Sui Mei.."ucap salah satu prajurit..



"Heii,, kalian perhatikan lah kultivasinya.."kata prajurit lain memperingatkan..


__ADS_1


"Apa-...!! Tidak mungkin...!!Tingkat prajurit tahap puncak..?? " Banyak para prajurit yang sangat kaget melihat bocah yang usia belum belasan tahun sudah mencapai tingkat itu..



"Ahh,, kasihan sekali anak itu.. kenapa dia juga ikut berperang..?? Sangat di sayangkan benih yang bagus belum sempat untuk berkembang.." kata prajurit yang lainnya lagi..



"Sedangkan jauh di barisan raja barat dan para petinggi tidak merasakan aura Long Ryu karena terpaut jarak yang cukup jauh..



"Apa...??? Jadi kakek guru.. walaupun aku Berlatih seumur hidup pun pada Kakek guru pastilah aku tidak akan Mungkin sampai ke titik orang itu.."ucap long Ryu sedih..


"Amitabah,, itu lah sebabnya sebaiknya kamu lupakan dendam mu itu nak.."kata biksu Lang memperingati..


"Tidak.. tidak.. aku akan mencapai titik itu dan aku akan melampauinya dengan usahaku sendiri Berlatih sekuatnya nanti.." kata Long Ryu dengan tegas..


"Aiihh.. terserah kamu saja.."kata biksu Lang..


Setelah berjalan cukup lama akhirnya tibalah mereka di tengah hutan.. dan pasukan kerajaan Barat berhenti sambil menunggu laporan informasi dari anggota pengintai..


Setelah cukup lama,, akhirnya pasukan pengintai menuju tempat mereka dan menyampaikan informasi bahwa pasukan musuh berjumlah kisaran lima ribu lebih,,


Para pasukan kerajaan tambah tenggelam setelah mengetahui jumlah pasukan musuh,, tetapi mereka sudah membulatkan tekadnya untuk menjadi pahlawan keluarga..


"Apakah Kaisar Long juga ikut ambil Andil..??tanya raja barat pada anggota pengintai..


"tidak yang mulia,,,"jawab singkat anggota pengintai..


terlihat raut wajah senang raja barat karena kaisar Long tidak ikut berperang..


"Berarti ada kemungkinan kita akan menang.."kata raja barat senang karena ada secercah harapan..


"ta.. tapi yang mulia..!!"ucap anggota pengintai terbata..


"Apa..?? cepat jelaskan dengan benar.."bentak raja barat sedikit tidak sabar..


"itu,,, pasukan mereka meskipun kaisar Long tidak ikutan berperang tetapi ada Jenderal Nue..


raja barat menghela nafas berat..


"ada di tingkat apa jenderal Nue ini..??tanya raja barat..


"kami tidak bisa membaca tingkat kultivasi nya yang mulia,, tetapi setidaknya dia berada di tingkat bumi awal atau menengah.."jawab anggota pengintai sambil berkeringat dingin...


***********

__ADS_1


__ADS_2