Penjaga Malam

Penjaga Malam
episode 1


__ADS_3

" wooyy itu disana" orang sedang berlarian mencari sesuatu


" e,heeeeee,heeeeee" suara kuda berlarian


" cepat amankan kuda-kuda ini" Ucap seorang pria


( Nano, lelaki bermata biru menyala, berbadan kekar, dan memiliki kuku yang meruncing berbentuk pedang, sedang menghadapi Ziovore "siluman penghisap darah" )


" aku akan menghadapi ziovore yang ini, kalian hentikan yang lainnya" ucap Nano


" Aku Harus menghentikan Ziovore yang satu ini, dia adalah pemimpin kawanan Ziovore itu." Gumam Nano.


" hiaaaaaaatt" Nano berlari menghampiri Ziovore besar itu.


" srenggg, srengg" ( Nano menghunuskan kuku yang berbentuk pedang melawan Ziovore tersebut.


( Permulaan )


" Nano bangun nak, cepat nanti kamu kesiangan berangkat sekolah" seseorang berteriak


" euuhhhhbhhh,,, huahhhh " Anak Remaja menggeliatkan tubuhnya di atas kasur.


" huaammm" Remaja itu duduk di kasurnya ( menguap ).


" masih ngantuk " dalam Hatinya


" hey Nano, cepat mandi, nanti kamu kesiangan". Ucap seorang Wanita.


" ok, ok" Ucap Nano.


Nano, yaa remaja itu bernama Nano, dia adalah anak kelas 2 SMA, dia dia sekolah di SMA BARSAMA 5.


Nano adalah anak yang biasa biasa saja, dia tidak pintar tapi mengikuti eskul di sekolahnya.


" kamu itu sudah di bilangin jangan begadang mulu" Ucap mamanya Nano.


" iyaa maaa" ucap Nano ( sambil berangkat menggendong tas nya).


" Nano berangkat dulu mah" Ucap Nano


" iya, hati-hati sayang" ucap mamanya Nano


" ahh terus saja di panggil begitu, aku bukan lagi anak kecil". Ucap Nano dalam hatinya.


" kssssksssskss brummmm" Nano menstater motornya lalu berangkat sekolah.


Nano adalah anak semata wayang, dia selalu di manja oleh mamanya, Ayahnya adalah seorang chief di kapal pesiar, jadi ayahnya Nano jarang pulang.


" clekkk" ( suara standard motor ) Nano sampai di sekolahnya,


Nano memasuki kelasnya, Nano tidak begitu akrab dengan teman sekelasnya, dia duduk di kursinya.


" hey Nano, kamu tidak bersemangat seperti biasanya" ucap teman di sebelah bangkunya.


" aku bosan dengan kehidupan ini" ucap Nano kepada Ziva


" haahh bosan,, ap,apa kamu mau mencoba bunuh diri?" Tanya Ziva kaget.


" aaaa, b,bukan itu maksudku, ak,aku bosan dengan hidupku yang tidak ada perubahan sama sekali". Tegas Nano kepada Ziva yang telah salah sangka.


" aku pikir kamu mau bunuh diri". Ucap Ziva


" y,ya enggaklah, aku masih mempunyai masa depan" Tegas Nano


" waaaaa b,berita apa ini," Teriak salah satu teman sekelas Nano


( teman-temannya Nano berkerumun melihat isi berita itu,,)


" ahh tidak, di Kampung lumaya, 30 ekor kuda dan 15 sapi mati dalam semalam, tidak masuk akal" Teman temannya Nano menjadi berisik membicarakan berita itu.


" huhh, berisik seperti biasanya" gumam Nano melihat teman-temannya.


" Hey Nano, aku merasa aneh hewan sebanyak itu bisa mati dalam waktu semalam, kalau sama manusia harus ada bekas tebasan atau luka di tubuhnya, tapi dari semua kuda dan sapi yang mati,, tidak ada luka sama sekali,, apa kamu tidak merasa aneh Nano?" Tanya Ziva yang sedang membaca berita itu.


( Nano memalingkan pandangannya kedepan )


" itu bukan Urusanku, lagian aku tidak mempunyai kuda atau sapi, dan aku tidak mempunyai peliharaan apapun " Gumam Nano.

__ADS_1


" tetttttt " (bel masuk berbunyi.)


( Nano telah pulang kerumahnya)


" aku pulang " teriak Nano


" ahh, kamu kebiasaan Nano, jam berapa ini" Ucap mama Nano.


" ahh maaf, Nano tadi main sama Fahmi" ucap Nano


" Nano laper mah" Ucap Nano lagi.


" kamu ini, kebiasaan kalau main lupa waktu makan, tuh mama udah siapin di meja makan" Ucap mama Nano


Nano pun mengganti bajunya, dan makan sambil menyalakan TV.


" kami sedang berada di lokasi kejadian, 30 ekor kuda dan 15 ekor sapi mati mengenaskan disini, jadi di tambah dengan kampung Sihan tadi, semuanya berjumlah 65 kuda, 33 sapi, 5 kucing, dan 2 orang pria yang telah kehilangan nyawanya dalam semalam, kejadian ini terjadi sangat misterius, kami harap tidak ada korban lagi." Ucap seorang reporter di TV tersebut.


" ohh ternyata ada manusia yang meninggal juga yaa" ucap Mama Nano memandangi TV.


" ahh, ternyata ini buruk, ternyata ada orang yang meninggal juga" gumam Nano.


( Malam Hari )


Nano sedang nongkrong dengan temannya, mereka bermain musik, dan saling becanda,,,


" sekkkkkk,sekkkkk" suara pohon yang tertiup angin kencang.


" wiihhh anginnya kencang sekali," ucap Moni ( dia seorang laki-laki, tapi mempunyai nama seperti perempuan).


" woyy Fahmi, mau kemana?" Tanya Zein kepada Fahmi. ( Zein adalah teman sekampung Nano )


" gue mau kencing dulu " jawab Fahmi ( Fahmi adalah teman seangkatan Nano, dan dia satu sekolah bersama Nano).


dan ada satu lagi teman Nano yang belum datang.


" waaaaaaaa" ada suara teriakan.


" woi ada yang berteriak, dari arah sana" ucap Zein


( Nano dan Moni saling memandang)


Mereka bertiga mengecek ke arah suara yang berteriak tadi,,,,, Mereka bertiga sampai di tempat itu, dan melihat Fahmi tergeletak di tanah.


" woyy Fahmi" ucap Zein


" Nano,,, Fahmi pingsan, cepat bantu menggotongnya" Ucap Moni


( mereka mengangkat Fahmi bersama)


tiba-tiba,,,;


" ssiiiuuuuu " angin berhembus kencang


" hrrrrrrmmmmmm" suara geraman di belakang mereka


( Nano, Moni, dan Zein melihat ke belakang Mereka)


Ada kepala yang besar, mempunyai Taring yang sangat besar, mata yang menyala sangat mengerikan di belakang mereka,,


" waaaaaaaa" mereka berteriak.


Tiba-tiba kepala itu melaju kencang ke arah mereka,,,


" wussshhhhh" kepala itu menabrak mereka dengan angin kencang, sampai mereka terjatuh ke tanah.


Nano yang masih setengah sadar melihat ke arah teman-temannya.


" uggghhh,,, ap,apa yang terjadi". Gumam Nano


" Moni, Zein,,, aahh siapa it,itu?" Tanya Nano dalam Hatinya


( Nano melihat seseorang berdiri di depannya)


" aaaaa,, m'matanya menyala, g,, g,igi nya bertaring, ap,apa itu?" Gumam Nano


Makhluk itu menanycapkan cakarnya kepada Nano.

__ADS_1


" uggghhh, s,ssakitnya,, a,aku telah selesai". Nano kehilangan kesadarannya.


****************


(Nano sedang berada di ruangan gelap dan hampa)


" ahh siapa itu?" Ucap Nano


" wuuussshhh" angin kencang meniupnya


" di,dimana ini?" Nano sangat ketakutan


" wussshhh" angin kencang meniupnya kembali


" woyy apa itu, apa disini ada orang?" Teriak Nano ( di ruangan itu)


" kamu kenapa Nano?" Ucap mamanya tiba-tiba muncul di ruangan itu.


" aaaa, mama syukurlah mama disini " Nano memeluk mamanya.


Tiba-tiba mamanya berubah menjadi mahluk yang menakutkan memiliki kuku panjang, berambut panjang dan bertaring.


" waaaaaa" Nano berteriak dan terjatuh karena menjauh dari mahluk itu.


" s,ssiapa kamu?" Tanya Nano


" ngghhhiiihihiaaaa" makhluk itu tertawa dan menghampiri Nano


( makhluk itu berubah kembali jadi mamanya Nano).


" mama ". Ucap Nano


Makhluk yang menyerupai mama Nano mendekati Nano.


" mama" Nano menangis


" ngnggghihiahaaaa" mama Nano berubah menjadi Makhluk itu lagi, dan menyerang leher Nano dengan Cakar tajamnya.


Nano terhempas dan tidak sadarkan diri.


" T,Tangan siapa ini, ahh pandanganku buram sekali, dimana aku?" Nano membuka matanya pelan.


Nano melotot dan berteriak histeris melihat mamanya yang menangis memegangi pipi Nano.


" haaaaaaa,,, j,jangan, jangan bunuh aku, ak,aku masih ingin Hidup, aku menyayangi mama, kamu siapa?" Ucap Nano menjauh dari mamanya


" hey Nano apa yang terjadi" ucap mama Nano sambil menangis.


" tidak, tidak, kamu bukan mamaku, kamu telah membunuhku, k,kembalikan mamaku, cepat, cepat kembalikan mamaku" Nano berteriak keras sambil menangis


( Mamanya Nano menangis melihat anaknya yang baru sadar bertingkah aneh )


" pahh, cepat pah kesini, Nano bertingkah aneh". Mama nano memanggil Papanya


Papanya Nano berlari, dan melihat Nano sedang ketakutan di pojok ruangan.


" hey Nano, kamu sudah sadar," Papa Nano memeluk Nano.


" pah, mama, orang itu bukan mama, dia makhluk mengerikan, t,tadi dia ingin membunuh Nano" Ucap Nano yang masih ketakutan.


" Nano, ayo sini sayang, kamu harus istirahat, pasti kamu masih syok" Ucap Papa Nano


Nano akhirnya bisa di bujuk oleh Papanya,


" k,k,kamu jangan mendekatiku, k,kembalikan mamaku" bentak Nano kepada Mamanya.


( Mama Nano melihat ke arah Papa Nano, dan Papa Nano hanya bisa mengangguk).


Mamanya Nano meninggalkan ruangan,,,;


" Paa, Nano sangat takut Paaa, Mama mana, Nano ingin bertemu dengan Mama" ucap Nano ketakutan sambil memegangi tangan Papanya.


" Nano, istirahat dulu yaa, Nano baru siuman, Nano harus istirahat lagi yaa". Ucap Papanya mengelus kepala Nano


( Nano mengangguk)


" Papa jangan kemana-mana, Nano takut, Papa jagain Nano disini" Ucap Nano menangis

__ADS_1


" iya sayang, Papa disini, Papa akan bersama Nano, Nano istirahat ya sayang". Ucap Papa Nano sambil menangis.


Nano akhirnya tidur kembali, setelah dia sadar dari koma nya, tapi Nano sangat ketakutan ketika melihat Mamanya.


__ADS_2