Penjaga Malam

Penjaga Malam
Episode 13


__ADS_3

Sudah seminggu berlalu setelah Mamanya menghilang, Nano berlatih keras agar dapat membawa Mamanya kembali.


" bruakkk" Nano terlempar ke tanah


" apa segini kemampuanmu?" Ucap Koro


" sial" gumam Nano bangun


" jiaaaa" Nano menyerang Koro


"srang"


" trang" kuku Nano dan Koro beradu


" druk" kaki mereka beradu


" sraang,,,"


( Nano dan Koro menghunuskan kukunya)


" Trang" kuku mereka beradu


" dukk" mereka saling menendang ke arah badan


" bruukkk,,, brukkk" Nano dan Koro terkapar di tanah.


" kau sudah cukup kuat Nano" ucap koro tersenyum bangkit


" dan aku akan melampaui mu Koro" tegas Nano


Mereka melanjutkan latihannya, hingga pagi.


.......


Di kelas Nano sedang tidur di bangkunya, tiba-tiba Ziva datang,,


( Ziva memegang punggung Nano)


" ahhhh" Nano kaget


" hehe" Ziva tertawa


" kamu kenapa lagi Nano, pagi-pagi gini sudah tidur di kelas, apa kamu kurang tidur lagi?" Tanya Ziva


" yaa, begitulah" jawab Nano


" kamu sekarang sedikit dingin yaa" ucap Ziva memalingkan pandangannya dari Nano


Nano menatap Ziva,,,


" dingin " tanya Nano


( Ziva hanya tersenyum menggelengkan kepalanya ke arah depan)


" apa yang Ziva pikirkan?" Gumam Nano


" hey Ziva, aku penasaran dengan buku yang ada di rumahmu" tanya Nano


" yaa, aku juga sama" ucap Ziva melamun


Nano pulang bersama Ziva, dan mereka mengecek kembali buku milik Ayah Ziva.


Ziva dan Nano masuk ke rumah Ziva.


" kamu sudah pulang Kana?" tanya Ziva kepada adiknya


" iyaa, aku hari ini enggak ada kegiatan, jadi aku langsung pulang" jawab Kana


" kakak juga semakin akrab yaa sama kak Nano" goda Kana


" k,kau ini, kita hanya menyelidiki tentang Ziovore itu" jawab Ziva


( Kana hanya tersenyum ke arah Nano dan Ziva)


" ayo kita cari petunjuk lagi, sebelum Ayahku pulang" ucap Ziva


Mereka bertiga memasuki ruangan kerja ayahnya Ziva.

__ADS_1


Nano mencari buku tentang Revolusi Ziovore tersebut, tapi dia tidak menemukannya.


" ah aku tidak menemukan bukunya, " gumam Nano


" apa kamu sudah menemukannya Nano?" Tanya Ziva


" tidak,, kelihatannya ayahmu menyimpannya di tempat lain" ucap Nano


" kenapa Kak Nano sangat penasaran dengan buku Ziovore itu, padahal semua buku yang disini hanyalah mitos?" Tanya Kana


Nano hanya melamun mendengar pertanyaan Kana.


Tiba-tiba,,,


( " Mama akan selalu melindungi mu sayang, ")


Suara Mama Nano muncul lagi di benak Nano,,


" ughhh" Nano memegangi kepalanya


" hey Nano ada apa " tanya Ziva berlari


" Kana tolong ambilkan minum" ucap Ziva kepada Kana


" kamu tidak apa-apa Nano?" Tanya Ziva memegangi Nano


" a,aku tidak apa-apa" ucap Nano


" hey Nano" ucap Ziva sambil melotot


" N,Nano, kenapa matamu...." Ziva menutup mulutnya kaget


" ahhh" Nano melotot dan langsung melihat ke arah cermin


Tanpa sadar, Mata Nano menjadi biru, dan Ziva sangat ketakutan.


" Nano apa yang terjadi" ucap Ziva


Nano memegangi kepalanya, dan berjalan meninggalkan Ziva.


( Ziva menarik tangan Nano)


" jelaskan padaku Nano, apa yang terjadi dengan matamu?" Tanya Ziva


(" Mama akan melindungi mu sayang, jangan khawatir")


Suara Mamanya Nano muncul lagi,,,


" ughhh" Nano terjatuh sambil memegangi kepalanya


" Mama" ucap Nano


" ughhh, setiap aku masuk ke rumah Ziva, aku selalu begini" gumam Nano


" tenang dulu Nano" ucap Ziva panik


Kana berlari membawakan minum untuk Nano,,,


" crangg" gelas jatuh


Nano dan Ziva menatap Kana,,,


( Kana sangat mundur ketakutan )


" ap,apa itu, sangat menakutkan, ternyata bukan mitos". Ucap Kana melotot ke arah Nano


" ughhh" Nano memegangi kepalanya lagi


(" kamu adalah penyelamat kami," , " Mama akan selalu melindungi mu Nano", )


Kata-kata itu terus muncul di benak Nano,,


" ada apa, ada apa ini, kenapa ini terjadi padaku". Gumam Nano memegangi kepalanya.


Akhirnya Nano tidak kuat menahan rasa sakit di kepalanya, dan akhirnya dia pun pingsan.


...****************...

__ADS_1


Nano membuka matanya, dan memegangi kepalanya,,


" ap,apa yang terjadi" gumam Nano


( Nano melotot melihat, Koro, Ziva, dan Kana yang sedang duduk)


" k,kenapa kalian..." ucap Nano heran


( Nano mengingat kejadian yang membuat dia pingsan)


" ohh iya, aku sedang berada di rumah Ziva" gumam Nano


" kau sudah baikan Nano?" Tanya Koro


Nano melihat Ziva yang tertunduk sedih,,,


" Ziva" ucap Nano


" ternyata rumor itu benar, aku mengerti sedikit kesedihanmu Nano" ucap Ziva


( Nano melotot mendengar peekataan Ziva)


" ap,apa yang kamu katakan Ziva" ucap Nano heran


" dengan keadaan yang seperti ini, banyak sekali omongan negatif yang muncul dari luar, banyak hewan dan manusia mati, ada pula yang menghilang" ucap Ziva


" ehh" Nano kebingungan


" ternyata rumor seminggu yang lalu menyebutkan ibumu menghilang itu benar, itu adalah kenyataan. Dan aku memperhatikan kamu sedikit berubah, aku turut berdukacita Nano" ucap Ziva


" aku sedikit mengerti dirimu, kehilangan seseorang yang berharga sangat menyakitkan" ucap Ziva meneteskan air matanya


" woy koro apa kamu...." ( ucapan Nano di potong Koro).


" yaa, aku menceritakannya, dan aku juga mengatakan identitas kita kepada Ziva dan Kana, sudah tidak ada alasan untuk menutupinya, mereka sudah melihat mata milikmu, aku hanya menceritakan apa yang harus kita lakukan dengan semua ini." Jelas Koro


" apa kamu juga menceritakan tentang Mamaku adalah....."


( Koro menggelengkan kepalanya )


Nano merasa lega, karena tidak membongkar tentang Mamanya yang seorang Ziovore.


" ap,apa kalian merasa takut dengan kami?" Tanya Nano kepada Ziva dan Kana


( Ziva dan Kana menatap Nano)


" memang awalnya aku terkejut dan sangat ketakutan Nano, tapi setelah mendengar penjelasan dari Koro, aku pun sudah menerimanya dan aku merasa sangat bersyukur" ucap Ziva


" b,bersyukur?'" Tanya Nano


( Ziva menganggukkan kepalanya)


" yaa aku bersyukur,,, dari buku yang aku baca, Ziovore itu seakan makhluk yang baik, mereka bertingkah seperti korban"


" tapi, nyatanya mereka malah membuat manusia kerepotan, memang Ziovore harusnya tidak ada di dunia ini" ucap Ziva


Nano menundukkan kepalanya,,,


" dan aku merasa bersyukur karena disini ada Daivore, yang selalu menjaga manusia, meskipun seorang Daivore harus rela tidak tidur, tapi mereka sangat terus berjuang agar tidak ada korban dari serangan Ziovore" ucap Ziva


" Ziva" Nano menatap Ziva


" maka dari itu, aku akan mendukung seorang Daivore, aku harap Daivore menghancurkan semua Ziovore" ucap Ziva


" mulai saat ini, aku akan mendukung dan memperhatikanmu Nano" ucap Ziva tersenyum kepada Nano


" dan aku berharap ibumu bisa kembali, dan membuatmu bahagia lagi Nano" tambah Ziva


Nano mengepalkan tangannya,,;


" t,terimakasih Ziva, a,aku juga berjanji akan melindungi semua orang, apalagi orang yang berada di dekatku" ucap Nano


Akhirnya perasaan sedih Nano sedikit terobati oleh ucapan Ziva,,,


" aku akan membawa mama kembali" gumam Nano


" dan juga,, aku akan melindungi mu Ziva" gumam Nano menatap Ziva

__ADS_1


__ADS_2