Penjaga Malam

Penjaga Malam
Episode 5


__ADS_3

( Istirahat di kelas)


" woy Koro,, kenapa?" ( Koro memotong pertanyaan Nano)


" bukankah Paman Tana sudah bilang, sekarang kamu tanggung jawabku" Ucap Koro


" ahhh, Papa" Nano memegangi kepalanya..


" apa kalian saling mengenal?" Tanya Ziva


" apa kamu juga ikut..." Tanya Ziva


" hey" Ucap Koro memotong pertanyaan Ziva


" Tidak apa-apa Koro, lagian itu sudah terjadi, aku pun sudah merasa baikan, sekarang, aku ingin merubah semuanya" Ucap Nano dengan pandangan serius.


" ohh, kamu sekarang mau berubah yaa, kirain kamu mau jadi bunuh diri" Canda Ziva tertawa


" ap,apa yang kamu maksud,, ak, sudah aku bilang, ak,aku enggak niat bunuh diri, itu hanya kesalahpahaman mu Ziva" Ucap Nano gugup


( Ziva tersenyum lebar ke arah Nano)


Waktu pelajaran sudah habis,, Nano, Koro dan Ziva berjalan keluar kelas,,,


" Nano kamu bawa motor?" Tanya Ziva


( Nano mengangguk)


" boleh nebeng?" Ucap Ziva tersenyum


Nano melihat ke arah Koro, dan Koro hanya mengangkat bahu tanda terserah...


( Nano akhirnya mengantarkan Ziva, dan langsung pulang kerumahnya).


" Aku pulang" Ucap Nano membuka pintu


" ahh sudah pulang, gimana tadi suasana kelas?" Tanya Mamanya


" berisik seperti biasanya" ucap Nano


" hmmm begitu yaa, pas hari ke 2 kamu koma, teman sekelas kamu menjenguk mu lho." Ucap Mama Nano


" ahhh benarkah?" Nano kaget


( Mama Nano mengangguk)


" memangnya teman sekelas mu tidak bicara padamu yaa?" Tanya Balik Mama Nano


" apalagi anak cantik yang bernama Ziva, dia sangat kelihatan khawatir denganmu, bahkan dia pulang paling terakhir". Ucap Mamanya


" Ziva" Nano kaget


" hmmm, apa dia pacarmu sayang?" Goda Mama Nano


" ap,apa Ziva hanya teman sekelas Nano, kami pun tidak sedekat yang Mama kira." Tegas Nano


" Ma" Ucap Nano


" hmmm, apa Nak?" Jawab Mamanya


" kalau sampai omongan Papa benar, tentang Ziovore yang memangsa manusia, dan Moni dan Zein itu adalah salah satunya,,, Rasanya sakit jika Nano harus kehilangan teman Nano lagi". Ucap Nano


" itu hanyalah pendapat sayang, bahkan sampai saat ini Mama belum pernah melihat Ziovore yang menghisap darah manusia,, jadi kamu tenang saja sayang, jangan terlalu banyak pikiran". Ucap Mamanya Nano.


" tapi Ma, kalau itu benar terjadi gimana?" Tanya Nano lagi


" Kalau itu benar terjadi,, mungkin akan ada pertumpahan darah antara Daivore dan Ziovore,, karena dasarnya Daivore tidak akan membiarkan seorang Ziovore bertingkah seenaknya, apalagi soal nyawa Manusia." Ucap Mama Nano


" ini makan dulu, tetap jaga kesehatanmu" Tambah Mama Nano.


( Jam menunjukan Pukul 7 malam)


" tetttt" bel rumah Nano berbunyi


" ahh siapa itu?" Ucap Mam Nano


" biar Nano lihat Ma" Nano pergi membuka pintu


" Koro," ucap Nano


" sudah siap" tanya Koro

__ADS_1


" ehh,,, siap apanya?" Nano nanya balik


" ayo kita berjaga" ajak Koro


" berjaga,, ap,apa maksudnya?" Tanya Nano heran


" hmmm, sudah mulai yaa." Ucap Papa Nano


" aku hanya ingin menunjukan kepada Nano apa itu seorang Daivore paman." Ucap Koro


Akhirnya Nano mengikuti Koro.


" hati-hati sayang" ucap Mama Nano


Nano dan koro berjalan melewati hutan, Nano tidak berani jauh-jauh dari Koro,,,


" apa kau taku?" Tanya Koro


" aaaa, eng,enggak,, aku hanya belum terbiasa" Ucap Nano


Tiba-tiba Koro berhenti, dan meloncat ke atas pohon...


" woy Koro, kamu ngapain?" Tanya Nano


" sudah ku bilang kita akan berjaga" ucap Koro


" jangan banyak tanya, kamu juga harus naik ke atas pohon". Tambah Koro


" ahh sial,, aku tidak bisa memanjat pohon". Gumam Nano


( Nano memanjat pohon seperti manusia biasa)


" brakkkk"


" ughhh" Nano terjatuh ke tanah.


" kenapa kamu malah santai tiduran di tanah Nano, kan sudah aku suruh naik" Ucap Koro


" kenapa kau menyangka aku bersantai tiduran, aku tadi terjatuh" ucap Nano kesal


" apa jangan-jangan kamu tidak bisa Naik?" Tanya Koro


( Nano tersenyum lebar dan memegangi kepalanya)


" kau ini" ucap Koro memegang wajahnya.


Tengah malam telah tiba, hawa terasa sangat dingin,,, Nano dan Koro mengawasi di atas pohon.


" hey Koro, apa yang akan kita lakukan?" Tanya Nano


" diamlah, lihat seseorang yang sedang berjalan itu." Ucap Koro


" sssahhh,sshhhh"


" hrrrmmm,hhrrrm"


" hey Koro, suara ini" Ucap Nano


" lihatlah" **cling** Koro menghilang


" brakkk"


" ahh suara apa itu?" Nano melihat Ziovore terhempas ke pohon


" ehh,,, K,koro, dia sudah ada disana??" Nano Heran


"Hrrmmm,hrrmmmm" suara Ziovore


" srenggg, srenggg" Koro bertarung dengan Ziovore tersebut


( Nano fokus melihat pertarungan Koro dengan Ziovore itu)


" grmmmm,grmmm"


" ahh suara nya ada lagi, dan semakin dekat" ucap Nano


Tiba-tiba ada darah menetes di tangan Nano,,,


" eh darah" Nano kaget


Nano menengok ke atas kepalanya,,,

__ADS_1


" grrmmmmmm"


( mata merah dengan taring dan darah di mulutnya,, sedang melototi Nano dari dekat)


" waaaaaa" Nano berteriak dan jatuh dari atas pohon.


" brukkk" Nano tergeletak


" ahhh sakitnya" gumam Nano


( Nano melihat Koro masih bertarung)


" s,ssial apa yang harus aku lakukan?" Gumam Nano


" ehh kemana Ziovore itu?" Gumam Nano lagi


**Cling**


(Ziovore itu muncul tepat di depan Nano, , dan menghunuskan tangannya untuk menusuk Nano)


" grrrmmmm"


" waaaaaa" Nano berteriak dan memejamkan matanya.


Tiba-tiba,,,


"Wusshhh,, brakkkk"


" ehhh" Nano membuka matanya


( Nano melihat Ziovore yang menyerangnya terkapar di tanah).


Seorang Ziovore berdiri di sampingnya,,


" waaaaaa" Nano berteriak dan bergerak mundur


Tiba-tiba Zaivore yang bertarung dengan Koro berlari menyerang Zaivore yang menyelamatkan Nano...


" srkkk, srkkkk, srrkk,"


Ziovore yang bertarung dengan Koro berlari menghadapi Ziovore yang menyelamatkan Nano.


"Craaakkk" kepala Ziovore itu melayang.


( Ziovore yang menyelamatkan Nano menebas leher Ziovore yang menyerangnya hingga putus...)


" hiaaaaa"


Koro melompat menghunuskan kukunya kepada Ziovore menyelamatkan Nano


" cranggg"


kuku mereka saling beradu dan Ziovore itu menahan tebasan Koro.


Koro dan Ziovore itu saling menatap,, tiba-tiba Koro menghentikan tebasan nya itu..


" ehh" gumam Nano melihat mereka berdua


" kenapa Bibi di sini?" Ucap Koro bejalan ke arah Nano.


" Mama" gumam Nano.


" Cepat pergi bibi, sebelum teman-temanku datang dan melihatmu." ucap Koro


Mama Nano yang berwujud Ziovore itu berjalan mendekati Nano,,,


" clapp" Mamanya mencium kening Nano dan terlihat Mamanya meneteskan Air matanya.


" Cepat pergi bibi" Bentak Koro


" wuusssshh"


Mama Nano pergi kencang.


" ahhhh, merepotkan sekali,,, memang seorang ibu akan melakukan apa saja demi keselamatan anaknya, tidak peduli nyawanya dalam bahaya sekalipun" Ucap Koro memandangi langit.


Nano terdiam dan menundukkan kepalanya.


( Nano mengingat perkataan Mamanya)


" apapun yang terjadi, Mama akan melindungi mu sayang" ucap Mamanya

__ADS_1


Sambil memandang ke arah langit,,, Nano bergumam,,,


" Nano akan lebih kuat, dan melindungi Mama" Ucap Nano memejamkan matanya.


__ADS_2