Penjaga Malam

Penjaga Malam
Episode 18


__ADS_3

(" Mama akan melindungi mu sayang")


" aaaaaa" teriak Nano karena kepalanya Nano sakit lagi


" wusshhh"


Seseorang dengan mulut penuh darah datang menghampiri Nano.


" Nano ini gawat, Ziovore telah menampakan dirinya" ucap Moni


" Moni " ucap Ziva dan Sandra yang berada di tempat Nano


( Sandra melotot kaget ke arah Moni)


" Moni kau seorang,, Zi,Ziovo..."


" waaa tolong akuu"


"tolong"


" aaa leherku"


" mama"


" selamatkan aku"


" aku tidak ingin mati"


" drakkk" Suara keras di tenda


Dengan keadaan siswa yang sangat panik, Koro dan Rico datang ke tempat suara keras tadi, dan di sana mereka melihat Daivore yang tergeletak menahan rasa sakitnya.


" hoy apa yang terjadi?" Tanya Koro mendekati Daivore itu


" Z,Z,Ziovore wanita telah menyerang, d,dia sangat kuat." Ucap Daivore itu


" Ziovore wanita?" Gumam Koro


" wusshh"


" trangg". Ziovore menyerang Koro, tapi Koro bisa menahannya


" woy Rico, cepat cari Nano." Ucap Koro


Rico pergi mencari Nano, Koro menghadapi Ziovore itu sendirian,,


" dakk". Koro menendang Ziovore itu hingga terpental


" wusshhh"


" trangg". Koro menahan serangan Ziovore yang lain


Entah kenapa sekarang banyak Ziovore yang muncul, sudah sebulan tidak ada serangan dari Ziovore, dan sekarang Ziovore muncul secara tiba-tiba dan sangat banyak.


" apa ini ada sangkut pautnya dengan Revolusi Ziovore". Gumam Koro sambil menghadapi Ziovore


" trang".


" dak" Koro menendang Ziovore


" bruakk". Ziovore itu terkapar di tanah.


" kemana Nano, apa yang dia lakukan?" Gumam Koro


" wussshhh"


Seseorang menghampiri Koro.


" kau sedang kesusahan Koro, biar aku bantu." Ucap Moni


" Moni". Koro melotot ke arah Moni


Tiba-tiba Moni datang, Koro tidak terkejut dengan kedatangan Moni yang membantu dirinya, karena Moni sendiri telah mengungkapkan bahwa dia tidak suka dengan Ziovore yang Rakus memburu Manusia ( Meskipun Moni seorang Ziovore ), yang Moni inginkan dari Ziovore adalah memburu hewan yang berada di hutan, bukan hewan ternak atau semacamnya, apalagi sampai memburu manusia,, itulah yang membuat Moni berpihak pada Daivore, yang melindungi Manusia dan Hewan.


( Di tempat Nano )


Nano yang merasakan sakit di kepalanya perlahan mulai sadar dengan keadaan di sekitarnya,, Ziva memegangi bahu Nano dengan tatapan panik dan sedih.


" maafkan aku Ziva, aku tidak bisa menemukan Kana". Ucap Nano


" wussshhh"


Rico datang di tempat Nano,,.dan dia memberitahukan bahwa keadaan di sekitar tenda-tenda murid sedang kacau, dan di sana banyak yang telah terbunuh.


Nano yang mendengar kabar itu mengepalkan tangannya, dan tiba-tiba mata Nano berubah Warna, dan warnanya pun hanya satu yaitu warna merah.


" aku akan menghabisi mereka." Ucap Nano


" wusshhhh"


Nano pergi meninggalkan Ziva,Rico, dan Sandra.


Rico dan Sandra hanya terdiam melihat mata Nano yang semalam Biru satu, sekarang menjadi merah.


" ap,apa yang terjadi". Ucap Rico dan Sandra bingung


Siswa dan guru yang masih hidup berkerumun di kelilingi Daivore yang menjaga agar tidak ada korban lagi.


" bruk" seorang Daivore terlempar


" waaa tolong aku". Ucap Siswa yang diseret Ziovore

__ADS_1


" crrkkk" Ziovore itu mengigit leher Siswa itu


" aaaaaaaaa" Siswa itu berteriak dan mengeluarkan darah di mulutnya


" s*al,, korban Bertambah" ucap Koro yang sedang menghadapi Ziovore


Saat suasananya semakin panik, Nano akhirnya datang dan dia mendekati siswa yang sedang berkerumun itu, tapi dengan kedatangan Nano Siswa malah tambah panik, dan semakin berteriak kencang.


" apa yang terjadi". Gumam Nano heran


Tiba-tiba Nano melihat dari layar kaca HP yang tergeletak di tanah, dan dia baru menyadari bahwa warna mata yang muncul bukan warna biru, melainkan warna merah.


" ahh, mataku". Ucap Nano memegangi mata satunya yang berwarna merah


" dakk " seorang Daivore menendang Nano


" brakk,brakk". Nano terlempar ke tanah


( kemudian Daivore itu menghunuskan kukunya ke leher Nano)


Nano yang sedang berlutut hanya bisa terdiam melihat cepatnya tebasan itu.


" dak"


" bruakkk". Daivore itu terpental.


Nano selamat dari tebasan Daivore itu, tapi Nano tidak tahu siapa yang menyelamatkannya itu, tiba-tiba Daivore itu terpental dengan sendirinya.


Nani celingukan siapa yang menyelamatkannya.


" ehh, apa yang terjadi dengan Daivore itu, kenapa dia tiba-tiba terpental begitu?". Ucap Nano heran


" grrrr,grrrr" Ziovore menghampiri dan menyerang Nano


Nano yang reflex menebaskan cakarnya.


" crakk" Ziovore itu terluka di bagian lehernya


Nano melihat Ziovore yang mendekati siswa,,


" wusshhh"


" crakk". Nano menebasnya sambil berlari


Nano terus menebas Ziovore yang datang mendekati Siswa,,,


" duk". Punggung Nano beradu dengan orang lain.


" apa yang terjadi dengan matamu Nano?" Ucap Moni


" aku tidak tahu" ucap Nano menatap tajam para Ziovore


" yang aku tahu sekarang adalah Ziovore itu semakin banyak". Tambah Nano.


" aku akan menghadapi yang sebelah kiri, kau yang kanan adalah milikmu Moni". Ucap Koro


" yosh, laksanakan Nano". Ucap Moni


" wusshhh "


" dakk" Nano menendang Ziovore tersebut


" brraaakk" Ziovore itu tersungkur ke tanah


Melihat aksi Nano yang menghadapi Ziovore, Moni pun beraksi.


" wushh"


" crakkk" Moni menebas Ziovore tersebut


" grrrr,grrrr" 2 Ziovore menyerang Moni secara bersamaan


" crakkk,,,,, craakkkk". Moni menusuk ke 2 kepala Ziovore itu secara bersamaan.


Rico, Ziva, dan Sandra baru saja tiba, kemudian dengan cepat memasukan Ziva kedalam kerumunan Siswa tersebut agar terlindungi oleh Daivore,,,,


Ziva panik dan mencari seseorang, dan yang sedang Ziva cari tidak lain adalah adiknya,,, Kana.


" waaaaaaaa" Seorang siswi berteriak


" crakkkk"


" ngahihihiiiii" seorang Ziovore wanita tertawa.


" grrrrrr,grrrrrr"


" hrmmm,hrrmmm"


Siswa yang telah tergigit berubah menjadi Ziovore.


" si**an, mereka bertambah lagi". Gumam Koro melihat ke arah Ziovore yang baru bangkit.


Sandra dan Rico memperhatikan Nano dan Moni yang sedang melawan Ziovore tersebut.


" apa kau tidak merasa aneh Rico?" Ucap Sandra kepada Rico


" aku pun tidak mengerti". Jawab Rico menebas Ziovore yang menyerang


Sementara itu Nano dan Moni menghabisi para Siswa yang berubah menjadi Ziovore, mereka seperti Duo yang menikmati pertarungan ini.


Koro melirik ke arah Nano,,,,;

__ADS_1


" Dia semakin kuat". Gumam koro


" sreeeng". Nano menebas leher Ziovore


" crkkkk" Moni menusuk dada Ziovore itu


Rico, Ziva, dan Sandra baru saja tiba, kemudian dengan cepat memasukan Ziva kedalam kerumunan Siswa tersebut agar terlindungi oleh Daivore,,,,


Ziva panik dan mencari seseorang, dan yang sedang Ziva cari tidak lain adalah adiknya,,, Kana.


" waaaaaaaa" Seorang siswi berteriak


" crakkkk"


" ngahihihiiiii" seorang Ziovore wanita tertawa.


" grrrrrr,grrrrrr"


" hrmmm,hrrmmm"


Siswa yang telah tergigit berubah menjadi Ziovore.


" si**an, mereka bertambah lagi". Gumam Koro melihat ke arah Ziovore yang baru bangkit.


Sandra dan Rico memperhatikan Nano dan Moni yang sedang melawan Ziovore tersebut.


" apa kau tidak merasa aneh Rico?" Ucap Sandra kepada Rico


" aku pun tidak mengerti". Jawab Rico menebas Ziovore yang menyerang


Sementara itu Nano dan Moni menghabisi para Siswa yang berubah menjadi Ziovore, mereka seperti Duo yang menikmati pertarungan ini.


Koro melirik ke arah Nano,,,,;


" Dia semakin kuat". Gumam koro


" sreeeng". Nano menebas leher Ziovore


" crkkkk" Moni menusuk dada Ziovore itu


" duk" Nano menendang Ziovore


" brukkkk,brukkkk,,brukkkk" Tiga Ziovore langsung terkapar oleh serangan Nano


Koro, Rico, dan Sandra tercengang melihat Nano yang lincah itu.


" wuushhh".


Moni menghampiri mereka bertiga,,,;


" apa yang kalian lamun kan". Ucap Moni berdiri di depan Rico,Koro, dan Sandra


" Koro, kau ikut denganku menyerang Ziovore yang tersisa, Rico, Sandra kalian bertarung di pertahanan". Ucap Moni meninggalkan mereka bertiga


( Rico mengepalkan tangannya sambil berkata),,,;;


" seorang Ziovore tidak pantas memerintah Daivore." Ucap Rico menatap tajam Moni


" wusshhhh"


Tanpa basa-basi Koro mengikuti Moni.


Setelah hampir 2 jam bertarung, akhirnya Nano dan Daivore lainnya berhasil mengurangi jumlah Ziovore itu..


" Hahhhh,hahhhh"


" akhirnya tinggal tersisa 3" ucap Koro yang terengah-engah


Moni memperhatikan sekitar, dan menyerang 3 Ziovore yang tersisa.


Nano memejamkan matanya,,,,


" grrrrrrrr,grrrrr"


"shhhhh,shhhhh"


Nano mendengar suara yang aneh di atas pohon, dan dia merasakan sesuatu yang mengerikan.


" wussshhh"


Nano berlari cepat ke arah satu pohon yang tinggi.


" woyy Nano, kau mau keman...."


" dakkkk"


( Koro tidak melanjutkan pertanyaannya, Karena Nano tiba-tiba terlempar kencang)


" brukkkkk,, drakkk,draaakkkk,drakkkkkk"


Nano terhempas dan tersungkur di tanah berkali-kali ke depan Ziva.


( Mulut Nano penuh darah, dan mata Nano terpejam seperti kehilangan kesadarannya)


Ziva yang melihat Nano terkapar berteriak Histeris.


" tidakkkkkkkkkkk" teriak Ziva kencang sekali


Ziva menghampiri Nano yang terkapar lemah.


" Nanooooo". Ziva berteriak lagi

__ADS_1


" clkkkkk"


Seorang Ziovore turun dari atas pohon dan menghampiri kerumunan tersebut.


__ADS_2