
" lain kali mampir lagi yaa, jangan sungkan-sungkan, Ziva pasti akan senang jika kalian main lagi kesini" ucap Ayah Ziva menggoda Ziva
" ihhh, Ayah" Ziva cemberut
( Ayah Ziva tertawa melihat sikap Ziva yang salting)
" kami pergi dulu paman" ucap Koro dan Nano
" ayah Ziva sangat baik" gumam Nano
" dan apa yang di maksud dengan Revolusi Ziovore" gumam Nano manatap Tajam
( Nano sudah sampai di rumahnya)
" ngeekk" suara standard motor Nano
" maa, Nano pulang" ucap Nano sambil membuka pintu
" kamu kebiasaan sayang, jam segini baru pulang" ucap Mama Nano
" tadi Nano mampir dulu ke rumah teman sekelas Nano" ucap Nano
" hmmm, sekarang kamu sudah punya teman akrab yaa,, ternyata anak mama pandai bergaul yaa" ucap Mama Nano
" apa dia seorang perempuan?" Goda mama Nano tertawa
" ap,apaan si ma." Jawab Nano gugup
" hmmm, ternyata anak mama sudah besar yaa, " Mama Nano
" m,memang Nano sudah besar Maa, terus jangan panggil Nano dengan sebutan sayang, Nano itu sudah kelas 2 SMA ma, Nano bukan anak kecil lagi" tegas Nano
" hmmm, begitu yaa" Mama Nano tersenyum lebar
" ada apa ini, kok rame gini" ucap Papa Nano yang baru keluar dari kamarnya
" begini lho pa, sekarang Nano sudah punya...."
" mama ihhh " ucap Nano menutup pembicaraan Mamanya
( Mamanya Nano tertawa melihat sikap Nano )
Nano akhirnya duduk dan menyandarkan badannya di kursi dan bertanya kepada orang tuanya itu,,,
" apa mama dan papa pernah mendengar tentang Revolusi Ziovore?" Tanya Nano kepada orang tuanya
" Revolusi Ziovore?" Tanya Mama Nano
" kami belum pernah mendengarnya Nano" ucap papa Nano
" apa maksudnya itu?" Tanya mama Nano
" tadi Nano mampir ke rumah teman Nano, dan ternyata teman Nano sedang menyelidiki Ziovore, dan Nano menemukan buku tentang Revolusi Ziovore" jelas Nano
" t,terus apa yang ada di dalam buku itu?" Tanya Mama Nano
" Nano belum sempat membacanya ma, karena pemilik buku itu telah kembali" ucap Nano
" ting-tong" bel rumah Nano berbunyi
" siapa itu?" Tanya Mama Nano membuka pintu
" ohh rupanya kamu Koro " ucap Mama Nano
( Nano tersenyum kepada mama Nano) kemudian mengajak Nano pergi.
" ayo Nano" ajak Koro
" hehh, kemana?" Tanya Nano kaget
" sudah jelaskan, kita akan berjaga lagi" ucap Koro
" hahhh, apa kamu bercanda Koro, aku tadi cuma tidur 2 jam lho" ucap Nano merebahkan badannya di kursi
" apa kamu tidak melihat aku Nano" ucap Koro
__ADS_1
" ahh iya, Koro bersikap biasa meskipun dia kurang tidur, bahkan aku yakin, Koro tidak tidur sama sekali" gumam Nano yang berbaring di sofa
" apa kamu melupakan janjimu kepada Ziva, bahwa kamu ingin melindungi semua orang semua orang, apa kamu sudah menyerah" teriak Koro
Nano terkejut membuka matanya, dan ingat kata-katanya kepada Ziva,,
( " hey Ziva, kalau itu terjadi, aku akan melindungi orang yang aku sayangi, bukan melainkan semua orang harus aku lindungi" ucap Nano )
Nano bangkit dari tidurnya, dan membawa tas ke kamarnya,,,
" oyy Koro, jangan aneh-aneh kalau bicara,, apalagi di sini ada orang tuaku" ucap Nano berjalan ke kamarnya
( orang tua Nano dan Koro hanya tersenyum melihat Nano yang tiba-tiba menjadi serius )
Nano dan Koro akhirnya pergi ke hutan lagi, untuk berjaga.
" ini masih jam ½ 7 Koro, mungkin Ziovore belum keluar mencari mangsa" ucap Nano
" yaa aku tahu, tapi ada satu hal yang aku harus lakukan kepadamu" ucap Koro
( Nano hanya menatap Koro )
" terus ada satu hal lagi yang aku pikirkan, apa maksud dari Revolusi Ziovore itu." Ucap Koro
" aku akan mencari tahunya lebih dalam lagi" Ucap Nano menatap serius ke arah depan
Nano dan Koro tiba di tempat biasa,,,
" wahh, ternyata dia muncul lagi" ucap Daivore yang berada di atas pohon
" aku yakin, pasti kita akan kerepotan" ucap Daivore yang satunya lagi
( Nano tertunduk tidak bisa berkata apa-apa)
" Nano ayo" ucap Koro memasang kuda-kuda di depan Nano
" ehh,, apa maksudnya ini Koro?" Tanya Nano heran
" sudah jelas aku akan melatih mu" Ucap koro sambil menebaskan kukunya ke arah leher Nano
" Huhhh, apa yang kamu lakukan Nano, kalau kau cuma berdiam diri begitu, hewan-hewan disini akan mati" ucap Koro menjauhkan tangannya di leher Nano
Nano teringat lagi ucapan Ziva,,,
( " aku tidak ingin banyak korban lagi, apalagi seorang manusia" ucap Ziva )
" Ayo Koro latih aku, aku mengandalkan mu" ucap Nano serius
" hiaaaaa " koro menebaskan kukunya kepada Nano
" trenggg " Nano menangkisnya
" jiaaa" Koro menendang Nano dan Nano menangkisnya lagi
" wushhh " Koro berlari
( Nano memejamkan matanya )
" hiaaaaa " teriak Koro
" trenggg" Nano menangkis serangan Koro yang tiba-tiba muncul dari belakang
" jiaaaaa" Nano menyerang Koro dengan tendangan
" wusshhh" Koro menghilang
" dakkk " Koro menendang Nano
" brakkk " Nano terpental ke tanah
" uggghhh" ucap Nano memandangi Koro
" kamu perlu melatih insting dan kecepatan mu Nano, kalau kau lambat begitu kau tidak akan bisa melindungi orang lain" ucap Koro
" sekali lagi Koro, ayo serang aku" ucap Nano bangun
__ADS_1
" wusshhh" Koro menghilang
" dimana, dimana Koro" ucap Nano memperhatikan sekitar
" ini dia" ucap Nano
" trenggg" kuku mereka beradu
" wush, wushhh, wushhh " Pergerakan Koro semakin cepat
Nano memejamkan matanya lagi, dan merasakan keberadaan Koro.
" dimana, dimana dia" ucap Nano dengan Mata terpejam
" wushh, wushhh, " pergerakan koro sangat cepat
" ahh, disana " Nano melirik sebuah dahan pohon
" wussshhh" Nano menghilang
" druaakkk " tiba-tiba Nano menendang dari atas pohon
" bluggg" Koro terhempas ke tanah
" ugghhh" suara Koro
" a,a, apa-apaan dia" ucap Daivore lain tercengang melihat Koro yang jatuh ketanah
Nano menatap tajam Koro, yang terbaring di tanah.
" hiaaaaa" Nano menyerang Koro
" blsskkk. " koro menghindari tusukan Nano yang nancap di tanah
Koro menjauhi Nano,, dan Nano menyerang Koro lagi,,
" huarrrr" Nano berteriak menyerang Koro
" traaanggg " kuku mereka beradu
" dakk" koro menendang Nano
" brakk" Nano terhempas ke pohon
" huarrr" Nano menatap tajam Koro
" wussshhh" Nano menyerang lagi Koro
Tiba-tiba Nano muncul di depan Koro, dengan tenang Koro menendang Nano.
" draakk" tendangan Koro tepat di kepala Nano
" wusshh brukkk" Nano terhempas kencang ke menabrak pohon
( setelah menerima tendangan daro Koro, Nano bangun dan tertunduk )
" grrrrr,, grrrrr" Nano menatap tajam Koro
( Koro menatap Nano dan menyadari ada sesuatu yang terjadi pada Nano )
" oyyy, apa kamu tidak merasa aneh dengan anak itu?" Tanya Daiivore yang ada di sana
" d,dia, terlihat buas" Ucap Daivore yang lain melihat Nano
" grrrrr, grrrr " Nano menatap tajam Koro
Tiba-tiba kejadian aneh muncul,,,
" grrr, grrr" Nano memandang semua Daivore, dan tanpa sadar Nano sudah mempunyai taring
Ternyata Nano kehilangan kendali,,,
( Koro yang menyadari hal itu )
" akhirnya kau menampakan dirimu Nano" ucap Koro yang memasang kuda-kuda
__ADS_1