Perfect Couple

Perfect Couple
9


__ADS_3

“Iya tapi gue nggak suka sama teman game lo, si Sasha. Padahal gue nggak pernah ketemu sama dia tapi denger nama dia aja bikin gue kesel, sok caper gitu sama lo” ujar Anna.


“Nanti dikenalin deh, dia baik kok cuma ya emang agak caper. Tapi kan Angga udah punya Anna, lo nggak percaya sama gue?”


“Percaya sih tapi kalo gue yang selingkuh gimana Ga?” Kini giliran Anna yang bertanya ke Angga.


“Gue akan buktiin seberapa rasa sayang gue ke lo” jawab Angga.


Anna mengerutkan dahinya, bingung dengan jawaban Angga barusan “kenapa?”


“Karena rasa sayang gue ke lo itu tulus Na.”

__ADS_1


Angga mengambil mangkuk yang masih Anna pegang, lalu menaruhnya di meja. “Jadi gue nggak peduli apa balesan lo sama gue, Gue hanya mengikuti apa yang hati gue rasakan bukan untuk mendapat balasan. Melainkan untuk mengerti dan belajar tentang arti ketulusan.”


“Masa sih?” Anna tidak percaya dengan jawab Angga barusan.


“Gue kan udah selingkuh, artinya gue udah jahat banget sama lo, masa sih lo nggak akan marah sedikit pun sama gue?”


“Meskipun lo udah jahat sama gue, gue nggak mau bales lo. apalagi sampe bentak lo dengan kata-kata kasar atau neriakin kesalahan lo di depan umum. Kalo lo salah gue akan minta penjelasan tapi bukan dengan cara yang kayak gitu atau kalo lo lakuin kesalahan fatal seperti selingkuh gue bakalan ngajarin lo arti kehilangan, bukan dengan pukulan. Kalo lo masih nggak mau dengerin nasehat gue, gue akan meluk lo sampe perasaan lo tenang. Lalu gua akan ngajak lo berdiskusi bukan berdebat.”


Angga memang selalu yang menjadi bijaksana di antara mereka berdua, bagi Anna. Angga adalah cowo terbaik yang pernah dia punya meski Angga bukan cowok cool dan romantis seperti yang di idolakan banyak cewek tetapi Angga adalah yang terbaik baginya


Anna menyukai Angga yang selalu menghiburnya, meski Angga tidak setampan cowok-cowok populer di sekolahnya, tetapi menurut Anna itu bukanlah acuan untuk bahagia.

__ADS_1


“Anna kunci hubungan itu hanya ‘dijaga’ tapi yang dijaga bukan hanya pasangan, melainkan semuanya. Jaga seseorang itu pake hati bukan obsesi. Kalo lo jaga pasangan lo karena obsesi, pasti yang hanya dipikiran lo hanya ‘dia harus setia, dia harus sama gue dan nggak boleh sama yang lain’ beda hal nya dengan lo jaga dia pake hati, lo pasti bakalan mikir gimana caranya bikin dia nyaman sama lo. Biar dia nggak kemana-mana, dan ngejadiin lo tempat untuk dia kembali. Lo ngerti kan Na?”


Tak terasa air mata Anna mengalir, tetapi dengan cepat Angga mengusap air mata Anna. Angga memeluk Anna dan membiarkan Anna


menempelkan kepalanya di dada Angga, Anggi dan Anggun yang melihat hal itu hanya saling pandang satu sama lain. Lalu, mereka berdua meninggalkan ruang televisi dan memberikan ruang untuk Angga dan Anna


“Gue sayang lo Ga” ujar Anna.


“Gue tahu.”


“Tapi banyak cewek yang lebih baik dari pada gue yang mau sama lo Ga.”

__ADS_1


“Gue juga tahu lo juga sama banyak cowok yang lebih baik dalam segala hal dari pada gue, terus kenapa lo masih bertahan sama gue?”


__ADS_2