
Sikap Angga yang selalu menjaga jarak dengan cewek-cewek lain hanya akan membuat Anna jelek di mata orang lain, Mereka akan menganggap Anna adalah penyebab Angga seperti itu.
“Ga, gue tahu yang lo lakuin selama ini emang baik untuk hubungan kita tapi, Ga. Hal itu membuat citra gue semakin buruk dimata banyak orang.”
“Peduli apa Na, dengan pandangan orang lain tentang hubungan kita? Kita yang menjalankan hubungan artinya kita juga yang harus menjaganya.”
Semua yang dikatakan Angga memang benar, bahwa ini adalah hubungan mereka berdua orang lain tidak perlu ikut campur namun, mereka tidak hanya hidup berdua di dunia ini mereka juga membutuhkan orang lain. Bagaimanapun, Anna tidak bisa mengabaikan yang orang lain bicarakan di belakanganya, Anna sudah berusaha menutup telinganya agar tidak mendengar tetapi tetap saja dia mendengar dan membuat hatinya terasa sakit.
“Na, saat lo mengetahui sesuatu yang akan membuat lo sakit hati berhentilah untuk mencari tahu” Ujar Angga kemudian dia meninggalkan Anna.
Mungkin perpisahan mereka akan datang lebih cepat? Ataukah masalah ini akan membuat hubungan mereka semakin erat? Terkadang suatu hubungan merenggang atau putus bukan karena adanya orang baru melainkan karena adanya perbedaan paham yang tidak segera diluruskan.
__ADS_1
Mengapa begitu sulit untuk mengerti yang Angga inginkan dari Anna, dan mengapa sulit agar Angga mau melakukan yang Anna inginkan? Mengapa keduanya masih bersama jika terus saja memperlihatkan keegoisannya sendiri?
Kate yang melihat raut wajah Anna kusut saat masuk ke kelas mengerutkan dahinya.
Kate melihat Anna dan Angga berdebat di depan kelas tadi, tetapi Kate tidak mau menguping atau sekedar mencari tahu yang terjadi di antara keduanya, bukan kate masa bodo melainkan kate tahu Anna juga butuh privasi tentang hubungannya.
“Lo kenapa pagi-pagi udah murung kayak gini?” Tanya Kate.
“Lo tuh kurang bersyukur Na, mana ada sih cewek yang mau lihat cowoknya dekat sama cewek lain? Gue sama Liam itu udah tunangan, artinya udah selangkah lebih serius dari pada pacaran tapi Liam tetap aja jika ada kesempatan akan tebar pesona sama cewek baru, lo beruntung Angga mengerti perasaan lo dia menjaga perasaan lo dia nggak mau lo sakit hati atau lo nangis karena dia dekat sama cewek lain Angga begitu karena dia terlalu sayang sama lo Na.”
Sorot mata Anna berubah menjadi sendu, dia tidak menyesal sama sekali berpacaran dengan Angga. Anna hanya ingin Angga melakukan apa pun keinginannya tanpa harus terpaku pada Anna, Anna ingin membuat Angga bahagia itu saja.
__ADS_1
“Lo tahu Kate, tadi pagi gue ketemu sama cewek fans-nya Angga. Cewek itu cantik sih dan terlihat begitu suka sama Angga, gue tahu Angga nggak mungkin ninggalin gue hanya karena cewek baru awalnya gue pikir hubungan gue dan Angga akan beda saat itu datang. Tapi ternyata Angga tidak berubah sama sekali, dia tetap mengacuhkan cewek itu.”
Kate tertawa saat mendengar cerita Anna barusan, Anna ingin merasakan perdebatan yang menjurus kepada orang ketiga. Jika Anna tahu perasaan itu, Anna tidak mungkin mau tahu rasanya.
“Lo udah bosan sama kak Angga?” Tanya Kate.
“Gue nggak merasa bosan, gue sayang sama dia Kate.”
“kalo gitu nggak ada masalah hubungan kalian tidak semulus kelihatannya kok, meski perdebatannya hanya kerikil kecil tapi itu membuat hubungan kalian tidak monoton lo tuh beruntung memiliki pacar kayak Angga.”
Beruntung? Anna yang beruntung memiliki Angga, atau Angga yang beruntung memiliki Anna? Saat Angga mempunyai masalah di hidupnya, Anna hanya memeluk Angga tidak mengatakan apapun atau bertanya apapun.
__ADS_1
Karena pelukan dari orang yang kita cintai lah yang akan membuat nyaman lebih dari apa pun.