
Cie, Angga Cemburu.
( sebagian orang terkadang terlalu hebat dalam menjaga image, sampai dia lupa cara menjaga perasaan.)
Menunggu angkutan umum seperti ini bukan lah kebiasaan Anna. Karena, biasanya dia selalu di antar dan dijemput oleh Angga hari ini Angga bermain Futsal bersama teman-temannya, meski pada awalnya Angga memaksa untuk mengantar Anna pulang tetapi Anna menolaknya, Anna mengatakan bahwa dia bisa pulang sendiri karena jarak menuju rumahnya cukup dekat.
“Tumben-tumbenan lo pulang sendirian Angganya mana?” Tanya seseorang dibelakang Anna.
Anna menoleh ke arah orang tersebut dan senyum sekilas, “Angga pergi futsal sama teman-temannya, Kak Barra.” Jawab Anna sekenanya.
“Lagi berantem sama dia?”
“Gue nggak berantem sama Angga Kak, apa salah nya si gue pulang sendirian?”
“Mau pulang bareng gue?” Tawar Barra.
Tatapan mata Anna melebar saat mendengar tawaran dari Barra barusan, selama ini tidak ada cowok yang berani mengajaknya pulang bareng kecuali Dylan karena Anna sudah mempunyai pacar.
Tin ...... Tin .....
Perhatian Anna teralih ke mobil yang berhenti di depannya dan juga Barra, kaca mobil itu terbuka Anna melihat musical dan melody di dalam mobil itu.
“Na masuk, pulang bareng gue sama abang gue aja” Ajak melody.
__ADS_1
Anna mengangguk. “Gue pulang duluan ya, Kak Barra” ujar Anna kemudia dia masuk ke mobil melody.
“Lo ngapain sih deket-deket sama Kak Barra? Kalo Kak Angga lihat gimana?” Omel Melody, dia menyuruh musical berhenti didepan Anna tadi.
“Tadi Kak Barra, ngajak gue pulang bareng untung ada lo”
“Kok dia berani sih ngajak lo pulang bareng? Padahal dia udah tahu lu pacaran sama Kak Angga, kenapa juga sih lo tadi nolah buat di anterin Kak Angga? Kan jadinya lo di godain sama Kak Barra.”
“Mel kalo kaya gitu makin aja menjadi rumor gue di sekolah ini, sekali-kali nggak apa-apa lah gue pulang tanpa Angga.”
Melody tahu tentang rumor itu, jadi dia tidak ikut berkomentar saat Anna mulai membahas rumor yang tengah beredar di sekolahnya.
“Ody, udah sampe” ujar Musical saat sampai di rumah mereka.
Musical hanya mengangguk, lalu melody turun dari mobil dan masuk kerumahnya.
Suasana di dalam mobil menjadi canggung, Anna memang tidak dekat dengan Musical dia hanya sebatas tahu bahwa Musical adalah abangnya Melody. Dan Musical adalah orang yang di sukai Jane.
“Pindah ke depan sini udah kayak sama sopir aja,” ujar Musical mencairkan suasana.
Anna mengangguk, lalu dia pindah ke depan mungkin sudah kebiasaan Anna saat pindah tempat duduk tidak turun dulu dan langsung pindah ke depan. Musical yang melihat itu hanya tersenyum, dia sama seperti adiknya Melody.
“Maaf bang” kata Anna tersenyum mali karena lupa akan kebiasaannya ini.
__ADS_1
“Nggak apa-apa Na” Musical langsung melajukan mobilnya menuju ke rumah Anna.
Di sepanjang perjalanan benar-benar hening tidak ada percakapan sama sekali, Anna juga bingung harus bertanya apa kepada Musical karena tidak ada yang harus ditanyakan.
“Lo kenal Andre?”
“Kenal, tapi bukannya Bang Ical juga pernah ketemu sama Andre ya, waktu di rumahnya Angga dulu?”
“Iya sih lo tahu nggak sih sedekat apa hubungan Andre sama Jane dulu?”
“Kenapa Bang Ical mau tahu tentang hubungan mereka? Bang Ical cemburu ya, gara-gara Andre dekat sama Jane?” Goda Anna.
Ical terkekeh pelan dan menggeleng “gue bingung sama sifat cewek, kenapa kalo ada cowok yang suka dan ngejar-ngejar dia, dia malah suka sama cowok lain. Menurut lo kenapa Na?”
“Gue juga nggak tahu kenapa.”
“Lo sendiri pernah ngerasain seperti itu?” Musical kembali bertanya.
“Gue cuma sekali pacaran dan itu sama Angga, gue nggak pernah suka sama cowok lain juga, kecuali sama Kim Jong-in,” jawab Anna.
“Kim Jong-In?” Dahi Musical bergelombang karena nama itu begitu asing di telinganya.
Anna tertawa melihat kebingungan dan reaksi musical barusan Anna sudah tahu hasilnya akan seperti ini, Angga juga suka kesal jika Anna membahas Kai.
__ADS_1
“Itu lho Bang, dancer utama EXO boyband korea yang terkenal banget. Albumnya selalu terjual jutaan copy,” jelas Anna.