
“Belum waktunya pulang kerja, kalian tidak bekerja malah duduk dan bergosip, tidak mau digaji ya?”
Saat itu, Billy berjalan keluar dari ruangannya, dan meneriaki segerombolan karyawannya.
Para karyawan pun bergegas kembali ke meja masing–masing, dan ada seorang karyawan yang berkata kepada Billy
“Pak Billy, Dave dan yang lainnya pergi menagih ke tempat Pak Tantono”
Billy yang mendengarnya tercengang, dia terlihat berbahagia diatas penderitaan orang lain.
“Bocah itu, demi membuktikan diri sendiri, bahkan rela kehilangan nyawa ya, kalau dia bisa menagih hutang Pak Tantono, saya akan meminum air toilet”
Dan begitu perkataannya selesai, Rico terlihat kembali dengan sekujur tubuhnya yang sudah dipenuhi keringat, dan ada sebuah kantongan hitam di tangannya.
Melihat Rico kembali, Mona bergegas bertanya. “Rico, mana Yvonne?”
Rico meraih air yang ada di meja dan langsung menghabiskannya, dia menarik nafas lalu menceritakan kembali kejadian tadi.
Mereka yang mendengar kalau di kantongan hitam itu berisi 1 miliar, langsung menunjukkan ekspresi luar biasa kaget.
Billy merobek kantongan itu dan membuat setumpuk demi setumpuk uang berjatuhan ke lantai.
Seketika, raut wajah Billy menjadi sangat muram, dia tidak menyangka Dave akan berhasil menagih hutang Pak Tantono, dia tadi sudah mengatakan kalau dia akan meminum air toilet kalau Dave berhasil melakukannya, ini–benar–benar memalukan.
“Yvonne, bocah itu benar–benar terobsesi, entah apa yang dia lihat dari Dave”
Ivanna yang mendengar kalau Yvonne tidak ikut kembali demi menunggu Dave langsung
mencibir.
Mona juga sangat mengkhawatirkan Yvonne, tidak ada seorang pun yang memperdulikan hidup matinya Dave.
Dan saat mereka sedang mengasihani Yvonne, Dave dan Yvonne melangkah masuk ke ruangan.
Melihat sekujur tubuh Dave tidak lecet sedikitpun, mereka semua sangat kaget.
__ADS_1
“Dave, kamu tidak dipukuli?”
Billy bertanya dengan heran.
“Membayar hutang, adalah hal yang tepat untuk dilakukan, kenapa malah mereka yang memukuli ku? Mereka tidak ku pukuli saja sudah bersyukur"
Dave tersenyum sinis.
Sedangkan Mona bergegas menghampiri Yvonne.
“Yvonne, kamu tidak apa–apa kan? Kenapa wajahmu pucat sekali? Lain kali kamu jangan pergi dengannya lagi”
“Kak Mona, saya tidak apa–apa”
Yvonne tersenyum.
“Dave, karena kamu begitu handal dalam menagih hutang, kalau begitu, seluruh piutang di perusahaan ini kamu saja yang urus, itu akan menjadi tanggung jawabmu”
Billy langsung memindahkan tanggung jawab untuk menagih hutang perusahaan kepada Dave.
Dave tidak menolak, meskipun Billy tidak memberi tanggung jawab itu kepadanya, Dave juga akan berinisiatif untuk menagih, karena bagaimanapun itu adalah uangnya.
Kalau seluruh hutang itu bisa ditagih oleh Dave, maka sebagai manajer departemen pemasaran, dia juga akan diuntungkan.
Siang itu, di restoran makanan barat dekat kantor PT Damai Kimia.
Junior terlihat sedang duduk di meja dekat jendela dan menunggu seseorang dengan bahagia.
Sesaat kemudian, Yuki terlihat menenteng tasnya dan berjalan masuk ke restoran, Junior yang melihatnya sibuk melambaikan tangan padanya.
“Yuki, disini”
Yuki menghampiri, raut wajah malas terlihat diwajahnya, dia duduk dihadapan Junior
“Ada urusan apa mencari ku?”
__ADS_1
“Yuki, saya hanya merasa sudah lama tidak bertemu denganmu, jadi mengajakmu keluar untuk makan bersama”
Junior berkata dengan sanjungan.
“Kalau tidak ada urusan, saya pergi dulu”
Yuki berkata dan hendak berdiri.
“Ada, ada urusan…”
Junior yang melihatnya sibuk menahan Yuki.
“Yuki, kamu tahu perasaanku padamu, tidak pernah berubah sejak dulu, saya tidak pernah menyukai siapapun selain kamu, bisa tidak kamu”
“Tidak bisa”
Yuki langsung menyela tanpa menunggu Junior menyelesaikan ucapannya.
“Junior, saya harap kamu sadar akan statusmu sendiri, kamu hanyalah manajer yang dipekerjakan dan dibayar oleh Keluarga Tanaka, saya bisa menggantimu dengan orang lain kapan saja, sebaiknya kamu fokus saja pada pekerjaanmu, dan jangan habiskan tenagamu untuk memperhatikanku”
Yuki berkata dengan dingin, kata–katanya sedingin es, membuat raut wajah Junior juga mulai berubah.
...Bersambung........
...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...
...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...
...Like 👍...
...Komen 💬...
...Vote 🗳️...
...Hadiah 🎁...
__ADS_1
...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....
...Terimakasih...