
Dave mengernyitkan kening nya.
"Saya benar-benar penghuni disini,
ini kunci rumahku!"
Dave berkata sambil mengeluarkan
sebuah kunci.
Kunci itu diberikan oleh Juan pada Dave, dikuncinya terukir logo Perumahan Bumi Indah yang berwarna emas angat indah,
dilirik saja sudah tahu kalau itu adalah
kunci rumah Perumahan Bumi Indah.
Petugas keamanan ini mengambil
kunci lalu kembali menilai Dave.
"Katakan, dari mana kamu dapat kunci ini,
ini adalah kunci rumah yang bertipe vila,
itu adalah unit termahal, dan Tuan Juan Tanaka sudah membelinya, kenapa kunci
ini ada di tanganmu?"
Dave juga tercengang, dia tidak menyangka Juan memberikannya sebuah vila, vila termahal yang ada di Perumahan Bumi Indah, hadiah ini terlalu besar.
"Ini adalah pemberian Tuan Juan"
Dave berkata dengan jujur.
"Omong kosong, saya rasa kamu pasti
mencurinya, atau memungutnya, mana mungkin ini dihadiahkan kepadamu!"
Penjaga keamanan berteriak keras, lalu melambaikan tangannya, dan empat lima penjaga lainnya bergegas menghampiri.
"Kalian, perhatikan mereka,
saya akan menelpon"
Petugas keamanan itu berpesan lalu pergi sambil membawa kunci rumah itu.
__ADS_1
Edward yang melihat kejadian itu segera menarik Celine turun dari taksi, bahkan supir taksi pun terkejut dia segera menurunkan barang-barang Dave dan pergi dari sana.
"Dave, ada apa? Apa yang terjadi?"
Celine tidak bisa melihat, jadi
dia bertanya dengan penasaran.
"Ibu, tidak apa-apa, sebentar lagi kita akan masuk, hanya perlu mengkonfirmasi dulu, pengawasan disini sangat ketat."
Dave menenangkan kan Celine.
"Tentu saja, ini kan perumahan paling elit di Kota Surau, ibu saja sudah mencium aroma bunga dari sini."
Celine terlihat bersemangat Edward
menatap Dave dengan marah, sekarang mereka dihalangi dan dikelilingi oleh para petugas keamanan, jelas-jelas ada masalah yang terjadi, dia sama sekali tidak percaya ada teman yang meminjamkan rumahnya kepada Dave.
Disaat itu, sebuah Mercedez hitam
melaju dan berhenti dihadapan Dave.
"Astaga, bukankah itu Dave? Kalian sekeluarga kenapa bisa kemari?"
"Membawa begitu banyak barang
Pintu mobil terbuka, Jacky turun dari mobilnya dengan wajah berlagak.
Disusul oleh Sana, dan juga Yuna!
Mereka bertiga menertawakan Dave sekeluarga, mereka juga datang ke Perumahan Bumi Indah untuk berkeliling, karena Sana ingin memamerkan rumah pengantin yang dibelikan oleh Navaro di Perumahan Bumi Indah, maka dia
membawa serta Yuna dan Jacky.
Tidak disangka malah bertemu dengan pemandangan seperti ini, membuat mereka bertiga ikut menyaksikan keributan.
Dave melirik sekilas ketiga orang
itu dan mengabaikan mereka.
"Ada apa ini?"
Sana bertanya pada salah seorang petugas keamanan.
Petugas itu melihat Sana berpenampilan cantik, mengendarai Mercedes Benz, dia
__ADS_1
tidak berani menyinggung nya lalu berbisik.
"Nona, beberapa orang ini mengatakan
kalau mereka adalah penghuni disini,
dan mengeluarkan sebuah kunci vila,
jadi ketua kami mencurigai kalau kunci itu adalah kunci curian, atau dipungut olehnya, dan sedang melakukan konfirmasi."
Mendengar penjelasan petugas keamanan itu membuat Sana dan dua temannya tertawa terbahak-bahak.
"Hahaha, Dave, kamu ini benar-benar, memungut kunci vila dan mengaku-ngaku penghuni disini, kalau kamu idiot jangan kira semua orang sama idiot nya denganmu!"
Jacky tertawa keras, tatapan matanya
penuh penghinaan.
"Apa kamu tahu berapa harga vila disini? Apa kamu sanggup membelinya?"
"Kalau mengandalkan ayahmu yang tukang sapu itu, bekerja seratus tahun pun tidak
akan bisa membeli vila disini!"
Yuna juga tidak bisa menahan mulutnya.
"Kalian cepat usir orang-orang ini, apalagi bocah ini, dia itu mantan narapidana, hari ini baru bebas, kalau dia masuk kedalam bisa
mempengaruhi reputasi perumahan Ini!"
Sana berkata sambil menunjuk Dave.
...Bersambung........
...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...
...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...
...Like 👍...
...Komen 💬...
...Vote 🗳️...
...Hadiah 🎁...
__ADS_1
...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....
...Terimakasih...