
“Terima kasih atas peringatannya, Pak Junior, saya orangnya lebih baik dipatahkan daripada membungkuk”
Dave tersenyum penuh arti.
Junior hanya tersenyum, dia tidak mengatakan apapun lagi, karena setelah ini, dia akan melihat apakah Dave akan membungkuk atau tidak.
Dave duduk di kursi itu, Billy hanya bisa dengan pasrah duduk di kursi sebelah kiri Junior, dan Mona duduk disebelah Billy.
Kedua mata Mona menatap Dave dengan kebencian, kalau bukan karena Dave, pasti dia sudah duduk disebelah Junior, kalau hari ini dia bisa menyenangkan Junior, bisa jadi Billy diangkat menjadi manajer departemen pembelian, dan dia sendiri bisa menjadi manajer departemen pemasaran.
Sekarang, dalam hati Mona penuh dengan penyesalan karena sudah memasukkan Dave ke perusahaan, kalau tahu akan seperti ini, dia tidak akan pernah merekomendasikan Dave, ini sama saja dengan menambah bebannya sendiri.
“Dave, kalau bukan karena Pak Junior, apakah kamu bisa bergabung dengan perusahaan? Apa kamu bisa duduk dan makan disini? Saya beritahu, dengan kemampuanmu itu, seumur hidup pun tidak akan bisa makan di Restoran bintang Lima, sampah”
Billy memaki Dave dengan wajah muram.
Ini adalah saatnya untuk Billy mengangkat dan menunjukkan kesetiaannya kepada Junior, dia tidak akan melepaskan kesempatan itum
Piak!
Baru saja Billy selesai berkata, tiba–tiba sebuah tamparan langsung melayang ke pipinya.
Tamparan itu seketika membuat semua orang terkejut.
Semua orang menatap Billy dengan wajah linglung, sedangkan Billy membelalak tidak dia tidak menyangka Dave berani menampar nya.
Sedangkan Junior yang duduk ditengah, mengernyitkan keningnya, Dave menampar Billy dihadapannya, benar–benar tidak menganggapnya ada disana.
“Tamparan ini hanyalah peringatan untukmu, saya tidak menghabisi mu karena saya masih menghormati Paman Denny, kalau kamu berani tidak sopan padaku lagi, saya tidak akan segan- segan untuk memenggal kepalamu itu.”
__ADS_1
Dave menatap Billy dengan dingin,
tatapan matanya jelas menunjukkan
hasrat membunuh.
Tatapan itu sudah membuat Billy sangat terkejut, sekujur tubuhnya gemetaran, dan membeku bagaikan es.
“Dave, kamu sudah gila ya? Kenapa memukuli Billy?”
Mona melihat Dave yang berani memukuli Billy langsung berteriak padanya.
“Dave, kamu bahkan berani memukuli Pak Billy, saya mau lihat bagaimana kamu akan berakhir”
“Habis, habislah sudah, seorang karyawan biasa berani menampar manajer departemen pemasaran, harus dipecat”
Karyawan lain mulai membantu Billy bersuara, menjilat pada Billy!
Ivanna menginstruksikan Dave.
“Kak Dave……”
Yvonne menatap Dave dengan tatapan serba salah, dia juga tidak menyangka Dave berani turun tangan memukuli Billy.
“Memecat Ku?” Dave menyeringai.
“Apa haknya? Dia belum memenuhi persyaratan untuk memecatku, Pak Junior, Direktur sedang duduk disini, dia yang hanya manajer departemen pemasaran tidak punya hak untuk berbicara”
“Dave, persetan denganmu, saya akan menghabisi mu”
__ADS_1
Billy yang tadinya terkejut langsung berteriak marah, dia tidak berani menunjukkan ketakutan nya, dia juga harus bertindak seolah dia berani, kalau tidak, posisinya sebagai manajer departemen pemasaran akan diinjak oleh karyawannya.
Piak!
Billy baru saja selesai berkata dan segera menerjang kearah Dave, tapi Dave kembali melayangkan sebuah tamparan kepadanya.
Dave sangat cepat, membuat Billy tidak sempat menghindar.
Tapi saat Dave memukul Billy, tatapan matanya tertuju pada Junior, tatapan mata itu begitu memprovokasi.
Hanya saja raut wajah Junior sama sekali tidak berubah.
Ditampar dua kali berturut–turut membuat Billy sangat kesal, dia langsung mengamuk dan berkata pada Dave.
“Dave, saya..."
...Bersambung........
...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...
...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...
...Like 👍...
...Komen 💬...
...Vote 🗳️...
...Hadiah 🎁...
__ADS_1
...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....
...Terimakasih...