PERINTAH KAISAR NAGA

PERINTAH KAISAR NAGA
Pil Penambah Energi


__ADS_3

“Bangunlah, matahari sudah bersinar terang, dasar malas!”


Yuki memukul pintu kamar Dave dengan kuat.


Dave menghembuskan nafasnya


dan membuka matanya.


Saat melihat cahaya di Papan Tujuh Bintang yang meredup, Dave menghela nafasnya, awalnya dia mengira Papan Tujuh Bintang ini akan membantu meningkatkan kultivasinya, tapi sepertinya dia terlalu polos.


Sekarang, energi yang tersisa di Papan Tujuh Bintang ini sepertinya tidak akan cukup untuk mendukung kultivasinya selama satu malam.


Tampaknya dia harus kembali mengandalkan energi spiritual yang tipis ini untuk berkultivasi, tapi kalau seperti itu, peningkatan kekuatannya mungkin akan terasa saat lebaran monyet.


“Masih tidak mau bangun?”


Yuki kembali mengetuk pintu dengan keras.


Dave turun dari tempat tidur dan membuka pintu, Yuki memelototinya.


“Sarapan sudah siap, cepat turun untuk makan!”


“Oh”


Dave merespon satu kata, lalu melihat


kearah ruang makan, dan terlihat sedikit


tidak senang.


“Sepertinya kedepannya saya tidak bisa ke kantor setiap hari”


Dave harus memanfaatkan waktu untuk kultivasi, dia tidak bisa berangkat kerja setiap hari, karena sekarang dia juga sudah menjabat sebagai Presiden Direktur, juga tidak perlu berangkat kerja setiap hari.


Yuki tertegun sejenak, dia mengira dia sudah menyinggung Dave tanpa sengaja.

__ADS_1


Setelah melihat ekspresi Yuki, Dave segera menjelaskan.


“Ada satu masalah penting yang harus saya lakukan, dan sepertinya akan membutuhkan waktu lama.”


“Tidak masalah, lagipula perusahaan juga sudah berada di jalur yang benar”


Yuki tersenyum.


Setelah sarapan, Yuki pun pergi, dia tidak mungkin terus tinggal disana, karena dia dan Dave belum menikah.


Bahkan belum bertunangan, dan tidak memiliki hubungan resmi, keduanya hanya saling memahami perasaan satu sama lain.


Setelah Yuki pergi, ada seseorang yang mengantarkan dua kantong bahan obat untuk Dave, itu adalah bahan yang disiapkan oleh Yuki, didalamnya ada Jamur Lingzhi dan ginseng yang sudah berusia ratusan tahun, dan lain lain, dua kantong bahan obat itu saja sudah berharga setidaknya miliaran.


Saat kantong itu dibuka, Dave langsung merasakan energi spiritual yang kuat memenuhi seisi ruangan.


Bahan obat yang berharga ini mengandung banyak energi spiritual, dan saat merasakan energi spiritual yang kuat itu Dave sedikit tidak bisa menahan diri, dan ingin meramu bahan obat ini menjadi Pil Penambah Energi.


Satu butir Pil Penambah Energi akan lebih efektif dibandingkan dengan kultivasi Dave semalaman.


Tapi pada akhirnya, dia tetap menahan dirinya, bahan obat ini disiapkan untuk diramu menjadi pil obat untuk menyembuhkan ibunya dan Juan, kalau dia meramunya menjadi Pil Penambah Energi, bagaimana dengan mereka?


Ini juga merupakan teknik Alkimia yang diajarkan oleh Ryu padanya, teknik Alkimia seperti ini tidak memerlukan tungku elixir untuk membuat pil obat, hanya saja itu memerlukan energi spiritual dalam jumlah besar, semakin berharga pil obat yang dibuat, maka semakin banyak juga. energi spiritual yang dibutuhkan.


Saat ini Dave tidak memiliki tungku elixir, jadi dia hanya bisa menggunakan teknik alkimia yang menghabiskan energi ini untuk meramu pil obat.


Setelah satu jam lebih, tiga pil obat muncul di tangan Dave.


Diantaranya ada satu pil obat yang paling kecil, adalah Pil Penambah Energi yang dibuat dengan menggunakan sisa bahan, Pil Penambah Energi ini sangat biasa.


Tidak termasuk pil obat yang berharga tetapi setelah memakannya, itu dapat membuat orang mengumpulkan energi dan memadatkan energi mereka, dan kekuatan mereka akan meningkat banyak dalam sekejap.


Setelah berpikir sesaat, Dave menelpon Yansen dan berniat memberikan Pil Penambah Energi ini kepada Yansen.


Bagaimanapun Yansen adalah bawahannya sendiri, kalau dia selalu dipukuli oleh orang, itu juga membuatnya malu.

__ADS_1


Setelah menerima telepon Dave, Yansen hendak segera menuju ke Perumahan Bumi Indah untuk menemui Dave.


“Kamu tidak perlu kemari, saya yang akan menemuimu, kamu dimana?”


Dave tidak ingin Yansen kerumahnya, karena orang tuanya juga berada di rumah, itu tidak


leluasa.


“Tuan Dave, saya berada di Jalan Laksamana, Restoran Daffa ruangan VIP nomor 307”


Yansen segera menjawab.


“Baik, tunggu saya”


Dave langsung menutup teleponnya.


Dave tahu Jalan Laksamana, itu termasuk jalanan terbesar yang menjual banyak makanan di Kota Surau, dan disana juga banyak restoran serta kedai teh.


Setelah memberitahu Celine dia tidak akan makan siang dirumah, Dave langsung pergi dan memesan taksi untuk pergi ke Restoran Daffa.


Selain untuk memberikan Pil Penambah Energi pada Yansen, dia juga memiliki hal yang ingin dibahas dengan Yansen.


...Bersambung........


...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...


...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...


...Like 👍...


...Komen 💬...


...Vote 🗳️...


...Hadiah 🎁...

__ADS_1


...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....


...Terimakasih...


__ADS_2