PERINTAH KAISAR NAGA

PERINTAH KAISAR NAGA
Memfitnah orang


__ADS_3

“Hm!” Chester mendengus.


“Terserah saja, saya tidak takut pada kalian!”


Navaro seketika kehabisan cara karena ancamannya tidak berguna.


“Pak Chester, Pak Chester”


Saat itu, dari luar terdengar suara Martin yang menghampiri dengan panik.


“Sekarang dalam aspek produksi maupun pemasaran, perusahaan kita akan lebih baik apabila bekerja sama dengan Keluarga Kintan, keuntungan yang didapat akan lebih besar”


Martin sudah menerima sogokan dari Keluarga Kintan, kalau kontraknya tidak berhasil ditanda tangani oleh mereka, dia harus mengembalikan uang yang sudah dia terima, dan Navaro bisa saja membocorkan hal ini.


“Martin, sejak kapan kamu mulai berhak mengatur masalah kontrak kerja sama? Jangan lupa, kamu hanyalah seorang manajer, tidak ada hakmu untuk bersuara disini!”


Chester berteriak pada Martin.


Martin yang terkejut seketika tidak berani bersuara lagi, dia hanya bisa berdiri dengan patuh disamping.


“Kamu mati–matian merekomendasikan Keluarga Kintan sebagai mitra kerja sama, apa kamu menerima sogokan dari mereka?”


Dave tiba–tiba bertanya pada Martin.


“Sembarangan, jangan memfitnah orang, siapa yang menerima sogokan, saya memang merasa karaktermu jelek, karakter karyawan itu mencerminkan perusahaannya”


Martin memaki Dave.


Chester yang berada disampingnya seketika tercengang, keringat dinginnya tidak berhenti bercucuran.


Dave itu siapa, dia sendiri sangat jelas, tidak disangka Martin malah berani memaki Dave?


Bajingan sialan itu sama saja mencari mati.

__ADS_1


Chester dari tadi mengkhawatirkan kalau dia akan menyinggung perasaan Dave karena pelayanan yang buruk, dan benar saja, saat ini bawahannya berani memaki Dave.


“Bajingan, kamu berani berkata seperti itu pada Tuan Dave? Berlutut!”


Chester Menendang Martin dengan keras sambil berteriak.


Martin kebingungan, dia menatap Chester dengan tatapan tidak percaya.


“Pak… Pak Chester, dia hanya seorang staf pemasaran biasa, kenapa….kenapa kamu menendangku?”


“Bajingan, kusuruh berlutut, ya berlutut, tidak punya telinga ya”


Chester kembali menendang Martin dengan keras, mulutnya tidak berhenti mengumpat, tapi dalam hatinya sudah sangat ketakutan.


Kalau Dave sampai marah, tidak hanya Yansen, atau Tuan Indrawan, sekalipun hanya Keluarga Tanaka, mereka semua dapat menghancurkan perusahaannya dengan mudah.


Martin yang ditendang dengan keras, terjatuh dan bersujud.


“Tuan Dave, maafkan didikanku yang tidak benar sehingga menyinggung mu, sekarang juga saya akan memecatnya, mengenai sogokan yang dia terima, saya juga akan memeriksanya”.


“Chester, kamu salah makan obat ya?


Dave ini hanya seorang mantan narapidana, kenapa kamu malah merendah padanya, yang sepertimu masih bisa menyebut diri sendiri bos perusahaan besar, bajingan memalukan”


Navaro yang melihat Chester begitu hormat pada Dave, merasa kesal dan berkata dengan jijik.


Chester menatap Navaro dengan dingin,


dia juga tidak menjelaskan apapun, karena Navaro belum tahu kemampuan Dave, jadi dia membiarkannya menyombongkan diri, hanya saja Chester percaya kalau Keluarga Kintan hanya bisa sombong untuk beberapa hari kedepan.


Meskipun Keluarga Kintan sangat hebat, tapi kalau dibandingkan dengan Yansen, Indrawan dan Keluarga Tanaka yang berada di pihak yang sama, mereka tidak ada apa–apanya.


“Pak Chester, kita lanjutkan saja tanda tangan kontrak kita, saya tidak ingin ada orang yang mengganggu".

__ADS_1


Dave berkata dengan tenang.


“Baik!”


Chester mengangguk dan memanggil sekretarisnya.


“Nelly, antarkan tamu keluar, kalau ada yang tidak mau keluar, panggil petugas keamanan"


Nelly mengangguk dan berkata pada Navaro “Tuan Muda Navaro, silahkan"


Navaro menatap Chester dengan marah, namun Navaro juga menyadari kalau dia bersikeras tidak mau pergi, itu hanya akan mempersulit dirinya sendiri, jadi dia menarik Sana menuju arah keluar, hanya saja, pada saat sampai di pintu, dia berhenti dan menoleh.


“Chester, tunggu saja, saya punya sepuluh ribu cara yang akan membuatmu menyesal.”


Setelah Navaro dan Sana pergi, Chester juga berkata pada Martin yang masih berlutut.


“Kamu juga enyah dari hadapanku sekarang, setelah ini saya akan membuat perhitungan denganmu!”


...Bersambung........


...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...


...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...


...Like 👍...


...Komen 💬...


...Vote 🗳️...


...Hadiah 🎁...


...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....

__ADS_1


...Terimakasih...


__ADS_2