
Departemen pemasaran PT. Damai Kimia.
Billy sedang mengumpulkan semua orang di departemen pemasaran untuk rapat pagi, tapi Dave belum tiba pada saat itu.
“Apa sebenarnya masalah Dave? Kenapa dia belum sampai juga?”
Billy menyapu seisi ruangan sambil bertanya.
Pertanyaan ini ditujukan pada Yvonne, karena Yvonne saja sudah tiba, kenapa Dave malah belum tiba.
Seketika Yvonne menjadi panik, dia tidak
tahu kenapa Dave belum sampai, dia mencemaskan apakah sesuatu terjadi pada Dave semalam, karena takut dia khawatir, jadi dia tidak menceritakannya.
“Kak Dave seharusnya akan segera sampai”
Yvonne bersiap mengeluarkan ponsel untuk bertanya pada Dave.
“Catat ini, Dave terlambat datang ke kantor, potong gajinya 500ribu, baru bekerja beberapa hari saja sudah berani terlambat”
Billy berkata dengan dingin.
Sekarang dia berhasil mencari kesalahan Dave, Billy tentu tidak akan melewatkan kesempatan emas itu.
“Pak Billy, apakah karena bualan Dave semalam, katanya dia akan menandatangani kerja sama dengan Laurents kan, mungkin dia terkejut dan tidak berani datang.”
Ivanna tersenyum menghina, dan berkata dengan keras setelah itu.
“Mungkin!” Billy segera mengangguk.
Semua orang menatap Dave dengan tatapan penghinaan, mereka merasa Dave tidak akan datang hari ini adalah perkataannya sendiri kemarin malam, jangankan karyawan biasa seperti Dave, bahkan Billy yang sudah menemani Mona bolak balik selama beberapa bulan dan belum bisa menandatangani kontrak dengannya!
“Tidak mungkin, Kak Dave pasti akan datang.”
__ADS_1
Yvonne berteriak dengan keras, dia percaya Dave pasti akan datang, karena hanya masalah kontrak Laurents Cosmetic tidak akan membuatnya merasa takut.
“Sudah jam berapa ini, saya rasa dia pasti sudah ketakutan dan tidak berani datang”
Ivanna tersenyum sinis.
“Dave ini, selain membual benar–benar tidak punya kemampuan lain”
Mona juga membuka suara, didalam hatinya sudah sangat membenci Dave.
Yvonne terlihat sangat gelisah, dan langsung menelpon Dave.
Baru saja menelpon, suara deringan ponsel sudah terdengar, Dave melangkah masuk ke ruangan kantor.
Dave berlatih terlalu lama semalam, dan itu membuatnya terlambat bangun pagi ini.
“Kak Dave, akhirnya kamu datang juga, saya kira terjadi sesuatu padamu”
Melihat Dave tiba, Yvonne bergegas menyambutnya.
Dave tersenyum–senyum.
“Dave, sekarang kamu ini seorang pekerja, ada jam kerjanya, karena kamu sudah terlambat selama 10menit, sesuai dengan peraturan perusahaan gajimu akan dipotong sebanyak 500 ribu”
Billy berkata dengan keras pada Dave.
Dave baru bekerja beberapa hari, gajinya pun belum tentu mencapai 500 ribu, sekarang dia terlambat dan akan dipotong gaji 500 ribu, itu terbilang banyak.
“Pak Billy, sekali terlambat akan dipotong 500 ribu, apakah tidak terlalu banyak? Kak Dave juga baru pertama kali terlambat, apa Pak Billy tidak bisa memberinya satu kesempatan"
Yvonne membantu Dave memohon belas kasihan.
“Aturan adalah aturan, tidak bisa dinegosiasikan” Billy mendengus.
__ADS_1
“Potong saja, saya tidak peduli”
Dave berkata dengan acuh tak acuh.
Melihat Dave tidak peduli sedikitpun, Billy merasa marah, dan berkata pada Dave.
“Dave, apa kamu ingat yang kamu katakan semalam? Kalau hari ini kamu tidak bisa menanda–tangani kontrak dengan Laurents, enyahlah dari sini”
“Tidak masalah!”
Dave berkata dan langsung duduk di kursinya, dan tidak memperdulikan Billy lagi.
Melihat sikap Dave, Billy sangat kesal, hanya saja saat dia menyadari kalau Dave akan segera enyah dari hadapannya, Billy merasa jauh lebih tenang.
“Kak Dave, semalam Christine memberitahuku kalau teman kami ada yang bekerja di Laurents Cosmetic, sepertinya dia sudah menjabat sebagai manajer perusahaan, saya akan ikutbersamamu, mungkin akan sedikit membantu”
Yvonne berkata pada Dave.
...Bersambung........
...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...
...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...
...Like 👍...
...Komen 💬...
...Vote 🗳️...
...Hadiah 🎁...
...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....
__ADS_1
...Terimakasih...