
"Apa yang kamu lakukan?"
Yuki bergegas menuju kearah Juan, tapi
pada saat itu Dave sudah selesai.
Tapi, Juan yang sudah ditotok oleh
Dave merasa jauh lebih baik, nafasnya
berangsur-angsur ringan dan
wajahnya mulai terlihat segar.
"Saya hanya mengontrol lukamu
untuk sementara, untuk benar-benar
pulih akan memerlukan waktu,
penyakit tersembunyimu harus
disembuhkan perlahan-lahan karena
faktor usiamu!"
Dave berkata dengan datar.
"Terima kasih, adik sudah bersedia
turun tangan mengobati ku, saya
sangat berterima kasih..."
Juan meraih dan menjabat tangan Dave dengan semangat dan terus berterima kasih kepadanya.
Yuki yang melihat wajah ayahnya
menjadi lebih segar, dan terlihat lebih
sehat dibandingkan sebelumnya juga
merasa sangat kaget.
"Saya menyelamatkanmu karena saya
tahu kamu sering berderma,
membangun belasan sekolah, karena
alasan itu saya harus turun tangan!"
Dave menyelamatkan Juan karena dia
tahu Juan adalah orang yang sangat
baik, kalau hanya seseorang yang dia
temui secara kebetulan dan apalagi
tidak saling mengenal.
Dave belum tentu akan turun tangan dan
menyelamatkannya, apalagi tadi Yuki
juga bersikap dan bertutur kata tidak
sopan kepadanya, hampir
menabraknya hingga mati.
Dave bukan Ibu Teresa yang membantu
Siapa saja!
Mendengar itu Juan merasa sedikit
canggung.
"Yang saya lakukan bukan
apa-apa, masih jauh dari kata
kebajikan, Adik, kamu sudah
menyelamatkan nyawaku, apapun
yang kamu inginkan, katakan saja,
sekarang sudah hampir siang,
bagaimana kalau saya mengajakmu
makan di Hotel Sawasdee?"
"Tidak usah, saya masih ada urusan!"
Dave menggelengkan kepalanya dan
menolak, dia harus menemukan Sana
__ADS_1
dan meminta penjelasannya.
Juan merasa aneh melihat Dave yang
menolak tawarannya, sebagai orang
terkaya di Kota Surau banyak orang yang menginginkan kesempatan untuk mentraktirnya dan makan bersama dengannya, dan semua orang-orang itu juga memiliki kekuasaan.
Sekarang, dia berinisiatif mengajak
Dave makan, tapi tidak disangka
malah ditolak, ini diluar dugaannya!
"Adik, bagaimanapun kita harus
makan bersama, ini sebagai tanda
terima kasihku!"
Juan menarik lengan Dave dengan erat.
Dave menyadari kalau Juan sangat
ingin mentraktirnya karena ingin
mengetahui tentang pengobatan
selanjutnya, tapi dia juga tahu kalau
Juan juga berniat baik dan tulus, Dave
akhirnya mengangguk.
"Begini saja, saya akan mengurus urusanku dulu, baru menemuimu di hotel Sawasdee!"
Setelah Dave berkata seperti itu Juan
baru melepaskan genggamannya.
"Baik, janji ya, kalau sudah sampai,
telepon saja saya!"
Dave mengangguk, lalu bergegas pergi
menuju Kediaman Keluarga Cendra!
"Dimana Sana? Saya mau
menemuinya!"
sedang berbicara dengan wanita
paruh baya yang ada didepannya!
Wanita paruh baya ini adalah ibunya
Sana, Yasmine, dulu Dave tidak akan
berani berbicara dengan nada seperti
itu pada Yasmine,
tapi sekarang
setelah dia mendengar cerita ibunya,
Dave menjadi sangat marah, tidak
langsung menghabisi mereka saja
sudah bagus.
Yasmine mengenakan gaun, dia terlihat sombong dan kedua tangannya dilipat didepan dadanya, dia menatap Dave dengan jijik dan berkata,
"Cepat enyah dari sini, hari ini putriku akan menikah, kamu seorang narapidana akan membawa sial!"
"Menikah?"
Dave mengernyitkan keningnya, ternyata apa yang dikatakan Bobby itu benar!
"Dimana Sana? Dia menikah dengan siapa? Suruh dia keluar dan jelaskan padaku..."
Dave memasang wajah dingin dan
langsung menerobos kedalam vila!
"Aduh....dasar sinting, bagaimana bisa
menerobos rumah orang begitu saja?"
Yasmine menarik Dave dengan sekuat tenaga!
Tapi kekuatannya tidak sebanding dengan Dave, dia malah terseret kedalam vila bersama dengan Dave.
Melihat Dave yang menerobos masuk, seorang wanita yang mengenakan baju pengantin bergegas menghampirinya dengan wajah marah!
Melihat wanita itu, Dave langsung
__ADS_1
menghentikan langkahnya.
"Sana, apa yang sebenarnya terjadi?
Apa yang terjadi? Jelaskan padaku!"
Dave menatap Sana dengan penuh
amarah dan bertanya padanya!
"Dave, pergilah, jangan cari saya lagi saya sudah membuat keputusan untuk menikah dengan Navaro!"
Sana berkata dengan wajah tak berekspresi pada Dave!
Dave menyipitkan matanya, dia mengepalkan tangannya dengan erat, meskipun dia sudah mengetahuinya tapi mendengar langsung dari mulut Sana membuat hatinya seperti dihantam dengan keras.
Dia dijebloskan ke penjara oleh
Navaro, dan sekarang pacarnya
sendiri malah mau menikah dengan
Navaro?
Sungguh ironis!
Tiba-tiba Dave tertawa pahit, dia
merasa dirinya sangat naif...
"Ini adalah keinginanmu?"
Dave menatap Sana, kemarahan diwajahnya sirna, dan kepalan tangannya sudah diregangkan.
"Benar! "
Sana mengangguk.
"Saya ingin hidup sebagai orang kaya, dan kamu tidak bisa memberikan itu kepadaku"
"Lalu sekarang kamu juga mantan
narapidana, meskipun sudah bebas,
kamu belum tentu bisa menafkahi
dirimu sendiri, bagaimana kamu bisa
menafkahi ku?"
"Melihat hubungan kita sebelumnya,
ini ada beberapa ratus ribu, ambillah,
setidaknya kamu tidak perlu tidur di
jalanan!"
Setelah berkata, Sana mengeluarkan
beberapa lembar uang seratus ribu
dan melemparkannya ke wajah Dave!
Seketika itu Dave menatap Sana, hatinya sudah mati rasa, wanita yang ada dihadapannya bukan lagi
pacarnya yang dulu.
"Kamu akan menyesal!"
Selesai berkata, Dave langsung
membalikkan badannya dan pergi,
dia tidak mengambil uang Sana.
"Cih, kalau menikah dengan orang
miskin sepertimu baru akan
menyesal! "
Yasmine yang ada dibelakang
langsung meludah dengan kuat!
...Bersambung......
...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...
...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...
...Like 👍...
...Komen 💬...
...Vote 🗳️...
...Hadiah 🎁...
...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....
__ADS_1
...Terimakasih 🙏...