
Billy yang mendengarnya juga merasa
sangat senang, wajahnya terlihat bangga.
“Tenang saja, kalau saya terpilih menjadi direktur, gaji departemen pemasaran akan dinaikkan”
Billy mengibas–ngibaskan tangannya.
“Hidup Pak Billy"
“Pak Billy memang hebat, posisi direktur
itu pasti menjadi milik Pak Billy”
“Pak Billy kalau menjadi direktur maka jabatan manajer departemen pemasaran pasti menjadi milik Mona, Selamat ya Mona”
Ada yang mulai menyelamati Mona.
Karena bagaimanapun Mona adalah pacarnya Billy, kalau Billy menjadi direktur, maka jabatan manajer pemasaran pasti menjadi milik Mona.
Semua orang mulai menyelamati Mona, Ivanna juga memasang wajah berpura–pura senang dan menyelamati nya, tapi hatinya sudah kesal sejak awal.
“Sudah, sekarang masih belum
diumumkan, jangan menyebarkan
rumor, ayo kita bergegas”
Billy mendesak.
Segera, Billy dan seluruh departemen pemasaran tiba di aula.
Dan saat mereka masuk kedalam, mereka melihat Dave yang duduk didalam, Dave sedang mengambil selembar tisu dan menyeka–nyeka kursi utama, dan duduk diatasnya.
“Dave?” Billy yang melihat Dave terkejut.
__ADS_1
“Kenapa kamu ada disini? Siapa yang membiarkanmu masuk? Kamu kan
sudah ku usir!”
“Ini bukan rumahmu, juga bukan departemen pemasaran, apa urusanmu?”
Dave tersenyum santai.
“Dave, apa kamu tahu tempat apa ini? Lalu apa kamu tahu kursi siapa yang kamu duduki? Kamu sedang cari mati.”
Ivanna melihat Dave yang duduk
di kursi presdir segera mencibir.
“Kak Dave, kenapa…..kenapa kamu ada disini? Lantas kamu dipindahkan ke departemen kebersihan?”
Yvonne melihat Dave tadi menyeka
kursi dan meja, jadi dia mengira Dave dipindahkan menjadi staf bersih–bersih.
Mona mengisyaratkan pada Dave.
Kalau Dave sampai ketahuan, bisa saja dia ditendang keluar dari sini.
“Ini memang tempatku, kenapa saya harus berdiri?”
Dave menjawab dengan acuh tak acuh.
“Haha, Dave, bisa tidak kamu berhenti membual, ini adalah kursi presdir, sekarang presiden Tanaka sedang ada di perusahaan, kalau dia melihatmu duduk disini, habislah kamu.”
Billy tertawa terbahak–bahak.
“Pak Billy, kamu sudah memecat Dave tapi bagian humas belum mengurus dokumen pemecatannya, sekarang dia masih termasuk bagian dari departemen pemasaran, kalau dia sampai terlihat oleh presdir, dan membuatnya marah, bisa saja kamu juga terseret.”
Ada yang mengingatkan Billy.
__ADS_1
Seketika itu Billy menjadi panik, dia memang sudah memecat Dave namun itu hanya diketahui secara internal, dia belum melaporkannya pada bagian humas,kalau Dave mengacau disini, itu bisa menjadi bumerang untuknya.
Memikirkan sampai disitu saja sudah membuat raut wajah Billy semakin jelek, dia memelototi Dave.
“Dave, enyah dari sini sekarang juga, ini bukan tempat yang bisa kamu datangi sesuka hati, saya tahu apa akal busuk mu, kamu sedang mencari kesempatan untuk membuat onar agar kami departemen pemasaran yang menanggung akibatnya kan?”
Mendengar itu, semua orang dari departemen pemasaran mulai mengatai Dave, kalau presdir sampai marah dan menghukum departemen pemasaran, maka tidak satupun dari mereka akan lolos.
“Dave, cepat pergi, jangan karena nila setitik, rusak susu sebelanga”
“Tidak disangka kamu orang seperti itu, sangat licik, menggunakan cara seperti ini untuk membalas dendam kepada kami”
“Ayo kita usir dia keluar, kalau dia tidak mau keluar, kita angkat dan lemparkan keluar.”
Seluruh departemen pemasaran mulai marah pada Dave.
Tapi Dave tetap duduk disana seolah tidak terjadi apapun, dia tidak berniat berdiri sama sekali.
...Bersambung........
...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...
...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...
...Like 👍...
...Komen 💬...
...Vote 🗳️...
...Hadiah 🎁...
...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....
...Terimakasih...
__ADS_1