PERINTAH KAISAR NAGA

PERINTAH KAISAR NAGA
Kena angin Apa?


__ADS_3

Rumah Denny Sunandar berada di kota Surau di perumahan. Grand Village yang terkenal, rumah di daerah sini rata rata 10 juta permeter, sebuah rumah bisa senilai 1 miliar lebih, harga ini bagi penduduk awam di kota Surau yang kecil ini adalah harga yang fantastis.


“Dave,setelah sampai nanti,kamu harus menyapa dan bersikap hormat, lagipula kita kan memohon bantuan orang, seperti kondisi kamu sekarang,sangat susah mencari kerja, tidak ada perusahaan yang ingin mempekerjakan seorang mantan narapidana, kamu harus waspada sedikit”


Di dalam mobil, Celine senantiasa mewanti wanti Dave, takut dia berbuat kesalahan.


“Sudahlah, jangan mengomel lagi, kenapa jika pernah masuk penjara? Apakah masuk penjara pasti adalah orang jahat? Berdasarkan persahabatan saya dengan Denny, situasi ini pasti bukan masalah”


Edward berpaling dari tempat duduknya di sebelah pengemudi dan berkata kepada Celine.


Dia takut omelan Celine akan membuat Dave merasa kesal, terutama waktu menyinggung pernah masuk penjara,lagipula Dave di penjara karena di fitnah.


“Persahabatan kalian begitu baik,kenapa tidak pernah datang mencarimu beberapa tahun ini? Bagaimana kondisi kita sehari hari,apakah kamu tidak tahu?”


Celine merasa sedikit kesal, waktu Dave di penjara beberapa tahun ini, keadaan ekonomi rumah mereka sangatlah buruk,tetapi tidak pernah sekalipun Denny Sunandar datang mengunjungi mereka.


“Sudahlah, jangan salahkan Denny, saya yang tidak memberitahunya dan tidak pernah membicarakan kondisi keluarga kita, lagipula dia juga tidak tahu alamat rumah kita, bagaimana dia mau datang? Kita adalah teman seperjuangan yang sehidup semati, dulu waktu latihan pelemparan bom jika bukan saya yang menolongnya, sekarang mungkin sudah tidak ada orang yang bernama Denny”


Edward adalah orang yang selalu ingin menang, dulu dia adalah Kapten, sekarang kondisinya seperti ini, dia malu untuk mengatakan kepada temannya.


Jika bukan masalah pekerjaan Dave,dia juga tidak akan memohon kepada Denny Sunandar.


“Ibu, kamu bukannya tidak tahu sifat ayah,setelah sampai disana saya akan perhatikan,setelah saya bekerja dan


mempunyai pendapatan, kondisi ekonomi rumah kita akan baik kembali”

__ADS_1


Dave berkata kepada Celine.


Sekarang di dalam kantong Dave sebenarnya ada 10 miliar,tetapi dia tidak bisa memberitahu orang tuanya, lagipula asal usul uang itu tidak dapat dijelaskan, jika dia


berterus terang, orang tuanya juga tidak mungkin percaya,lagipula apa yang dialaminya dalam penjara selama tiga tahun ini sangatlah melegenda.


***


Pada saat ini,di perumahan Grand Village dalam sebuah rumah vila berlantai dua, Denny Sunandar yang berusia lima puluhan mengenakan pakaian tentara yang lama, sedang merapikan diri di depan cermin.


Ada seorang gadis berusia dua puluhan sedang duduk di sofa, tampangnya lumayan cantik, badannya tinggi memakai baju tidur berbunga bunga,setengah berbaring di sofa sambil memainkan ponsel.


“Ayah,kena angin apa kamu ? Baju tentara yang sudah begitu lama masih dikenakan lagi!”


Gadis itu melirik sekejap kearah Denny Sunandar.


“Ayahmu ini mau menemui teman seperjuangan sehingga mengeluarkan baju ini untuk dikenakan,tetapi perut ini sudah terlalu besar, jadi bajunya tidak muat lagi”


Seorang wanita setengah baya membawa sepiring buah buahan berjalan keluar dari dapur.


Wanita itu memakai setelan rok berwarna hitam,di dalamnya memakai kemeja berwarna putih,memakai stocking berwarna kulit dan sepasang sepatu hak tinggi jelas merupakan penampilan seorang wanita karier,ditambah dengan riasan make up di wajahnya sehingga kelihatan lebih muda dari usianya.


Wanita ini adalah istri dari Denny Sunandar bernama Anita Rusli, dia menjabat sebagai manajer pemasaran di perusahaan keluarga.


“Suamiku, kali ini teman seperjuangan mana yang datang? Saya mendengar ada beberapa teman seperjuangan kamu yang telah sukses, kamu cobalah hubungi supaya mereka dapat membantu kita,mungkin dengan demikian perusahaan kita bisa melewati masa masa sulit, kalau tidak lewat beberapa waktu lagi perusahaan kita akan segera bangkrut”

__ADS_1


Anita meletakkan buah buahan, dengan khawatir dia bertanya kepada Denny.


“Bukan urusanmu, kali ini yang datang ke rumah adalah Kapten kami,sudah banyak tahun tidak berjumpa, kalian berlaku sopan sedikit”


Denny berkata kepada Anita dengan tidak sabaran.


“Kapten? Mungkin sekarang dia sudah berhasil dan sukses, saya ingat dulu kamu pernah bilang,dia adalah tuan penolongmu, kemudian setelah pensiun, dia kerja di pemerintahan”


Anita terus bertanya.


...Bersambung........


...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...


...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...


...Like 👍...


...Komen 💬...


...Vote 🗳️...


...Hadiah 🎁...


...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....

__ADS_1


...Terimakasih...


__ADS_2