Perjalanan Sang Mantan Psikolog

Perjalanan Sang Mantan Psikolog
Akibat berkhianat


__ADS_3

*** keesokan harinya


Di pagi hari Azkia sudah terbangun dan kini sedang duduk di meja belajarnya mempelajari obat-obatan yang akan di teliti. Saat dia tengah asyik membaca terdengar ketukan pintu dari luar.


* tok tok tok


“masuk!” ucap Azka.


Masuklah laki-laki bertubuh kekar, tinggi, dan punya perawakan tampan. Ia adalah Han, Asisten Candra.


“nona rumah sakit keluarga William sudah di ambang batas dan seluruh keluarga William sedang bingung mencari penopang baru.


Setelah rumah sakit kita memutuskan hubungan dengan rumah sakit mereka semua rumah sakit dan perusahaan juga ikut memutuskan hubungan dengan rumah sakit mereka” jelas Asisten Han.


Awalnya karena hubungan kerja sama antara rumah sakit keluarga Wijaya dan rumah sakit Keluarga William, rumah sakit Keluarga William juga mendapat sorotan dari beberapa rumah sakit dan perusahaan lainnya.


Dan karena hubungan Azkia putri tinggal dari keluarga Wijaya berteman dengan Serena Putri tunggal keluarga William, keluarga William membangun hubungan baik dengan keluarga Wijaya dan di ikuti keluarga yang bekerja sama dengan keluarga Wijaya.

__ADS_1


Karena ini juga otomatis saat keluarga Wijaya memutuskan hubungan dengan keluarga William, keluarga lainnya juga memutuskan Hubungan dengan mereka, pemimpin keluarga semua adalah orang pintar tentu tidak ingin merusak hubungan dengan keluarga Wijaya hanya karena Keluarga kecil seperti keluarga William.


“Bagus, itu akibat dari menghianati dan menyakiti ku” ucap Azkia datar namun bibirnya tersenyum sinis.


“Oh ya nona kata tuan anda tidak boleh keluar rumah dalam beberapa waktu ini” jelas Asisten Han. Tentu saja itu membuat Azkia tersentak kaget.


“APA? Tidak boleh keluar, kenapa?” Tanya Azkia kaget dengan keputusan ayahnya.


“Kata tuan ini agar nona dan tuan muda bisa menenangkan diri di rumah dan menghindari hal yang tidak diinginkan” jelas Asisten Han sambil menunduk.


“Baiklah kamu boleh pergi” usir Azkia.


“huft bagus juga di rumah” batin Azkia.


“Sepertinya aku harus berlatih lebih rajin, mengenai masalah apa yang di bilang si penghianat itu aku harus memikirkannya dengan hati-hati” gumamnya Azkia dengan sorot mata dingin.


......................

__ADS_1


Masalah mengenai ucapan Serena tentang kecelakaan ibunya, Azkia sudah memutuskan untuk menyelidiki lebih lanjut. Dari pemahamannya tentang masalah ini Azkia yakin kalau kecelakaan ibunya pasti di sengaja, sangat aneh mengingat kejadian kecelakaan itu.


Setelah di selidiki lebih lanjut Azkia menemukan rekaman CCTV salah satu pengawal Serena masuk ke rumah saat malam hari, awalnya Azkia berfikir mungkin hanya mencari benda yang tertinggal tapi setelah melihat arah tujuan pengawal itu menuju garasi, Azkia sangat yakin kalau semua itu bukan hanya kebetulan tapi sudah direncanakan dengan matang.


Sayangnya mereka berurusan dengan orang yang salah. Meski Azkia polos dan selalu dingin dan tidak peduli terhadap masalah orang lain, tapi menyangkut orang-orang terdekatnya ia akan sangat sensitif. Bahkan jika mereka menyembunyikan kebenarannya sejauh antartika, ia akan terus mencarinya bahkan sampai ujung dunia.


“Sepertinya mereka memang ingin bermain dengan ku” gumamnya dengan menampilkan seringai licik di sudut bibirnya.


‘Karena kalian ingin bermain maka aku tidak akan sungkan' batinnya dengan sorot mata dingin.


Keesokan harinya terbesar kabar bahwa rumah sakit keluarga William bangkrut . Karena ada juga skandal tuan muda sulung keluarga William membunuh seorang nona yang ada di klub sehabis berhubungan dengannya. Setelah berita tersebut muncul berita baru bahwa kepala keluarga William ketahuan korupsi dana rumah sakit dan juga menipu beberapa perusahaan yang bekerja sama dengan mereka.


Karena skandal tersebut dua anggota penting keluarga di jebloskan ke penjara dan anggota keluarga yang lain pindah ke kota kecil agar tidak menampakkan diri di depan publik.


......................


Kalau keluarga William sedang mengalami kehancuran, beda lagi dengan keluarga yang sekarang sedang menikmati hari mereka dengan tenang, tampaknya seperti tidak terganggu dengan berita yang tersebar.

__ADS_1


“Bagaimana? Bukankah menyenangkan menyakiti keluargaku, sekarang aku sudah membalas dengan yang paling ringan, seharusnya kalian berterima kasih padaku” gumamnya sambil memperhatikan berita di televisi dengan riang.


- TBC


__ADS_2